Postingan Populer


MAUNG MARABES

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Ironi SPI 73,48 Lambar: BPK Temukan Kebocoran Rp 1,2 M di Setwan DPRD, Dana Belum Kembali Hingga April 2026. Kejaksaan Didesak Bertindak

 


LAMPUNG BARAT – Skor Survei Penilaian Integritas (SPI) Lampung Barat sebesar 73,48 dari KPK RI ternodai oleh temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. LHP BPK mengungkap adanya kelebihan pembayaran tunjangan di Sekretariat DPRD Lampung Barat senilai Rp 1,2 miliar.


Hingga April 2026, dana tersebut belum dikembalikan ke kas daerah. Fakta penyimpangan yang berulang, bernilai material, dan belum dipulihkan menggugurkan dalih “kesalahan administratif”. Indikasi kuat mengarah pada unsur kesengajaan dan penyalahgunaan wewenang sesuai Pasal 2 dan Pasal 3 UU Tipikor.


Bustam, putra daerah sekaligus aktivis Lambar, mendesak Kejari Lampung Barat segera menaikkan status kasus dari temuan audit ke penyidikan Tindak Pidana Korupsi. Laporan dari Aliansi Jurnalis Persada (AJP) yang berbasis LHP BPK disebut sudah masuk ke Kejari.


“Menunda penanganan sama dengan memelihara budaya impunitas. Inspektorat gagal, Kejaksaan jangan ikut masuk angin. LHP BPK sudah cukup jadi pintu masuk penyidikan pro-justitia,” tegas Bustam.


Publik menuntut audit forensik terhadap dokumen pencairan dana dan penerapan TPPU untuk menyita aset para pihak agar Rp 1,2 M uang rakyat bisa kembali. Kasus ini menjadi batu ujian bagi Kejari Lambar di tengah sorotan SPI 73,48.


Kepada Kajati Lampung dan Jaksa Agung RI, masyarakat menitipkan harapan untuk mengawasi langsung penanganan kasus ini demi memulihkan kepercayaan publik.


[Tim Aktivis Lambar]


Reporter:Irfan Fajri

Pelaksanaan SAS di SMP Negeri 5 Prabumulih Sudah Gunakan Sistem CBT, Siswa Bisa Pakai Android



PRABUMULIH – Pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS) di SMP Negeri 5 Prabumulih kini semakin modern dan efisien. Sekolah ini telah menerapkan sistem ujian berbasis teknologi menggunakan aplikasi Computer Based Test (CBT).

 

Dalam penerapannya, siswa diberikan kemudahan untuk mengerjakan soal ujian melalui perangkat masing-masing. Bagi siswa yang memiliki perangkat pribadi, mereka dapat menggunakan smartphone berbasis Android. Sementara itu, bagi siswa yang tidak memiliki perangkat sendiri, sekolah menyediakan fasilitas komputer laboratorium yang dapat digunakan secara bergantian.

 

Dengan adanya sistem CBT ini, proses penilaian menjadi lebih cepat, akurat, dan sejalan dengan perkembangan teknologi pendidikan saat ini.

AJP Lampung Barat Tuntaskan Laporan Lanjutan di KPK: Bukti Komitmen Reformasi Birokrasi, Bukan Sekadar Pencitraan

 


JAKARTA, - 21 April 2026 - Aliansi Jurnalis Persada (AJP) Lampung Barat secara resmi telah merampungkan rangkaian penyampaian laporan lanjutan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa, 21 April 2026. Laporan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian agenda advokasi yang telah dimulai sejak Senin, 20 April 2026, sebagai bentuk keseriusan AJP dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang bersih.



Ketua AJP Lampung Barat, Sugeng Purnomo, menegaskan bahwa penuntasan laporan ini adalah pembuktian atas janji organisasi kepada publik. Ia menepis anggapan bahwa langkah yang diambil AJP hanyalah upaya pencitraan semata. Sebaliknya, AJP memposisikan diri sebagai mitra kritis pemerintah yang fokus pada upaya perbaikan birokrasi di daerah.


"Alhamdulillah, apa yang kami janjikan kepada masyarakat telah kami penuhi. AJP bukan organisasi yang bergerak demi pencitraan. Gerakan ini murni merupakan upaya kami untuk mendorong perbaikan birokrasi dan transparansi anggaran agar tepat sasaran bagi masyarakat," ujar Sugeng Purnomo dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (21/4/2026).


Terkait dengan materi atau substansi laporan yang disampaikan ke KPK, AJP Lampung Barat menyatakan akan menjaga kerahasiaan informasi tersebut demi menghormati proses hukum yang sedang berjalan.


"Kami sangat memahami rambu-rambu hukum dan prosedur di lembaga penegak hukum. Oleh karena itu, substansi detail laporan tidak kami ekspos ke publik agar tidak mengganggu jalannya penyelidikan atau menyalahi aturan hukum yang berlaku. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada KPK untuk melakukan pendalaman sesuai kewenangan masing-masing," tegasnya.


Langkah selanjutnya yang akan diambil AJP adalah melakukan pengawalan ketat terhadap setiap tahapan proses yang ditindaklanjuti oleh lembaga terkait. AJP Lampung Barat memastikan akan terus memantau perkembangan penanganan laporan ini hingga ada kepastian hukum dan tindak lanjut yang nyata.


"Kami tidak akan berhenti di sini. Tugas kami adalah memastikan bahwa setiap laporan yang masuk mendapatkan atensi dan penanganan serius. AJP akan terus mengawal proses ini hingga tuntas, demi keadilan dan perbaikan sistem di wilayah kami," pungkas Sugeng.


AJP Lampung Barat berharap, langkah ini dapat menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus peduli dan kritis terhadap pengelolaan anggaran negara demi masa depan bangsa yang lebih transparan dan akuntabel.


Sumber: AJP Lampung Barat


Reporter: Irfan

SMPN 5 Prabumulih Buka Pendaftaran Siswa Baru, Simak Jadwal dan Syaratnya


PRABUMULIH – SMP Negeri 5 Prabumulih resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026. Pendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui beberapa jalur seleksi, yaitu jalur prestasi, afirmasi, mutasi tugas orang tua, dan jalur domisili.

 

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pendaftaran untuk jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi tugas orang tua dibuka pada tanggal 4 hingga 6 Mei 2026. Pengumuman hasil seleksi akan dilakukan pada 9 Mei 2026, dengan masa daftar ulang pada 11 hingga 12 Mei 2026.

 


Sementara itu, jalur domisili memiliki jadwal yang berbeda. Pendaftaran dilaksanakan pada 15 hingga 16 Juni 2026, pengumuman pada 20 Juni 2026, dan daftar ulang pada 22 hingga 23 Juni 2026.

 

Syarat Pendaftaran

 

Calon peserta didik wajib melengkapi dokumen persyaratan, antara lain:

 

- Scan surat keterangan lulus atau surat pernyataan telah menyelesaikan pendidikan di SD/MI.

- Kartu Keluarga (KK) dan Akta Kelahiran.

- Scan rapor kelas 4, 5, dan 6.

 

Dokumen tambahan juga diperlukan sesuai jalur yang dipilih, seperti sertifikat prestasi, kartu bantuan sosial, atau surat tugas orang tua. Khusus jalur domisili, calon siswa wajib melampirkan titik koordinat dan jarak tempat tinggal ke sekolah sebagai bahan verifikasi.

 

Komitmen Proses Transparan

 

Kepala SMP Negeri 5 Prabumulih, Nuraisyah Yany, S.Pd., M.Si, menyampaikan komitmen pihaknya menjalankan proses penerimaan siswa secara transparan dan akuntabel.

 

“Kami mengajak seluruh calon peserta didik dan orang tua untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Semua jalur yang tersedia memberikan peluang yang sama sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, sistem pendaftaran online diterapkan untuk memudahkan masyarakat tanpa harus datang langsung ke sekolah.

 

“SPMB ini dirancang agar lebih mudah, transparan, dan adil. Kami berharap seluruh proses berjalan lancar dan menghasilkan peserta didik yang berkualitas, sesuai dengan visi sekolah yaitu kreatif, religius, dan unggul,” tambahnya.

 

Informasi lebih lanjut terkait pendaftaran dapat diakses melalui website resmi maupun media sosial resmi SMP Negeri 5 Prabumulih.

(Umi) 

Waka Polres Lampung Barat Laksanakan Sidak di Polsek Sumber Jaya Guna Pastikan Kesiapan Personel

 


LAMPUNG BARAT – Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan dan kualitas pelayanan publik di tingkat kepolisian sektor, Waka Polres Lampung Barat Kompol Abdul Rasyid, S.H., M.H., melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Mapolsek Sumber Jaya pada Selasa (21/04/2026).



Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan internal untuk memastikan seluruh personel menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Didampingi Kasi Propam Iptu Yudianto, Waka Polres memeriksa langsung kehadiran anggota, kebersihan lingkungan kerja, hingga kesiapan sarana prasarana penunjang pelayanan masyarakat.


Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H., melalui Waka Polres Kompol Abdul Rasyid, menyampaikan bahwa sidak ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menjaga integritas dan profesionalitas di lapangan. Kedisiplinan personel menjadi kunci utama agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam memberikan respons cepat dan layanan yang transparan.


Selain memeriksa administrasi dan kesiapan operasional, pengecekan juga difokuskan pada ruang tahanan dan buku mutasi penjagaan untuk memastikan keamanan internal markas komando (mako) tetap terjaga dengan ketat.


Melalui pengecekan rutin ini, diharapkan seluruh personel di Polsek Sumber Jaya tetap siaga dan konsisten dalam memberikan pelayanan prima, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat menurunkan citra Polri di mata publik. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan menjadi catatan evaluasi untuk terus meningkatkan kinerja kepolisian di wilayah hukum Lampung Barat.


(IF/humas)

Kapolda Lampung Pimpin Ratusan Personel dan Bhayangkari Polda Lampung Ikuti Kemala Run 2026

 



Gianyar, Bali — Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bersama jajaran mengikuti kegiatan Kemala Run 2026 yang digelar di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, Minggu (19/4/2026). 



Keikutsertaan tersebut menjadi bentuk nyata dukungan terhadap kegiatan positif yang memadukan olahraga, kebersamaan, serta kepedulian sosial.



Dalam kegiatan tersebut, kontingen Polda Lampung berjumlah 108 orang peserta, terdiri dari Kapolda Lampung, Wakapolda Lampung, personel Polda Lampung, personel Polres jajaran, serta Bhayangkari. Kehadiran kontingen Polda Lampung menambah semarak pelaksanaan Kemala Run 2026 yang diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah.


Partisipasi Kapolda Lampung beserta jajaran dalam ajang tersebut mencerminkan komitmen untuk terus menumbuhkan budaya hidup sehat, memperkuat soliditas internal, serta membangun semangat kebersamaan di lingkungan Polri. 


Selain menjadi ajang olahraga, Kemala Run 2026 juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi dan kebersamaan antarpeserta dalam suasana penuh semangat, sportivitas, dan kekeluargaan.


Helfi menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan olahraga seperti Kemala Run 2026 merupakan bagian dari upaya untuk membangun semangat positif, menjaga kebugaran fisik, serta mempererat hubungan kebersamaan di lingkungan kepolisian.


“Kemala Run 2026 ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, soliditas, dan semangat hidup sehat. Kehadiran kami bersama seluruh kontingen Polda Lampung adalah bentuk dukungan terhadap kegiatan positif yang mampu membangun energi kebersamaan, baik di internal Polri maupun bersama masyarakat. 


Kami berharap semangat ini terus terjaga dan menjadi bagian dari budaya kerja serta pengabdian kami sehari-hari,” ujar Helfi.


Lebih lanjut, Helfi menegaskan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas anggota Polri. Dengan kondisi fisik yang prima dan semangat yang terjaga, personel diharapkan mampu melaksanakan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat secara optimal.


Keikutsertaan kontingen Polda Lampung dalam Kemala Run 2026 juga menjadi wujud kebersamaan antara pimpinan, personel, Polres jajaran, dan Bhayangkari dalam mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi kesehatan, kekompakan, dan semangat persatuan.


Suasana penuh antusiasme yang tercipta selama kegiatan berlangsung menjadi gambaran kuat bahwa olahraga dapat menjadi sarana efektif dalam mempererat hubungan emosional, meningkatkan solidaritas, serta membangun semangat kolektif.

Melalui momentum ini, Polda Lampung berharap nilai-nilai sportivitas, kedisiplinan, kekompakan, dan pola hidup sehat dapat terus ditanamkan serta diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pelaksanaan tugas kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.


Polda Lampung berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif yang mampu memperkuat soliditas internal, meningkatkan kualitas kesehatan personel, serta membangun kedekatan yang harmonis dengan masyarakat.


(IF)

LSM APM Desak Pengawasan Independen dan Prioritas Tenaga Kerja Lokal di Prabumulih

 

 



PRABUMULIH – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Peduli Masyarakat (APM) menekankan pentingnya pengawasan independen dalam proses perekrutan tenaga kerja agar berjalan objektif, bersih, dan dapat dipercaya publik. Hal ini dilakukan demi memastikan transparansi serta menghilangkan praktik-praktik yang merugikan masyarakat.


 


Selain soal keterbukaan data, isu kesempatan kerja bagi warga lokal menjadi perhatian utama. LSM APM menilai bahwa masyarakat Prabumulih belum sepenuhnya mendapatkan hak yang adil untuk bekerja di perusahaan yang beroperasi di wilayah mereka sendiri.


 


"Tenaga kerja lokal harus diutamakan. Jangan sampai warga asli daerah ini hanya menjadi penonton di tanah sendiri," tegas perwakilan LSM APM, Abi.


 


Abi juga mengingatkan bahwa perusahaan memiliki tanggung jawab sosial untuk berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar, salah satunya melalui optimalisasi penyerapan tenaga kerja asli daerah.


 


Dalam aksi unjuk rasa yang akan digelar, pihaknya membawa sejumlah tuntutan konkret. Di antaranya adalah keterbukaan data proses rekrutmen, penghapusan dugaan praktik "jatah", pelibatan pengawas independen, serta jaminan prioritas bagi putra-putri daerah. Massa juga berencana meminta penjelasan langsung dari pihak perusahaan (PDSI–PDC) dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat.


 


"Kami berharap ada penjelasan yang jelas dan solusi konkret agar persoalan ini tidak terus berlarut," ujarnya.


 


Meski akan melibatkan massa dalam jumlah besar, Abi memastikan bahwa aksi ini akan berlangsung secara tertib, damai, dan tetap menjaga situasi kondusif.


 


"Aksi ini murni untuk menyampaikan aspirasi demi keadilan dan perbaikan bagi masyarakat," tutupnya.