Postingan Populer


Kelangkaan Gas LPG 3 KG Dikeluhkan Warga Pasar Liwa Kecamatan Balik Bukit

 



Lampung Barat, - Selama bulan suci ramadhan sejumlah warga mengaku kesulitan mendapatkan gas LPG  bersubsidi , bahkan terkadang ditolak saat hendak membeli di pangkalan dengan alasan alamat tempat tinggal berada di luar wilayah pelayanan pangkalan.



Sudah Hampir 2 Minggu ini, Warga di Kecamatan Balik Bukit Kesulitan Mencari Gas Melon bersubsidi tersebut.

Darma, seorang pelaku usaha kuliner warga Sukamenanti Kelurahan Pasar Liwa,mengaku mengalami penolakan saat membeli gas LPG 3 kilogram di salah satu pangkalan padahal masih dalam satu wilayah kecamatan.


Menurutnya, pihak pangkalan menolak karena alamat rumahnya dinilai terlalu jauh dari area distribusi pangkalan tersebut.


"Darma  mengaku sudah berkeliling ke sejumlah pengecer di wilayah dua kelurahan Liwa dan Way mengaku, namun seluruhnya kehabisan stok. 


Kalaupun ada, harga gas LPG 3 kilogram melonjak hingga mencapai Rp 27.000 per tabung.


“Harganya mahal sekali, sampai Rp 27.000. Tapi Akhirnya saya mau tidak mau harus beli, karena sangat membutuhkan gas tersebut untuk usaha saya. Harapannya bisa dapat harga murah di pangkalan, tapi justru ditolak,” ujar Darma, Selasa (3/3/2026).


Selanjutnya Ketua Dewan Pimpinan Pusat Forum Masyarakat Peduli Lampung Barat (DPP FMPLB) Apriyanto S.H. Menyatakan Kelangkaan gas LPG 3 kilogram ini seharusny mendapat tanggapan cepat dan perhatian  dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.


"Agar secepatnya di bentuk tim gabungan dari TNI-Polri, Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Pertamina, serta Satpol PP untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan LPG,yang ada di Lampung Barat ini.


Kelangkaan gas LPG 3 kilogram dipicu meningkatnya permintaan selama bulan Ramadhan.


Banyaknya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) musiman yang menjual makanan kuliner seperti takjil, dinilai turut mendorong lonjakan konsumsi gas bersubsidi tersebut.


“Permintaan meningkat tajam, sehingga setiap kali gas datang ke pangkalan langsung habis,walaupun harus antri untuk mendapatkannya.


Semoga saja pemerintah daerah secepatnya berkoordinasi dengan Pertamina untuk meminta penambahan kuota gas LPG 3 kilogram tersebut, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri, agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,"Imbuhnya


(Tim)

0 $type={blogger}:

Posting Komentar