Postingan Populer


MAUNG MARABES

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Wisatawan Lampung Barat yang Terseret Arus, di Selamatkan Petugas Pantai Mandiri

  



Pesisir Barat, - Momen libur Lebaran di Pantai Mandiri yang semula dipenuhi suasana santai dan keceriaan wisatawan, mendadak berubah mencekam, Sabtu (21/3) sore.


Seorang wisatawan asal Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat nyaris kehilangan nyawa setelah terseret arus kuat saat berenang di area rawan sekitar pukul 15.50 WIB.


Beruntung, kesigapan petugas penjaga pantai gabungan berhasil menggagalkan tragedi tersebut melalui aksi penyelamatan dramatis di tengah derasnya ombak.


Salah satu petugas dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Pemkab Pesisir Barat, Akbar M Firqal, mengungkapkan bahwa peristiwa bermula saat korban bersama rombongannya mencoba berenang agak jauh dari bibir pantai.


“Korban ini rombongan dari Liwa, Lampung Barat. Sebelumnya sudah sempat diperingatkan oleh petugas BPBD agar tidak berenang terlalu ke tengah karena kondisi arus cukup berbahaya,” jelas Firqal saat dikonfirmasi.


Namun, imbauan tersebut tidak diindahkan. Tak lama kemudian, ombak besar datang disertai arus bawah laut yang kuat dan tiba-tiba menyeret salah satu rekan korban menjauh dari tepian.


Melihat rekannya dalam bahaya, korban berinisiatif memberikan pertolongan. Namun nahas, upaya tersebut justru membuat dirinya ikut terseret arus yang semakin kuat.


“Awalnya dia mau membantu temannya yang terbawa arus, tapi justru dia yang semakin jauh terseret ke tengah,” ujarnya.


Teriakan minta tolong yang memecah suara deburan ombak langsung memicu respons cepat dari para petugas di pos pengawasan.


Tanpa pikir panjang, Firqal berlari menuju lokasi kejadian sambil melepaskan sepatu, lalu terjun ke laut untuk melakukan penyelamatan.


“Saya langsung inisiatif turun setelah mendengar teriakan. Alhamdulillah korban berhasil kami evakuasi,” katanya.


Proses penyelamatan berlangsung menegangkan, namun berhasil dilakukan berkat kerja sama tim gabungan dari BPBD serta bantuan seorang warga setempat yang berada di lokasi.


Korban akhirnya berhasil dievakuasi menggunakan peralatan keselamatan berupa ring buoy dan langsung dibawa ke tepi pantai dalam kondisi selamat.


Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Barat membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun, insiden terjadi di area bibir pantai yang memang dikenal memiliki arus bawah laut cukup kuat.


Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para wisatawan agar selalu waspada dan mematuhi setiap imbauan petugas, terutama saat beraktivitas di kawasan pantai.


Pemerintah setempat pun kembali menegaskan pentingnya keselamatan selama berwisata, khususnya di momen libur Lebaran yang identik dengan meningkatnya jumlah pengunjung.


“Kami mengimbau kepada seluruh wisatawan agar tidak berenang di zona berbahaya dan selalu mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama,” tutupnya.


(Red)

Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kapolda Lampung Ajak Personel Perkuat Persaudaraan dan Semangat Pengabdian

 



Lampung Selatan, Sabtu (21/3/2026) — Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama Wakapolda Lampung, Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung, personel, Bhayangkari, dan masyarakat di Lapangan Mini Soccer Mapolda Lampung. 



Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat soliditas internal, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat.


Pelaksanaan Sholat Idul Fitri berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. 


Kebersamaan antara pimpinan, personel, Bhayangkari, dan masyarakat mencerminkan kekompakan keluarga besar Polda Lampung dalam merayakan hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan.


Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan, Sholat Idul Fitri yang dilaksanakan bersama di Mapolda Lampung tidak hanya bermakna sebagai ibadah, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat sinergi, dan meneguhkan soliditas antarpersonel Polda Lampung. 


Menurutnya, nilai-nilai Idul Fitri harus menjadi energi moral untuk menjaga kekompakan, meningkatkan profesionalisme, dan memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.


Usai pelaksanaan Sholat Idul Fitri, kegiatan dilanjutkan dengan halal bihalal di Mapolda Lampung. 


Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan tampak mewarnai kegiatan tersebut saat pimpinan, personel, Bhayangkari, dan masyarakat saling bersalaman serta bermaafan dalam nuansa Hari Raya Idul Fitri.


Melalui momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menjaga soliditas internal, memperkuat sinergi, serta meningkatkan kualitas pengabdian dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang Presisi, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat


(IF)

𝐉𝐞𝐥𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐓𝐚𝐤𝐛𝐢𝐫, 𝐖𝐚𝐫𝐠𝐚 𝐏𝐞𝐬𝐢𝐬𝐢𝐫 𝐁𝐚𝐫𝐚𝐭 𝐆𝐞𝐠𝐞𝐫 𝐓𝐞𝐦𝐮𝐚𝐧 𝐉𝐞𝐧𝐚𝐳𝐚𝐡 𝐏𝐫𝐢𝐚 𝐝𝐢 𝐒𝐮𝐧𝐠𝐚𝐢 𝐖𝐚𝐲 𝐌𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠

 


𝐏𝐞𝐬𝐢𝐬𝐢𝐫 𝐁𝐚𝐫𝐚𝐭 - 𝐒𝐮𝐚𝐬𝐚𝐧𝐚 𝐦𝐞𝐧𝐣𝐞𝐥𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐭𝐚𝐤𝐛𝐢𝐫𝐚𝐧 𝐝𝐢 𝐏𝐞𝐤𝐨𝐧 𝐁𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧 𝐍𝐞𝐠𝐚𝐫𝐚, 𝐏𝐞𝐬𝐢𝐬𝐢𝐫 𝐁𝐚𝐫𝐚𝐭, 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐚𝐝𝐚𝐤 𝐠𝐞𝐠𝐞𝐫 𝐬𝐞𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐰𝐚𝐫𝐠𝐚 𝐦𝐞𝐧𝐞𝐦𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐬𝐨𝐬𝐨𝐤 𝐣𝐞𝐧𝐚𝐳𝐚𝐡 𝐩𝐫𝐢𝐚 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐚𝐩𝐮𝐧𝐠 𝐝𝐢 𝐒𝐮𝐧𝐠𝐚𝐢 𝐖𝐚𝐲 𝐌𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠, 𝐉𝐮𝐦𝐚𝐭 𝐬𝐨𝐫𝐞. 𝐏𝐞𝐧𝐞𝐦𝐮𝐚𝐧 𝐢𝐧𝐢 𝐛𝐞𝐫𝐦𝐮𝐥𝐚 𝐬𝐚𝐚𝐭 𝐬𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐰𝐚𝐫𝐠𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐧𝐠𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐧𝐜𝐚𝐫𝐢 𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐥𝐢𝐡𝐚𝐭 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐚𝐩𝐮𝐧𝐠 𝐝𝐢 𝐚𝐥𝐢𝐫𝐚𝐧 𝐬𝐮𝐧𝐠𝐚𝐢.



𝐁𝐞𝐫𝐝𝐚𝐬𝐚𝐫𝐤𝐚𝐧 𝐯𝐢𝐝𝐞𝐨 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐞𝐫𝐞𝐝𝐚𝐫, 𝐤𝐨𝐫𝐛𝐚𝐧 𝐭𝐞𝐫𝐥𝐢𝐡𝐚𝐭 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐤𝐨𝐧𝐝𝐢𝐬𝐢 𝐭𝐞𝐥𝐮𝐧𝐠𝐤𝐮𝐩 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐞𝐧𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐛𝐚𝐣𝐮 𝐛𝐢𝐫𝐮 𝐝𝐚𝐧 𝐜𝐞𝐥𝐚𝐧𝐚 𝐜𝐨𝐤𝐞𝐥𝐚𝐭. 𝐖𝐚𝐫𝐠𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐞𝐫𝐚𝐝𝐚 𝐝𝐢 𝐥𝐨𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐬𝐞𝐦𝐩𝐚𝐭 𝐦𝐞𝐦𝐚𝐬𝐭𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐤𝐨𝐧𝐝𝐢𝐬𝐢 𝐤𝐨𝐫𝐛𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐚𝐤𝐡𝐢𝐫𝐧𝐲𝐚 𝐝𝐢𝐥𝐚𝐤𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐩𝐫𝐨𝐬𝐞𝐬 𝐞𝐯𝐚𝐤𝐮𝐚𝐬𝐢 𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐦𝐚 𝐚𝐩𝐚𝐫𝐚𝐭 𝐬𝐞𝐭𝐞𝐦𝐩𝐚𝐭.


𝐉𝐞𝐧𝐚𝐳𝐚𝐡 𝐤𝐞𝐦𝐮𝐝𝐢𝐚𝐧 𝐝𝐢𝐛𝐚𝐰𝐚 𝐤𝐞 𝐏𝐮𝐬𝐤𝐞𝐬𝐦𝐚𝐬 𝐁𝐢𝐡𝐚 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐩𝐞𝐧𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧𝐚𝐧 𝐚𝐰𝐚𝐥. 𝐇𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚 𝐤𝐢𝐧𝐢, 𝐢𝐝𝐞𝐧𝐭𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐤𝐨𝐫𝐛𝐚𝐧 𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐝𝐢𝐤𝐞𝐭𝐚𝐡𝐮𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐩𝐢𝐡𝐚𝐤 𝐤𝐞𝐩𝐨𝐥𝐢𝐬𝐢𝐚𝐧 𝐦𝐚𝐬𝐢𝐡 𝐦𝐞𝐥𝐚𝐤𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐩𝐞𝐧𝐲𝐞𝐥𝐢𝐝𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐥𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭. (*)

Gema Kemenangan: DPC AJP Lampung Barat Sampaikan Ucapan Selamat Idul Fitri bagi Forkopimda dan Masyarakat

 


LIWA, LAMPUNG BARAT – Menyambut hari yang fitri, keluarga besar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Aliansi Jurnalis Profesional (AJP) Kabupaten Lampung Barat secara resmi menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh jajaran Pemerintah Daerah dan lapisan masyarakat Bumi Sekala Bekhak.


Ketua DPC AJP Lampung Barat menyatakan bahwa momen Lebaran tahun ini merupakan waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi (ukhuwah) serta memperkuat sinergitas demi kemajuan daerah.


Apresiasi untuk Forkopimda dan Sinergitas Daerah

Secara khusus, DPC AJP memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung Barat.


"Kami segenap keluarga besar DPC AJP Lampung Barat mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri. Semoga keberkahan menyertai Bapak Bupati, Kapolres & jajaran Polres, Kodim, Kejaksaan, dan DPRD yang selama ini telah menjaga kondusivitas serta mengawal pembangunan di Lampung Barat," ujar perwakilan DPC AJP.


Ajakan Merayakan Kemenangan Bersama

Selain kepada jajaran pejabat, AJP juga menitipkan pesan hangat bagi seluruh masyarakat Lampung Barat. AJP mengajak warga untuk merayakan hari kemenangan ini dengan penuh suka cita namun tetap menjaga kerukunan.


Momen Refleksi: Menjadikan Idul Fitri sebagai titik balik untuk kembali bersih dan saling memaafkan.


Kebersamaan Keluarga: Mengimbau masyarakat untuk memaksimalkan waktu berkualitas bersama keluarga besar di kampung halaman.


Solidaritas Sosial: Mengajak warga untuk saling berbagi kebahagiaan dengan tetangga dan masyarakat sekitar guna memperkuat rasa persaudaraan.


"Mari kita rayakan kemenangan ini bersama keluarga tercinta dan masyarakat luas. Biarlah semangat Idul Fitri menyatukan kita semua dalam harmoni, tanpa melihat perbedaan, demi Lampung Barat yang lebih hebat," tambahnya.


Tentang DPC AJP Lampung Barat:

DPC AJP Lampung Barat adalah wadah bagi jurnalis profesional di wilayah Lampung Barat yang berkomitmen pada integritas informasi dan pembangunan daerah melalui karya jurnalistik yang konstruktif.


Kontak Media:

Humas DPC AJP Lampung Barat

Email: [ dpc.ajplambar@gmail.com

Telepon: [ 0857 8821 1174 /INDRA GUNAWAN ]

Amankan Malam Takbir Idulfitri 1447 H, Kapolres Lampung Barat Pimpin Apel Kesiapan Personel

 


Lampung Barat, LIWA – Memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Idulfitri 1447 H, Polres Lampung Barat menggelar Apel Kesiapan Pengamanan Malam Takbir di lapangan mapolres setempat. Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres Lampung Barat, AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H., dan diikuti oleh jajaran personel gabungan.



Dalam arahannya, Kapolres Lampung Barat menekankan pentingnya kewaspadaan personel dalam mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat di titik-titik keramaian. Pengamanan akan difokuskan pada kelancaran arus lalu lintas serta pencegahan gangguan kamtibmas guna memberikan rasa aman bagi warga yang merayakan kemenangan.


"Kami menyiagakan personel di berbagai titik strategis untuk memastikan seluruh rangkaian malam takbir berjalan khidmat dan kondusif. Fokus utama kami adalah pelayanan humanis namun tetap tegas dalam menjaga ketertiban umum," ujar AKBP Samsu Wirman.


Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi kendaraan yang berlebihan atau menyalakan petasan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan suasana Idulfitri yang damai di wilayah hukum Lampung Barat.


Setelah pelaksanaan apel, seluruh personel langsung diterjunkan ke ploting yang telah ditentukan, termasuk pengamanan di masjid-masjid besar dan jalur protokol di wilayah Lampung Barat.


(IF/Humas)

100 Ribu Lebih Pemudik Masuk Lampung, Pengawalan PJR Dikerahkan, Situasi Terkendali

 


LAMPUNG – Polda Lampung memastikan arus mudik H-3 Lebaran 2026 tetap terkendali meski gelombang pemudik dari Pulau Jawa melonjak tajam. 


Dalam pemantauan Operasi Ketupat Krakatau, lebih dari 100 ribu orang tercatat masuk ke Lampung melalui Pelabuhan Bakauheni.


Lonjakan ini terjadi sejak Rabu (18/3) malam hingga Kamis pagi. Sebanyak 100.637 penumpang bersama 23.358 kendaraan menyeberang dari Jawa ke Sumatera. 


Sementara arus sebaliknya jauh lebih rendah, hanya 24.890 orang dengan 4.693 kendaraan yang keluar menuju Jawa.


Di tengah tingginya arus tersebut, Polda Lampung juga melakukan pengawalan terhadap rombongan pemudik sepeda motor dari Merak yang tiba di Lampung pada malam hari.


Sebanyak empat personel Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Lampung diterjunkan dalam pengawalan itu, terdiri dari dua personel menggunakan kendaraan roda dua dan dua unit kendaraan roda empat.


Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan pengawalan dilakukan untuk memastikan keselamatan pemudik, khususnya pengguna sepeda motor yang menempuh perjalanan jarak jauh.


“Pengawalan ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada pemudik, khususnya kendaraan roda dua yang masuk dari Merak menuju Lampung,” kata Yuni.


Ia menegaskan, lonjakan arus mudik di H-3 masih dalam kendali petugas di lapangan.


“Secara umum arus mudik masih terkendali, meskipun terjadi peningkatan signifikan dari arah Jawa ke Sumatera,” ujarnya.


Selain di Bakauheni, pergerakan juga terpantau di Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) dengan 531 kendaraan dan 580 orang yang masuk. 


Sementara jalur udara melalui Bandara Radin Inten II mencatat 2.871 penumpang datang dan 2.019 orang berangkat.

Yuni memastikan hingga saat ini tidak ada kejadian menonjol selama pelaksanaan pengamanan.


“Belum ada laporan kecelakaan besar, kemacetan panjang, maupun tindak kriminalitas. Situasi masih aman dan kondusif,” tegasnya.


Ia juga mengimbau pemudik untuk tetap berhati-hati selama perjalanan.


“Kami mengingatkan pemudik untuk tetap patuh aturan, menjaga kondisi fisik, dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” pungkasnya.


Dengan kondisi cuaca berawan dan gelombang laut relatif tenang, aktivitas penyeberangan di Selat Sunda masih berlangsung normal tanpa hambatan berarti.


(IF)

Transparansi Dipertanyakan, Kadis Pendidikan Lampung Barat Bungkam Soal Anggaran Publikasi

 


Lampung Barat – Sikap tertutup Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Barat, Tati Sulastri, menuai sorotan dari kalangan jurnalis dan pelaku media. Pasalnya, hingga kini belum ada kejelasan terkait anggaran kerja sama publikasi yang sebelumnya sempat dikomunikasikan secara baik antara pihak dinas dan media.


Sejumlah awak media mengungkapkan bahwa sebelumnya telah terjalin komunikasi mengenai kerja sama publikasi, baik dalam bentuk pemberitaan kegiatan maupun iklan ucapan hari-hari besar.


Bahkan, kewajiban yang menjadi bagian dari tugas pokok dan fungsi (tupoksi) media telah dijalankan sebagaimana mestinya.

Namun, ketika memasuki tahap realisasi hak yang seharusnya diterima oleh pihak media, respons dari Dinas Pendidikan justru terkesan menghilang.


Kepala dinas disebut bungkam tanpa penjelasan, dan sikap tersebut turut diikuti oleh jajaran lain seperti kepala bagian (Kabag), kepala bidang (Kabid), hingga staf terkait.


Kondisi ini memunculkan berbagai pertanyaan. Apakah anggaran publikasi memang tidak tersedia? Ataukah anggaran tersebut telah dialokasikan hanya kepada pihak tertentu?


Ketidakjelasan ini dinilai berpotensi menimbulkan spekulasi dan persepsi negatif di tengah publik, khususnya insan pers.

Transparansi anggaran menjadi hal penting dalam pengelolaan keuangan daerah, sebagaimana diamanatkan dalam prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).


Keterbukaan informasi publik juga telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008, yang mewajibkan badan publik untuk memberikan informasi secara jujur dan terbuka kepada masyarakat.


Kalangan media berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Barat dapat memberikan klarifikasi secara terbuka terkait polemik ini. 


Jika memang anggaran publikasi tidak tersedia atau telah habis, penyampaian secara transparan dinilai akan jauh lebih baik dan dapat diterima oleh semua pihak.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Barat belum memberikan tanggapan resmi.


(IF)