Postingan Populer


MAUNG MARABES

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Personel Pos Pelayanan Ops Ketupat Krakatau 2026 Polres Lampung Utara Atur Arus Mudik, Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan

 


Lampung Utara – Personel Pos Pelayanan Operasi Ketupat Krakatau 2026 Polres Lampung Utara terus mengintensifkan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran. Kamis (19/3/26).


Selain melakukan pengaturan, petugas juga aktif memberikan imbauan kepada para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.


Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah hukum Polres Lampung Utara. Petugas tampak berjaga dan mengatur kendaraan untuk mengurai kepadatan, sekaligus mengingatkan pengendara agar tetap tertib berlalu lintas.


Kapolres Lampung Utara, AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa pengamanan dan pelayanan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama momen mudik Lebaran.


“Kami mengimbau kepada seluruh pemudik untuk selalu berhati-hati di jalan, mematuhi peraturan lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan,” ujar IPTU Herawati.


Ia juga menambahkan bahwa para pemudik diharapkan tidak memaksakan diri apabila mengalami kelelahan dan dapat memanfaatkan pos pelayanan yang telah disediakan untuk beristirahat.


Dengan adanya pengaturan arus lalu lintas serta imbauan yang terus disampaikan oleh petugas, diharapkan arus mudik tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif.


Polres Lampung Utara mengusung pesan “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” sebagai pengingat bagi masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan demi kebahagiaan bersama keluarga di kampung halaman.(IF)

Hadirkan Rasa Aman Jelang Lebaran, Polres Lampung Tengah dan Jajaran Gencarkan Patroli Gabungan

 


Lampung Tengah — Polres Lampung Tengah dan jajaran terus mengintensifkan kegiatan patroli gabungan bersama TNI dan Forkopimcam di masing-masing wilayah guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M.


Salah satunya seperti yang dilaksanakan oleh Polsek Seputih Surabaya bersama unsur TNI dan Forkopimcam setempat.


Kegiatan patroli yang berlangsung pada Kamis (19/3) sekitar pukul 09.00 WIB di Pasar Kampung Gayabaru 1 tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Seputih Surabaya, AKP Mahdum Yazin, S.H., M.H., bersama anggota Polsek, personel TNI Koramil 411/09/SS, personel Brimob, serta Satpol PP Kecamatan.


Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan himbauan secara humanis kepada para pedagang, tukang parkir, pemasok sembako, dan masyarakat yang beraktivitas di pasar.


Kapolsek Seputih Surabaya, AKP Mahdum Yazin, S.H., M.H., mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H mengatakan bahwa patroli gabungan ini merupakan bentuk sinergitas dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.


“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi tindak kejahatan seperti gendam, copet, maupun penipuan. Hindari penggunaan perhiasan secara berlebihan saat beraktivitas di tempat keramaian agar tidak mengundang aksi kejahatan,” imbaunya.


Ia juga menambahkan, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.


“Apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas seperti aksi premanisme, segera laporkan kepada pihak Kepolisian terdekat, dalam hal ini Polsek setempat, agar dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.


Melalui kegiatan patroli gabungan ini, sinergitas TNI-Polri dan Forkopimcam semakin kuat dalam menjaga stabilitas keamanan, sehingga diharapkan masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan penuh sukacita. (IF/Humas LT)

Menyambut Hari Raya Nyepi, Polisi Amankan Tradisi Pengerupukan di Lampung Tengah

 


Lampung Tengah — Jajaran Polsek Seputih Raman, Polres Lampung Tengah, Polda Lampung melaksanakan pengamanan kegiatan Pengerupukan (pengarakan dan pembakaran ogoh-ogoh) dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Rabu (18/3/26) sore hingga malam hari.


Kegiatan yang berlangsung di sejumlah kampung di Kecamatan Seputih Raman tersebut melibatkan personel pengamanan di beberapa titik strategis, khususnya pada jalur yang dilintasi arus lalu lintas. 


Pengerupukan sendiri merupakan tradisi umat Hindu yang dilaksanakan sehari sebelum Nyepi, sebagai simbol pembersihan diri dan lingkungan dari pengaruh negatif.


Kapolsek Seputih Raman, Iptu Mursidi, S.H yang memimpin langsung kegiatan pengamanan mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan aman, tertib dan lancar.


“Kami telah menempatkan personel di titik-titik rawan, terutama di persimpangan dan jalur utama yang dilintasi pawai ogoh-ogoh. Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan lancar, sekaligus mengantisipasi gangguan kamtibmas dan kepadatan arus lalu lintas,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa sinergi dengan pihak terkait seperti tokoh adat, panitia, serta pecalang turut mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.


Hingga kegiatan berakhir, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar meski bertepatan dengan meningkatnya arus mudik Lebaran 1447 H.


Selain Polsek Seputih Raman, Polsek jajaran Polres Lampung Tengah juga melaksanakan kegiatan pengamanan serupa di wilayah hukum masing-masing guna memastikan seluruh rangkaian perayaan Nyepi berjalan aman dan kondusif. (Humas LT)

Respon Cepat Laporan Masyarakat Melalui Call Center 110, Polres Lampung Utara Bubarkan Aksi Perang Petasan di Stadion Sukung Kotabumi

 


Lampung Utara — Aparat Kepolisian dari Polres Lampung Utara membubarkan aksi perang petasan yang dilakukan oleh sekelompok remaja di Stadion Sukung Kotabumi, Kecamatan Kotabumi Selatan, pada Rabu malam (18/3/2026) sekitar pukul 20.40 WIB.


Kegiatan tersebut ditindaklanjuti oleh personel Piket Pamapta III bersama piket pawas dan piket fungsi setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan darurat 110.


Setibanya di lokasi, petugas mendapati sejumlah anak-anak dan remaja tengah melakukan perang petasan yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan serta mengganggu ketertiban umum, mengingat lokasi berada di area fasilitas publik.


Petugas kemudian dengan sigap menghentikan kegiatan tersebut dan membubarkan para remaja secara persuasif serta humanis. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan dan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatan serupa.


Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa tindakan cepat tersebut merupakan respons atas laporan masyarakat serta bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.


“Personel kami langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Kegiatan perang petasan ini sangat berbahaya, tidak hanya bagi pelaku tetapi juga masyarakat sekitar. Oleh karena itu, kami lakukan pembubaran secara humanis serta memberikan pembinaan kepada para remaja,” ujar IPTU Herawati.


Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama di malam hari, guna mencegah terjadinya hal-hal yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.


“Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi anak-anaknya. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” tambahnya.


Setelah dilakukan penanganan, situasi di lokasi dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Petugas juga melaksanakan patroli lanjutan guna mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali.(IF)

Polres Lampung Utara Gelar Ops Ketupat Krakatau 2026, Fokus Kelancaran dan Keselamatan Lalu Lintas

 


Lampung Utara – Dalam rangka menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif, Polres Lampung Utara melaksanakan kegiatan Ops Ketupat Krakatau 2026 melalui Satgas III Kamseltibcar Lantas, Rabu (18/3/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 16.30 WIB tersebut dipusatkan di kawasan Traffic Light Kebun 4 dan melibatkan sejumlah personel gabungan fungsi lalu lintas.


Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengaturan, penjagaan, dan patroli di titik-titik rawan kepadatan arus kendaraan serta lokasi yang berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas maupun aksi kejahatan jalanan (street crime). Selain itu, personel juga memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas.


Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya selama pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026.


“Melalui kegiatan ini, kami berupaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Lampung Utara. Selain itu, kami juga mengimbau masyarakat agar selalu tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar IPTU Herawati.


Ia menambahkan, kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat meminimalisir pelanggaran serta menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di titik-titik rawan.


Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan situasi kamtibmas dan kamseltibcar lantas di wilayah Lampung Utara tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.(IF)

350 UMAT HINDU PADATI GEDUNG AJI — PAWAI OGOH-OGOH BERGEMURUH, SUASANA MENCEKAM BERUBAH KHIDMAT

 


Tulang Bawang, - 18 Maret 2026 — Suasana tak biasa mengguncang Kampung Aji Permai Talang Buah, Kecamatan Gedung Aji, Rabu sore. Ratusan warga tumpah ruah mengikuti pawai Ogoh-Ogoh dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi. Dentuman semangat, iring-iringan sakral, hingga prosesi pembakaran Ogoh-Ogoh menciptakan atmosfer dramatis yang memikat perhatian!




Sekitar pukul 15.30 WIB, arak-arakan Ogoh-Ogoh mulai bergerak dari pertigaan kampung, menyusuri Dusun I hingga Dusun II, sebelum akhirnya kembali menuju lokasi pemakaman untuk prosesi puncak. Tak kurang dari 350 umat Hindu turut ambil bagian dalam kegiatan penuh makna ini.




Ketua adat Bali Kampung Aji Permai, Yuli Salam, bersama Mangku Rian dan delapan Pecalang tampak memimpin jalannya prosesi dengan penuh khidmat. Kehadiran aparat dari Polsek Gedung Aji turut memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif.



Kapolsek Gedung Aji, Ipda Sahmin, SH, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal demi menjaga ketertiban masyarakat.



“Kami pastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh toleransi. Ini adalah wujud nyata sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga kerukunan antarumat beragama,” tegas Kapolsek.



Personel pengamanan yang diterjunkan di antaranya Aiptu Rudiansyah, Bripka I Putu Artika, SH, dan Brigpol Agus Supriyadi yang sigap mengawal jalannya acara hingga selesai.



Setibanya di titik akhir, umat Hindu melaksanakan persembahyangan di Prapatan Agung, dilanjutkan dengan prosesi pembakaran Ogoh-Ogoh sebagai simbol penyucian diri dan lingkungan dari energi negatif menjelang Catur Brata Penyepian.



“Kegiatan ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga bentuk penyucian alam dan diri dari hal-hal buruk, menuju kehidupan yang lebih harmonis,” ujar salah satu tokoh adat di lokasi.



Tepat pukul 18.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan dinyatakan selesai dalam keadaan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan.


(IF)

Kapolda Sumsel Pastikan Pengamanan Mudik Humanis, Teknologi dan Personel Dioptimalkan

 



PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho memimpin langsung Analisa dan Evaluasi (Anev) Konsolidasi Operasi Ketupat Musi 2026 sebagai bagian dari pengendalian pengamanan arus mudik nasional. Memasuki hari keenam pelaksanaan operasi, Kapolda menegaskan bahwa seluruh Pos Pengamanan (Pospam) harus berfungsi sebagai pusat solusi dan pelayanan masyarakat, bukan sekadar titik penjagaan.


Kapolda Sumsel mengarahkan seluruh jajaran untuk mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. Ia menekankan bahwa kehadiran Polri harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Sumatera Selatan.


Lebih lanjut, Kapolda mengingatkan agar setiap personel tidak hanya menjalankan rutinitas pengamanan, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, Pospam harus menjadi pusat informasi, bantuan, serta solusi bagi pemudik yang menghadapi kendala selama perjalanan.


“Pos Pengamanan bukan hanya untuk mengatur lalu lintas di depannya, tetapi harus memberikan layanan informasi dan solusi. Jangan sampai hanya menjadi simbol tanpa manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Kapolda.


Seiring meningkatnya volume kendaraan pada arus mudik, Kapolda memberikan penekanan strategis kepada seluruh jajaran agar memastikan pergerakan kendaraan tetap berjalan. Ia menegaskan bahwa kepadatan arus merupakan hal yang wajar, namun kondisi berhenti total harus diantisipasi secara maksimal.


“Kepadatan arus saat mudik adalah hal yang biasa, tetapi yang harus kita cegah adalah kondisi berhenti total. Selama kendaraan masih bergerak, situasi masih terkendali,” ujarnya.


Untuk mendukung pengamanan, Polda Sumsel telah mengerahkan sebanyak 2.361 personel yang didukung teknologi pemantauan modern. Kapolda menginstruksikan pemanfaatan drone serta sistem overlay peta kerawanan guna memantau titik-titik rawan secara presisi.


Selain itu, Kapolda menekankan pentingnya langkah antisipatif. Ia meminta seluruh jajaran hadir lebih awal di titik-titik rawan, termasuk kawasan pasar tumpah, sehingga potensi perlambatan arus dapat diurai sebelum berkembang menjadi kepadatan panjang.


Dalam arahannya, Kapolda juga menyoroti pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah momentum mudik yang berdekatan dengan perayaan keagamaan lainnya.


“Kami mengedepankan empati dan toleransi. Pastikan saudara-saudara kita yang melaksanakan ibadah dapat menjalankan kegiatan dengan aman dan nyaman,” tegasnya.


Hal ini menunjukkan bahwa pengamanan Operasi Ketupat tidak hanya berfokus pada lalu lintas, tetapi juga pada stabilitas sosial dan kerukunan masyarakat secara luas.


Kapolda memastikan bahwa sistem pengendalian operasi berjalan optimal melalui pemantauan berkelanjutan. Polda Sumsel juga mengantisipasi kendala komunikasi di lapangan dengan menyiapkan dukungan teknologi, termasuk internet satelit di wilayah blank spot.


Langkah ini bertujuan menjaga koordinasi antar personel tetap solid dan respons terhadap dinamika lapangan dapat dilakukan secara cepat dan terintegrasi hingga periode arus balik.


Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Operasi Ketupat Musi 2026 harus dijalankan secara profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Polda Sumatera Selatan berkomitmen memastikan setiap pemudik mendapatkan rasa aman, nyaman, dan pelayanan terbaik sebagai bagian dari pengamanan mudik nasional hingga seluruh rangkaian Lebaran selesai.