Prabumulih.6 Agustus 2026.Mahasiswa KKN Kelempok 12 Gelar Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini di desa Tanjung telang,yang di isi materi oleh bapak Rusdi,dan di temani oleh Bapak Yudiman selaku Kepala desa Tanjung telang.
Dengan diadakan gelar edukasi ini sangat membantu pemikiran masyarakat tentang pernikahan dini yang mana banyak terjadi pada anak muda yang belum waktu nya untuk menikah.
Penyuluhan pencegahan pernikahan dini adalah kegiatan edukasi untuk anak muda dan orang tua mengenai batasan usia nikah,bahaya kesehatan reproduksi,serta resiko putus sekolah.
Program ini biasanya disampaikan oleh petugas keluarga berencana,tenaga kesehatan,atau tokoh masyarakat.
Tujuan menggelar edukasi pernikahan dini ini agar memberi pemahaman kesiapan mental,fisik,dan ekonomi agar anak tidak menikah di usia muda.
Pernikahan dini berdampak sangat buruk bagi kesehatan
Yaitu resiko kematian ibu dan bayi,serta potensi anak lahir stunting.
Pendidikan anak terpaksa berhenti sekolah dan sulit mendapatkan pekerjaan layak.
Mental emosi belum stabil yang memicu pertengkaran atau kekerasan dalam rumah tangga.
Penegahan yang baik dapat di lakukan oleh orang tua,peran sekolah dan peran lingkungan,
Bapak Kades Yudiman menjelaskan bahwa ia sangat mendukung program edukasi pernikahan dini karena dapat membantu pola pikir anak muda agar tidak terburu-buru untuk menikah,
"Saya selaku kades sangat senang adanya program edukasi pernikahan dini ini,karena bisa menjelaskan bagaimana cara mengingatkan anak anak agar tidak terburu-buru menikah di usia muda," ujarnya.
Semoga Adanya mahasiswa KKN Kelempok 12 ini bisa menciptakan sebuah pola fikir yang baru dan lebih memahami apa yang harus di lakukan orang terhadap anaknya.
(Ari)



















