Postingan Populer


MAUNG MARABES

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Polda Sumsel Perkuat Soliditas Internal, Kapolda Tekankan Kesiapsiagaan dan Akuntabilitas Anggaran

 



PALEMBANG — Memasuki hari pertama kerja usai cuti bersama Idul Fitri 1447 H, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho memimpin apel pagi sekaligus halal bihalal bersama jajaran di Halaman Mapolda Sumsel, Rabu (25/3/2026) pukul 07.00 WIB.



Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, serta seluruh Pejabat Utama (PJU) dan personel Polda Sumsel.


Momentum ini menjadi penanda dimulainya kembali aktivitas kedinasan sekaligus ajang konsolidasi internal untuk menyelaraskan arah kebijakan Polda Sumsel pascalebaran.


Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadhan, Idul Fitri, hingga Hari Raya Nyepi.


Menurut Kapolda, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi yang kuat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, ASN, serta seluruh elemen masyarakat.


“Keberhasilan pengamanan ini adalah hasil kerja bersama. Ini menjadi modal kepercayaan publik yang harus kita jaga dan tingkatkan,” tegas Kapolda.


Kapolda menegaskan bahwa meskipun telah memasuki masa kerja normal, Operasi Ketupat 2026 belum resmi berakhir dan masih berlangsung hingga pukul 24.00 WIB.


Seluruh personel diminta tetap siaga penuh, khususnya dalam memantau dinamika arus balik dan situasi kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan.


Instruksi ini menegaskan komitmen Polda Sumsel untuk menutup rangkaian operasi dengan standar pengamanan tertinggi.


Selain pengamanan arus balik, Kapolda juga menyoroti potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sebagai ancaman yang harus diantisipasi sejak dini.


Berdasarkan data dan prediksi BMKG, musim kemarau tahun 2026 diperkirakan datang lebih awal dan cenderung lebih kering dibandingkan tahun sebelumnya, dengan puncak terjadi pada Juli hingga Agustus.


Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan titik panas (hotspot) yang dapat berkembang menjadi kebakaran.


Kapolda menginstruksikan seluruh jajaran untuk segera memperkuat langkah mitigasi, termasuk:

* Sinergi lintas instansi

* Pemetaan wilayah rawan

* Edukasi kepada masyarakat

* Pencegahan praktik pembakaran lahan


“Karhutla tidak bisa ditangani secara sektoral. Kita harus bergerak bersama dan lakukan pencegahan sejak dini,” tegas Kapolda.


Kapolda juga memberikan penekanan tegas kepada seluruh Satuan Kerja (Satker) untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program kerja dan penyerapan anggaran tahun 2026.


Ia menegaskan bahwa kinerja institusi tidak boleh hanya bersifat administratif, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Program kerja tidak boleh hanya selesai di atas kertas. Harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.


Apel pagi dilanjutkan dengan kegiatan halal bihalal yang diwarnai saling bersalaman antar personel.


Momentum ini menjadi simbol penguatan soliditas internal sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan kepemimpinan yang responsif dan terarah.


“Kapolda tidak hanya mengapresiasi capaian, tetapi juga langsung memetakan tantangan ke depan. Ini menunjukkan Polda Sumsel selalu siap menghadapi dinamika yang berkembang,” ujarnya.


Apel perdana dan halal bihalal Idul Fitri 1447 H ini menegaskan bahwa Polda Sumatera Selatan tidak berhenti pada momen seremonial, melainkan langsung bergerak menghadapi tantangan ke depan.


Di bawah kepemimpinan Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, seluruh jajaran berkomitmen untuk Menuntaskan Operasi Ketupat 2026 dengan optimal, Mengantisipasi Karhutla secara proaktif serta Meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Polda Sumsel hadir sebagai institusi yang responsif, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Modus Minta Bantuan Step Motor, Dua Pemuda Dibegal Di Kebun Tebu, Satu Pelaku Residivis Berhasil Ditangkap, Satu Lagi Buronan

 


Tulang Bawang, Selasa (24/03/2026) – Kecepatan dan ketangkasan anggota Unit Reskrim Polsek Menggala bersama Tim Tekab 308 Polres Tulang Bawang kembali teruji. Berkat kerja keras dan penyelidikan yang mendalam, kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) yang terjadi di areal perkebunan tebu PT. Sweet Indo Lampung KM.06, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, berhasil diungkap dalam waktu singkat. Peristiwa yang menimpa dua pelajar ini terjadi pada Sabtu, 21 Maret 2026, sekitar pukul 19.00 WIB.

 


Kasus ini bermula ketika korban Angga Ruparulian Hutagalung (18) dan Dika Ariansyah (17), keduanya pelajar, berboncengan menggunakan sepeda motor milik Dika berencana menjemput kerabat. Di tengah perjalanan, mereka berpapasan dengan dua orang laki-laki yang berpura-pura meminta bantuan untuk menyalakan motor yang mogok. Dengan niat baik, korban bersedia membantu. Namun, niat suci itu justru menjadi pintu masuk bagi kejahatan.

 

Setelah korban terjebak dalam perjalanan jauh hingga ke area perkebunan, kedok kedua pelaku terbuka. Terjadi pemaksaan dan ancaman kekerasan, bahkan korban diancam akan dibunuh jika tidak menyerahkan barang berharga. Akibat peristiwa ini, korban kehilangan satu unit HP Infinix Smart 9 dan satu unit sepeda motor Honda Beat hitam yang baru dibeli dua minggu sebelumnya. Total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp3.000.000.

 

"Kami menerima laporan dengan cepat dan langsung memerintahkan jajaran untuk turun tangan. Ini adalah kejahatan yang memanfaatkan kebaikan hati, tentu tidak bisa kami biarkan dan harus ditindak tegas," tegas Kapolsek Menggala, IPTU Yusrizal, S.H., saat dikonfirmasi.

 

Berdasarkan hasil penyidikan, pihak kepolisian berhasil mengamankan satu tersangka yang berinisial R (23), warga Kampung Bakung Ilir, Kecamatan Gedung Meneng. Yang mengejutkan, pelaku ini ternyata bukan orang baru dalam dunia kriminal. Ia tercatat sebagai residivis kasus pencurian pada tahun 2023. Sementara itu, satu rekannya yang dikenal dengan panggilan Bus masih dalam pengejaran dan ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

 

Dalam operasi penangkapan, pelaku R sempat berusaha meloloskan diri saat akan dibawa ke kantor polisi, namun upaya itu gagal berkat kerjasama yang solid antara anggota kepolisian dan warga sekitar yang sigap. Pada Minggu, 22 Maret 2026, sekitar pukul 11.00 WIB, barang bukti berupa motor dan HP korban juga berhasil ditemukan dan diamankan di areal kebun tebu PT. SIL.

 

Tersangka kini telah diamankan di Polsek Menggala untuk menjalani proses hukum. Ia dijerat dengan Pasal 479 ayat (2) huruf d atau Pasal 479 ayat (1) Jo Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman penjara yang berat.

 

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tetap berhati-hati saat berinteraksi dengan orang asing di jalanan, meskipun permintaan mereka terlihat sepele. Kepolisian akan terus bekerja maksimal untuk menciptakan rasa aman dan menindak tegas setiap pelaku kejahatan," tegas IPTU Yusrizal.

 

Hingga saat ini, penyidikan masih berlangsung untuk melengkapi berkas perkara serta upaya penangkapan terhadap DPO yang masih buron. Masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan pelaku yang melarikan diri diharapkan dapat melaporkannya ke kantor polisi terdekat.


(IF)

Antisipasi Lonjakan Arus Balik Lebaran, Polres Lampung Utara Siagakan Personel di Titik Rawan Kemacetan

 


Lampung Utara – Mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran, Polres Lampung Utara menyiagakan personel di sejumlah titik rawan kemacetan, Selasa (24/3/2026).



Penempatan personel ini difokuskan pada titik-titik strategis yang kerap mengalami peningkatan volume kendaraan, di antaranya Simpang Lampu Merah Kebun 4, Tugu Alamsyah RPN, kawasan Candimas, serta Simpang Propau.


Personel Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Lampung Utara tampak berjaga dan melakukan pengaturan arus kendaraan guna memastikan kelancaran lalu lintas serta mencegah terjadinya kepadatan yang berpotensi menimbulkan kemacetan panjang.


Selain pengaturan lalu lintas, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengendara agar tetap mematuhi aturan berlalu lintas, menjaga kondisi kendaraan, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan arus balik.


Kapolres Lampung Utara, AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa langkah ini merupakan upaya preventif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Kami telah menempatkan personel di titik-titik rawan kemacetan untuk mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran. Diharapkan dengan kehadiran petugas, arus lalu lintas dapat berjalan lancar dan masyarakat merasa aman selama perjalanan,” ujar IPTU Herawati.


Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap tertib berlalu lintas, mematuhi rambu-rambu, serta tidak memaksakan diri apabila kondisi tubuh lelah saat berkendara.


Dengan kesiapsiagaan personel di lapangan, diharapkan arus balik Lebaran di wilayah Lampung Utara dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.(*)

Dua Rumah Warga Ludes Terbakar, di Pekon Kenali

 



Lampung Barat, – Duka menyelimuti Pekon Kenali, Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat, setelah peristiwa kebakaran yang terjadi pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan dua unit rumah warga hangus terbakar dan menimbulkan kerugian materi yang diperkirakan cukup besar.



Salah satu rumah yang terdampak diketahui milik Sopian. Api diduga berasal dari satu titik dan dengan cepat membesar sebelum merembet ke bangunan lain di sekitarnya.



Kondisi ini diperparah oleh karakteristik bangunan yang mayoritas berupa rumah panggung berbahan kayu serta jarak antar rumah yang relatif berdekatan, sehingga api dengan mudah menyebar.


Seorang warga mengungkapkan, api awalnya terlihat dari satu rumah dan dalam waktu singkat langsung membesar hingga menjalar ke rumah lainnya.


“Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, namun kobaran api yang semakin besar membuat dua rumah tidak dapat diselamatkan,” ujarnya.


Warga lainnya juga menyebutkan suasana sempat diliputi kepanikan karena api terus membesar dan dikhawatirkan merambat ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi.


Upaya pemadaman kemudian dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat hingga api akhirnya berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke bangunan lainnya.


Meski demikian, warga masih berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru.


Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan belum dapat dipastikan. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materi diperkirakan cukup besar akibat dua rumah yang ludes terbakar.


(IF)

Personel Call Center 110 Polres Lampung Utara All Out Layani Masyarakat di Hari Ketiga Idul Fitri 1447 H

 


Lampung Utara — Memasuki hari ketiga perayaan Idulfitri, jajaran Polres Lampung Utara terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Salah satunya melalui optimalisasi layanan Call Center 110 yang disiagakan selama 24 jam penuh. Senin (23/3/26). 



Layanan ini menjadi garda terdepan dalam menerima berbagai laporan masyarakat, mulai dari gangguan keamanan dan ketertiban, kecelakaan lalu lintas, hingga permintaan bantuan darurat lainnya selama momen Lebaran.


Kapolres Lampung Utara, AKBP Deddy Kurniawan, melalui Kasi Humas Iptu Herawati, menyampaikan bahwa seluruh personel telah disiagakan secara maksimal guna memastikan setiap laporan masyarakat dapat ditangani dengan cepat dan tepat.


“Di hari ketiga Idulfitri ini, personel kami tetap siaga penuh. Layanan Call Center 110 kami optimalkan untuk memberikan respons cepat terhadap setiap kebutuhan masyarakat. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar IPTU Herawati mewakili Kapolres.


Ia juga menambahkan bahwa selain menerima laporan, petugas turut memberikan informasi serta panduan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan, khususnya terkait situasi arus balik Lebaran.


Dengan kesiapsiagaan tersebut, Polres Lampung Utara berharap masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan, tanpa adanya gangguan yang berarti di wilayah hukum setempat.(IF)

Wisatawan Lampung Barat yang Terseret Arus, di Selamatkan Petugas Pantai Mandiri

  



Pesisir Barat, - Momen libur Lebaran di Pantai Mandiri yang semula dipenuhi suasana santai dan keceriaan wisatawan, mendadak berubah mencekam, Sabtu (21/3) sore.


Seorang wisatawan asal Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat nyaris kehilangan nyawa setelah terseret arus kuat saat berenang di area rawan sekitar pukul 15.50 WIB.


Beruntung, kesigapan petugas penjaga pantai gabungan berhasil menggagalkan tragedi tersebut melalui aksi penyelamatan dramatis di tengah derasnya ombak.


Salah satu petugas dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Pemkab Pesisir Barat, Akbar M Firqal, mengungkapkan bahwa peristiwa bermula saat korban bersama rombongannya mencoba berenang agak jauh dari bibir pantai.


“Korban ini rombongan dari Liwa, Lampung Barat. Sebelumnya sudah sempat diperingatkan oleh petugas BPBD agar tidak berenang terlalu ke tengah karena kondisi arus cukup berbahaya,” jelas Firqal saat dikonfirmasi.


Namun, imbauan tersebut tidak diindahkan. Tak lama kemudian, ombak besar datang disertai arus bawah laut yang kuat dan tiba-tiba menyeret salah satu rekan korban menjauh dari tepian.


Melihat rekannya dalam bahaya, korban berinisiatif memberikan pertolongan. Namun nahas, upaya tersebut justru membuat dirinya ikut terseret arus yang semakin kuat.


“Awalnya dia mau membantu temannya yang terbawa arus, tapi justru dia yang semakin jauh terseret ke tengah,” ujarnya.


Teriakan minta tolong yang memecah suara deburan ombak langsung memicu respons cepat dari para petugas di pos pengawasan.


Tanpa pikir panjang, Firqal berlari menuju lokasi kejadian sambil melepaskan sepatu, lalu terjun ke laut untuk melakukan penyelamatan.


“Saya langsung inisiatif turun setelah mendengar teriakan. Alhamdulillah korban berhasil kami evakuasi,” katanya.


Proses penyelamatan berlangsung menegangkan, namun berhasil dilakukan berkat kerja sama tim gabungan dari BPBD serta bantuan seorang warga setempat yang berada di lokasi.


Korban akhirnya berhasil dievakuasi menggunakan peralatan keselamatan berupa ring buoy dan langsung dibawa ke tepi pantai dalam kondisi selamat.


Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Barat membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan data yang dihimpun, insiden terjadi di area bibir pantai yang memang dikenal memiliki arus bawah laut cukup kuat.


Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para wisatawan agar selalu waspada dan mematuhi setiap imbauan petugas, terutama saat beraktivitas di kawasan pantai.


Pemerintah setempat pun kembali menegaskan pentingnya keselamatan selama berwisata, khususnya di momen libur Lebaran yang identik dengan meningkatnya jumlah pengunjung.


“Kami mengimbau kepada seluruh wisatawan agar tidak berenang di zona berbahaya dan selalu mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama,” tutupnya.


(Red)

Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kapolda Lampung Ajak Personel Perkuat Persaudaraan dan Semangat Pengabdian

 



Lampung Selatan, Sabtu (21/3/2026) — Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama Wakapolda Lampung, Pejabat Utama (PJU) Polda Lampung, personel, Bhayangkari, dan masyarakat di Lapangan Mini Soccer Mapolda Lampung. 



Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat soliditas internal, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat.


Pelaksanaan Sholat Idul Fitri berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. 


Kebersamaan antara pimpinan, personel, Bhayangkari, dan masyarakat mencerminkan kekompakan keluarga besar Polda Lampung dalam merayakan hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan.


Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan, Sholat Idul Fitri yang dilaksanakan bersama di Mapolda Lampung tidak hanya bermakna sebagai ibadah, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat sinergi, dan meneguhkan soliditas antarpersonel Polda Lampung. 


Menurutnya, nilai-nilai Idul Fitri harus menjadi energi moral untuk menjaga kekompakan, meningkatkan profesionalisme, dan memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.


Usai pelaksanaan Sholat Idul Fitri, kegiatan dilanjutkan dengan halal bihalal di Mapolda Lampung. 


Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan tampak mewarnai kegiatan tersebut saat pimpinan, personel, Bhayangkari, dan masyarakat saling bersalaman serta bermaafan dalam nuansa Hari Raya Idul Fitri.


Melalui momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus menjaga soliditas internal, memperkuat sinergi, serta meningkatkan kualitas pengabdian dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang Presisi, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat


(IF)