Postingan Populer


This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label . TNI. POLRI /. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label . TNI. POLRI /. Tampilkan semua postingan

Polda Lampung Ungkap Kasus Pencampuran Bahan Bakar Minyak Pertalite, 2 Tersangka Diamankan

 


Lampung - Polda Lampung melalui Ditreskrimsus Polda Lampung kembali ungkap kasus tindak pidana berupa memasukkan atau mencampur bahan bakar minyak BBM jenis pertalite dengan minyak mentah di dua SPBU di Lampung Tengah. Rabu(7/5/25)

Dirkrimsus Polda Lampung Kombes Derry Agung menyampaikan terungkapnya kasus ini setelah adanya keluhan masyarakat terkait BBM jenis Pertalite yang mereka isi. Setelah itu anggota lakukan penyelidikan dari mulai depo tempat para tersangka diwilayah Lampung Tengah. 


Setelah dilakukan pengecekan di SPBU di Jalan Proklamator, Lampung Tengah, ditemukan bahwa BBM Pertalite yang dibongkar sebanyak 8.000 liter tidak sesuai standar yang dikeluarkan oleh Depot Pertamina Panjang. Pengecekan densitas dan temperatur menunjukkan ketidaksesuaian dengan faktur pengiriman resmi.


Kedua tersangka yakni A dan MI yang bertugas sebagai kenek dan sopir mengaku telah memuat BBM Pertalite dari Depot Pertamina Panjang, modus yang digunakan pelaku yaitu berhenti di sebuah lahan kosong di Jalan Soekarno-Hatta, Bandarlampung. Di lokasi tersebut, mereka membongkar dan mengurangi 6.000 liter BBM Pertalite asli dan menggantinya dengan minyak lain berwarna putih (bening) untuk mendapatkan keuntungan ilegal.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 54 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi juncto Pasal 55 dan 56 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 6 tahun dan denda hingga Rp60 miliar.

"Kami tengah melakukan pengembangan untuk lebih lanjut dan telah mengamankan beberapa BB, jadi pelaku ini membawa BBM dari depo menuju SPBU kemudian mengganti BBM dengan minyak mentah, sehingga bisa saja tercampur di lokasi SPBU”, kata Dirkrimsus

“Kedua tersangka telah beroperasi selama 6 bulan dengan frekuensi 1-2 kali per minggu", tambahnya

Kombes Pol Derry Agung Wijaya selaku Dirreskrimsus menyatakan bahwa kasus ini merupakan bentuk komitmen Polda Lampung dalam memberantas praktik ilegal yang merugikan negara dan masyarakat.

“Kami tidak toleransi terhadap segala bentuk pemalsuan BBM yang dapat merusak kualitas bahan bakar dan merugikan konsumen, saat ini berkas perkara telah dinyatakan lengkap (P-21), dan kami akan segera mengirimkan tersangka beserta barang bukti ke JPU untuk proses hukum lebih lanjut," tegas Direktur Reskrimsus.

(IF)

Akses Makin Mudah, TMMD ke-124 Kodim 0422/LB Bangun Jalan di Pekon Pemerihan

 


Pesisir Barat – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 tahun 2025 yang dilaksanakan oleh Kodim 0422/Lampung Barat terus menunjukkan hasil nyata bagi masyarakat. Salah satu sasaran fisik utama adalah pembangunan jalan di Pekon Pemerihan, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat.


Pembangunan jalan ini bertujuan untuk membuka akses yang lebih mudah bagi warga setempat, khususnya dalam mendukung kegiatan perekonomian, pendidikan, dan mobilitas sehari-hari. Sebelumnya, kondisi jalan yang rusak dan sulit dilalui kerap menyulitkan warga, terutama saat musim hujan.


Komandan Kodim 0422/LB Letkol Inf Rinto Wijaya, S.A.P., M.I.Pol., M.H., menjelaskan bahwa TMMD merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun infrastruktur desa.



“Dengan dibangunnya jalan ini, kami harap aktivitas warga menjadi lebih lancar, serta membuka peluang pengembangan ekonomi dan sosial masyarakat Pekon Pemerihan,” ujarnya.


Program TMMD ke-124 ini mendapat sambutan positif dari warga. Tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasinya atas kehadiran TNI yang langsung terjun membantu pembangunan desa mereka.


Selain kegiatan fisik, TMMD juga menggelar kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, dan pelayanan kesehatan gratis sebagai bentuk pengabdian menyeluruh kepada masyarakat.

TMMD ke-124 diharapkan tidak hanya memperkuat infrastruktur, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam semangat gotong royong dan kebersamaan.

(IF)

Polres Lampung Barat Adakan giat Binrohtal

 


Lampung Barat – Dalam upaya membentuk pribadi personel Polri yang berintegritas, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab, Polres Lampung Barat melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang diikuti oleh seluruh anggota Polres Lampung Barat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 8 Mei 2025, pukul 09.00 WIB bertempat di Masjid Al-Ikhlas Polres Lampung Barat.


Acara diawali dengan sambutan dan arahan dari Kapolres Lampung Barat AKBP Rinaldo Aser, SH, SIK, MSI, yang secara langsung memimpin kegiatan tersebut. Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya pembinaan rohani bagi setiap anggota Polri sebagai landasan moral dalam menjalankan tugas, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Binrohtal kali ini menghadirkan Ustad Ahyar sebagai penceramah. Dalam tausiahnya, beliau mengajak seluruh personel untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT di tengah tuntutan tugas yang semakin kompleks. Ustad Ahyar juga menyampaikan pesan-pesan moral dan motivasi untuk tetap menjaga integritas dan menjauhi segala bentuk pelanggaran serta penyalahgunaan wewenang.


Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran spiritual anggota, menjadikan ibadah sebagai landasan kerja, dan mempererat rasa persaudaraan di lingkungan Polres Lampung Barat.


Kapolres menambahkan bahwa kegiatan Binrohtal akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pembinaan internal guna menciptakan personel yang profesional, humanis, dan berjiwa Bhayangkara sejati.

Dengan kegiatan ini, Polres Lampung Barat berharap dapat menciptakan suasana kerja yang harmonis dan meningkatkan kinerja kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Lampung Barat.                                           

(IF)

Harmoni TNI dan Rakyat: Yasinan Bersama Satgas TMMD ke-124 Kodim 0422/LB di Pekon Pemerihan


Pesisir Barat – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan membangun kedekatan spiritual dengan masyarakat, Satgas TMMD ke-124 Kodim 0422/Lampung Barat menggelar kegiatan Yasinan bersama warga di Posko TMMD yang berlokasi di Pekon Pemerihan, Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Kamis malam 07Mei2025



Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan non-fisik yang dilakukan Satgas TMMD, selain pekerjaan fisik seperti pembukaan badan jalan dan perapihan parit. Yasinan bersama ini diikuti oleh personel TNI, aparat pekon, tokoh agama, dan masyarakat sekitar, berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan.


Komandan Satuan Tugas TMMD ke-124, Letkol Inf Rinto Wijaya, S.A.P., M.I.Pol., M.H., melalui Dan SSK TMMD, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan ini merupakan bagian dari pembinaan rohani sekaligus bentuk syukur atas kelancaran program yang sedang berjalan.


“Kegiatan ini bukan hanya untuk mempererat hubungan TNI dengan masyarakat, tapi juga sebagai wujud syukur dan doa bersama agar seluruh rangkaian TMMD diberikan kelancaran serta keberkahan,” ujarnya.


Sementara itu, tokoh agama setempat, Ustaz Mukhlisin, mengapresiasi kehadiran Satgas TMMD yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek spiritual dan sosial masyarakat. “Ini sangat positif. Masyarakat merasa dihargai dan diajak dalam suasana yang penuh keakraban,” katanya.


Setelah pembacaan Yasin dan doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan diskusi ringan antara Satgas TMMD dan warga. Momen ini dimanfaatkan untuk saling mengenal lebih dekat dan mendengarkan aspirasi masyarakat terkait program TMMD.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat semakin kuat, dan keberadaan TMMD benar-benar dirasakan manfaatnya secara menyeluruh oleh masyarakat Pekon Pemerihan.


(IF)

Kapolda Lampung Audiensi Dengan Kajati Lampung yang Baru, Sinergitas Penegakan Hukum Diperkuat

 


Lampung – Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menerima kunjungan audiensi dari Pejabat Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung yang baru Danang Suryo Wibowo, bertempat di Ruang Tamu Kapolda Lampung, Selasa (6/5/2025)

Kegiatan ini diawali dengan penyambutan dan perkenalan antara Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika beserta jajaran dengan Kajati Lampung yang baru dilantik. 

Turut Hadir WakaPolda Lampung Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, beberapa Pejabat Utama Polda Lampung seperti Irwasda, Direktur Reskrimsus, Direktur Resnarkoba, Direktur Reskrimum, Direktur Intelijen Dan Keamanan, serta Direktur Polairud.


Sementara itu dari Kejaksaan Tinggi Lampung turut hadir pejabat Asintel, Koordinator Pidum, Kasi Tindak Pidana Umum, Kasi Narkotik, Kasi Teroris, Kasi Tindak Pidana Orang dan Harta Benda.


Audiensi ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi Polda Lampung dengan Kejati Lampung sekaligus untuk memperkuat koordinasi dan menjalin sinergitas antar institusi penegak hukum


Selanjutnya, kedua pihak membahas penguatan kerja sama dalam penegakan hukum di wilayah Provinsi Lampung, termasuk peningkatan koordinasi dalam menangani kasus-kasus pidana serta pelayanan hukum yang berkeadilan bagi masyarakat.


Irjen Pol Helmy Santika selaku Kapolda Lampung dalam kesempatan ini menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kajati Lampung yang baru dan menegaskan komitmen untuk terus bersinergi guna menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Kami menyambut baik silaturahmi ini sebagai langkah awal memperkuat kolaborasi antara Polri dan Kejaksaan dalam penegakan hukum, Sinergi yang solid sangat penting untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Lampung,” ujar Kapolda.


“Silaturahmi ini sebagai upaya kolaboratif antara Polda Lampung dan Kejaksaan Tinggi Lampung, sehingga kami berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi guna mendukung penegakan hukum yang efektif dan berkeadilan di Provinsi Lampung,” jelasnya 

Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Diharapkan melalui pertemuan ini, kerja sama antara Polda Lampung dan Kejati Lampung semakin solid demi terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Lampung.


(IF)

Upacara Pembukaan TMMD ke-124 Kodim 0422/LB Resmi Digelar di Kabupaten Pesisir Barat

 

Pesisir Barat – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0422/Lampung Barat resmi dibuka dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat di Kabupaten Pesisir Barat, Senin (6/5/2025).


Upacara pembukaan yang digelar di Lapangan Pekon (Desa) Pemerihan, Kecamatan Bangkunat ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Pesisir Barat, pejabat TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang antusias menyambut kegiatan tersebut.

Letkol Inf Rinto Wijaya, S.A.P., M.I.Pol.,M.Han.  dalam sambutannya menyampaikan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi TNI dengan pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan wilayah pedesaan. TMMD ke-124 ini mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional Diwilayah”.

“Kegiatan TMMD ini mencerminkan komitmen TNI untuk hadir di tengah-tengah masyarakat, membangun kebersamaan dan menjawab kebutuhan masyarakat, baik dari segi pembangunan infrastruktur maupun non-fisik,” 

Adapun sasaran fisik pada TMMD ke-124 kali ini mencakup pembangunan jalan penghubung antardesa, renovasi rumah ibadah,Selain itu, juga dilakukan penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, serta pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat.

Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan dalam sambutannya mengapresiasi peran TNI yang secara konsisten hadir membantu pemerintah daerah dalam membangun wilayah yang masih tertinggal.

“Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan membawa manfaat besar bagi masyarakat, khususnya di daerah-daerah terpencil yang membutuhkan perhatian lebih,”

Kegiatan TMMD ke-124 akan berlangsung selama satu bulan ke depan, dengan melibatkan personel TNI, Polri, serta masyarakat sekitar secara gotong royong.







(IF)

Tim Kesehatan TMMD Ke-124 Kodim 0422/Lampung Barat Kembali Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis

 


Lampung Barat – Dalam rangka pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, Kodim 0422/Lampung Barat melalui Tim Kesehatan kembali menggelar pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan warga di wilayah pelosok yang menjadi sasaran program TMMD.


Pelayanan kesehatan diberikan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, mencakup pemeriksaan umum, pengobatan ringan, hingga penyuluhan kesehatan. Dengan pendekatan jemput bola, tim kesehatan mendatangi warga yang mengalami kesulitan untuk mengakses fasilitas medis.

Komandan Kodim 0422/Lampung Barat Letkol Inf Rinto Wijaya, S.A.P., M.I.Pol., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari program TMMD, karena selain pembangunan fisik, kesejahteraan masyarakat dari sisi kesehatan juga menjadi prioritas.


"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya merasakan manfaat dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Inilah wujud kemanunggalan TNI dan rakyat," ujarnya.


Masyarakat menyambut baik kegiatan ini dan berharap pelayanan serupa dapat terus dilakukan secara berkala, terutama di daerah-daerah yang jauh dari pusat layanan kesehatan.


TMMD ke-124 ini akan terus berlangsung dengan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, baik secara fisik maupun non-fisik, sebagai komitmen TNI dalam mendukung pembangunan nasional dari tingkat desa.


(IF)

Dugaan Pungli PTSL Di Pekon Padang Cahya Resmi Di Laporkan LMPP Ke Kejaksaan Negeri Liwa Lampung Barat

 

Lampung Barat, - Sempat viral soal dugaan pungli Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ( PTSL) di Pekon Padang Cahya, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat, Lampung. 


Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)adalah program pemerintah untuk mendaftarkan tanah secara serentak, khususnya bagi tanah yang belum memiliki sertifikat, yang bertujuan untuk memberikan jaminan kepastian hukum dan hak atas tanah bagi masyarakat. 



Namun terkait adanya program tersebutustru dimanfaatkan oleh oknum - oknum demi

mendapatkan keuntungan pribadi. 



Berdasarkan viral nya pemberitaan dugaan pungli PTSL

Di Pekon Padang Cahya, tim Laskar Merah Putih Perjuangan

(LMPP) melaporkan hal tersebut ke Kejaksaan Negeri Liwa 

Lampung Barat. 



Dalam Laporan nya, 

Program PTSL adalah Program Tanah Sistematis Lengkap dari

Pemerintah Republik Indonesi. Program ini bertujuan untuk membantu

masyarakat/rakyat Indonesia dan demi terlaksananya program ini,.

pemerintah mematok biaya pembuatan sertipikan tanah Sistematis

Lengkap PTSL dan Untuk di wilayah Provinsi lampung biaya Pembuatan

sertifikat tanah dipatok senilai Rp.200.000.00 ( Dua Ratus Ribu

Rupiah ) per-1 Sertifikat dan biaya ini. sesuai dengan ketentuan

Surat Keputusan Bersama SKB 3 Menteri: Menteri ATR/BPN, Menteri

Dalam Negeri dan Menteri Desa Tertinggal dan Transmigrasi

No.25/SKB/V/2017.


Namun fakta yang terjadi di Pekon padang Cahya kecamatan Balik

Bukit kabupaten Lampung barat tidak sesuai dengan SKB 3 Menteri; Ka

si Pembangunan Selaku penerima Biaya Pembuatan sertifikat tanah

telah mematok biaya pembuatan sertifikat tanah sistematis lengkap

PTSL Senilai Rp.55O.000.00 ( Lima Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah ),

Biaya ini sesuai dengan yang tertulis didalam Kuitansi Resmi yang

di Keluarkan Oleh Pemerintahan Pekon Padang Cahya, hal itu dapat

dilihat di Kuitansi Pembayaran Pelunasan dari warga/pemohon PTSL

dan dikuitansi tersebut Terdapa Stempel Atas Nama Peratin Pekon

Pdang Cahya.


2- Bedasarkan dari Pemberitaan yang telah Beredar di lampung barat;

Penerbit. Media Online Sinar Lampung dan Media Online Bongkar Post.

Merilis jika Biaya Pembuatan sertifikat tanah, Program Tanah

Sitematis Lengkap PTSL nominal biayanya berfreasi dari

Rp.550.000.00 sampai dengan Rp.600.000.00 , Per̵Sertifikat dan untuk



jumlah Pemohon yang ikut Program Tanah Sitematis Lengkap PTSL pada

tahun 2024 Mencapai 340 Warga.

“Dan Dari Poin ke̵2 ini dapat diperkirakan jika dihitung dari biaya

Rp.550.000.00 kemudian nimonal biaya tersebut dikurang

Rp.350.000.00 kemudian Rp.350.000.00 dikalikan dengan Jumlah

pemohon 340 Warga maka Kasi Pembangunan dan Peratin Pekon padang

cahya mendapat Keuntungan Rp.119.000.000.00 ( Seratus Sembilan

Belas Juta dan beberapa bukti pendukung lain nya. 


Riyan Ketua Investigasi mewakili Dedi Ferdiansyah

 yang merupakan Ketua Organisasi mengatakan bahwa benar

Perihal adanya dugaan tersebut tim LMPP Lampung Barat, 

melaporkan ke Kejaksaan Negeri Liwa. 



"benar perihal dugaan pungli PTSL di Pekon Padang, telah

resmi di laporkan tim LMPP Lampung Barat agar tidak terjadi 

di tempat lain atau Pekon Lain. " tuturnya


Tim LMPP minta Kejari Liwa Lampung Barat, periksa 

oknum - oknum yang di duga melakukan pungli PTSL tersebut, 

Agar menjadi pelajaran dikemudian hari. 


(Tim)

Pemdes Madukoro Bagikan Langsung ke 44 KPM, Salurkan BLT DD TA 2025

Lampung Utara -maungmarabes.com Salurkan BLT DD TA 2025, Pemdes Madukoro bagikan langsung ke 44 KPM. Giat ini tentu saja bertujuan untuk alokasi DD 2025 kepada masyarakat yang membutuhkan. Pastinya ini akan sangat membantu bagi warga Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara. 


"Senin 5 Mei 2025"

Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) yang dibagikan langsung kepada KPM sebanyak 44 orang tersebut berjumlah Rp 1.200.000,- atau penyaluran selama 4 bulan dari Januari hingga April. KPM yang pada saat itu hadir tentu saja merasa senang.

Seperti kata seorang penerima BLT yang enggan disebutkan namanya,”Kami sangat senang menerima BLT DD yang dibagikan oleh pak Kades. Ini akan sangat membantu kami untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari” katanya.

Turut hadir dalam giat tersebut perwakilan dari Kecamatan (Sekcam kota bumi utara), Babinsa, Ketua BPD, pendamping Desa, staf Desa, dan warga penerima BLT. 

Saat dikonfirmasi langsung oleh awak media, Kades Madukoro Johan Andriyanto S.Hut membenarkan hal tersebut.


"Hari ini kami membagikan secara langsung BLT DD TA 2025 kepada 44 KPM. Dimana BLT tersebut kami salurkan selama 4 bulan, dari Januari sampai April. Jumlah yang diterima oleh KPM adalah Rp 1.200.000" ucap Andre.

Giat yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut berjalan lancar dan hikmat. Sebagai penutup, Kades Madukoro menyampaikan harapannya atas giat yang dilaksanakan hari ini.

"Saya berharap, agar BLT DD yang diterima oleh 44 KPM ini bisa membantu dan dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan sehari-hari" tutup Andre.

( Heri s )



Tim Irbansus Inspektorat Lampung Barat Turun Croscek Ke Desa Heni Arong Lakukan Audit Investigatif

 


Lampung Barat, - Soal dugaan tidak sesuai spesifikasi penggunaan material pembangunan jalan rabat beton desa Heni Arong, Kecamatan Lombok Seminung, Kabupaten Lampung Barat, Lampung irbansus Inspektorat turun ke lokasi lakukan Audit investigatif. 


Dugaan material yang di sebut tidak sesuai Spesifikasi seperti material batu cadas (batu besar) dan pasir hitam yang digunakan untuk melakukan pembangunan jalan rabat beton tersebut.


Terkait hal itu, tim Irbansus Ispektorat Lampung Barat turun croscek ke lokasi desa Heni Arong guna melakukan Audit investigatif. 


Berdasarkan Keterangan dari Irbansus Inspektorat Lampung Barat, bahwa untuk kesimpulan hasil Audit investigatif masih dalam proses. 


"Untuk kesimpulan hasil audit investigatif prosesnya masih panjang." ungkap irbansus


Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Liwa Lampung Barat telah menerima laporan dari LMPP namun melalui irbansus inspektorat Lampung Barat, Kejaksaan Negeri Liwa Lampung Barat minta untuk di lakukan Audit, guna mencegah adanya dugaan korupsi. 



Selain itu, Kades desa Heni Arong mengakui soal penggunaan material yang digunakan adalah batu cadas dan pasir hitam, tapi dirinya mengatakan bahwa hal itu di lakukan bersama Pendamping Desa setempat. 


"Untuk pembangunan jalan itu memang pake batu cadas dan pasir hitam, tapi saat pembuatan spj nya kami bersama pendamping Desa. " ujarnya. 


(Tim)

PT. Putra Salsabila Perkasa (PSP) diamankan di Mapolda Sumsel

 


Berdasarkan penyelidikan dan pengintaian yang cukup lama terkait adanya dugaan kegiatan Barter Minyak Ilegal, Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter), Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel, berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap sebuah mobil Transportir Minyak milik "PT. Putra Salsabila Perkasa (PSP)" dengan Nomor Polisi '"BG 8471 NT" di wilayah Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim, Kamis (01/05/2025).


Penindakan ini dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat yang resah terkait dugaan praktik barter minyak Ilegal  yang melibatkan mobil-mobil perusahaan tersebut.


IPTU Hendri, Kanit Tipidter Krimsus Polda Sumsel, ia membenarkan adanya penangkapan tersebut saat dikonfirmasi tim awak media.


"Benar, Unit Tipidter Polda Sumsel telah melakukan penindakan terhadap sebuah mobil tangki milik PT. PSP di wilayah Rambang Dangku. Penangkapan ini adalah hasil dari penyelidikan mendalam berdasarkan laporan masyarakat." ujarnya.


Lebih lanjut, IPTU Hendri menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima aduan terkait aktivitas mencurigakan mobil tangki PT. PSP, termasuk indikasi kuat praktik barter minyak yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat.


"Kita sangat mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi penting. Hal ini membuktikan bahwa senergi antara Kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam memberantas tindak pidana." Ujar Kanit Tipidter Krimsus Polda Sumsel 


Saat ini, mobil transportir beserta sejumlah barang bukti telah diamankan di Mapolda Sumsel untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami jenis minyak yang dibarter dan pihak-pihak lain yang terlibat.


"Tim penyidik masih melakukan pendalaman atas kasus ini, termasuk memeriksa sopir dan pihak terkait untuk mengungkap modus OPERANDI beserta jaringannya." Tegas IPTU Hendri.


Sementara pihak PT. Putra Salsabila Perkasa, hingga berita ini ditayangkan belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan salah satu mobil Transportinya.


Penangkapan ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan memberantas praktik kecurangan serupa di Sumatera Selatan. Polda Sumsel menyatakan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini dan menyeret semua pihak yang terbukti bersalah ke ranah hukum. (RED.TIM)

Pembekuk Hercules, Edward Syah Pernong, Sultan Skala Brak

 


LAMPUNG, – Namanya kembali menggema di ruang publik pada November 2006, ketika sebuah operasi besar-besaran membekuk salah satu preman paling disegani di Jakarta, Hercules, bersama lebih dari seratus anak buahnya. Operasi itu bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga unjuk nyali. Di balik operasi tersebut berdiri sosok polisi pemberani yakni Brigjen Pol (Purn) Edward Syah Pernong, kala itu menjabat sebagai Kapolres Kota Besar Jakarta Barat.



Nyali adalah kata kunci yang mendefinisikan perjalanan karier Edward. “Polisi itu tidak cukup hanya otot, otak, dan nurani. Tanpa nyali, semua itu tidak ada gunanya,” tegasnya. Baginya, nyali adalah bekal utama dalam menghadapi situasi tak terprediksi, dalam mengambil keputusan seketika, dan dalam mempertahankan naluri penegakan hukum di tengah kabut ketidakpastian.


Namun, keberanian Edward tak hanya berbicara di ranah hukum. Di balik seragam dan baret Polri, ia juga memegang peran sakral sebagai seorang raja. Edward Syah Pernong adalah Sultan Pangeran Raja Selalau Pemuka Agung Dengian Paksi Sekala Beghak Yang Dipertuan Agung ke-23—pemimpin tertinggi Kepaksian Pernong, sebuah kerajaan adat yang sudah berdiri sejak abad ke-12 Masehi di Batubrak, Lampung Barat.


Lahir di Jakarta pada 27 Januari 1958, Edward dikukuhkan sebagai raja Kepaksian Pernong pada 19 Mei 1989. Di usianya yang masih relatif muda saat itu, ia mengemban dua tanggung jawab besar: sebagai penegak hukum dan pelestari adat. Dalam dirinya berpadu dua dunia—teknokrat dan tradisionalis, perwira dan pemangku budaya.


Ketika berbicara dalam forum adat maupun seminar kebudayaan, Edward selalu menegaskan pentingnya merawat jati diri masyarakat Lampung. Dalam Seminar Budaya Lampung yang digelar Lembaga Peduli Budaya Lampung (LPBL) pada 29 Juni lalu, ia menyampaikan makalah berjudul Upaya Memperkuat Kearifan Budaya Lokal. Dalam paparannya, Edward mengajak masyarakat adat untuk bangkit dan peduli terhadap tradisi leluhur.


“Kalau bukan kita yang memperjuangkan adat istiadat, siapa lagi?” ujarnya lantang di hadapan peserta. Lebih lanjut, ia mengajak meluruskan persepsi publik tentang budaya Lampung. Menurut Edward, Lampung hanya memiliki satu budaya, yaitu Pepadun, meskipun memiliki dua sistem komunitas adat: Pepadun yang demokratis dan Saibatin yang aristokratis.


Pernyataan itu dianggap monumental oleh budayawan Anshori Djausal. “Selama 20 tahun saya menunggu ada tokoh adat yang berani mengatakan ini. Dan baru sekarang pernyataan itu muncul,” ujarnya penuh haru.


Perjalanan karier Edward di Polri tak kalah menginspirasi. Lulus S-1 Hukum dari UGM pada 1983, ia langsung menempuh pendidikan perwira melalui PPSS. Ia sempat bertugas di PTIK dan mengukir prestasi di berbagai medan, salah satunya saat menjabat Kasat Reserse Polres Metro Bekasi.


Tahun 1995, publik geger oleh kasus pembantaian keluarga Acan. Media massa menyorot kasus ini selama berhari-hari. Dalam tempo hanya sebelas hari, Edward berhasil mengungkap pelaku. Prestasi itu membuatnya dipanggil Presiden Soeharto ke Istana Negara. Ia menerima Lencana Adhi Satya Bhakti atas dedikasinya dalam penegakan hukum.


Kepemimpinan Edward juga terlihat saat menjadi Kapolres Bandung, Palembang, Bekasi, hingga akhirnya Jakarta Barat. Di setiap tempat, Edward meninggalkan jejak keberanian, ketegasan, dan kepekaan sosial.


Sebagai pemimpin adat, Edward tak sekadar menjalankan prosesi simbolik. Ia aktif membina para raja, menjaga marwah adat, dan menyelenggarakan prosesi syukuran terbesar dalam sejarah kepemimpinannya: penobatan putra mahkota Alprinse Syah Pernong. Dalam acara itu, ia menyerukan agar para raja adat bekerja sesuai fungsi dan tanggung jawab, demi marwah kerajaan dan kesejahteraan rakyat.


Didampingi sang istri, Nurul Adiati bergelar Ratu Mas Inton Dalom Ratu Paksi Buay Pernong, Edward menegaskan komitmennya pada adat. “Ini bukan hanya tentang melestarikan simbol, tapi memperkuat nilai dan sistem sosial yang telah diwariskan secara turun-temurun.”


Dalam Edward, kita menyaksikan sosok yang melintasi zaman. Ia adalah jembatan antara masa lalu dan masa kini. Antara kearifan lokal dan sistem modern. Antara hukum adat dan hukum negara.


Edward bukan hanya simbol kekuatan. Ia adalah representasi keberanian yang berakar pada nilai. Seorang perwira yang mengedepankan nyali, seorang raja yang menjunjung tinggi martabat.


Dalam dunia yang semakin pragmatis, Edward Syah Pernong mengingatkan kita bahwa kekuasaan sejati adalah yang berpihak pada nilai, berani pada kebenaran, dan setia pada jati diri. (Red)

KODIKLATAD MERIAHKAN HUT PERSIT KE-79 SEMANGAT SOLIDARITAS DAN KEBERSAMAAN TERPANCAR


Bandung,  Dalam rangka memperingati HUT Persit ke -79 Komandan Kodiklatad, Letjen TNI Mohamad Hasan di dampingi Ibu Ketua Persit KCK PG Kodiklatad Ny Ririx Hasan, menghadiri  acara hari ulang tahun (HUT) ke 79  Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) yang bertempat di Aula Toha Kodiklatad, Rabu (30/4/2025)


Perayaan HUT Persit ke -79 tahun ini mengusung tema “ Persit sehat, pendamping Prajurit hebat, demi bangsa yang kuat”, acara di awali dengan penayangan sejarah singkat Persit KCK, Prakata ketua panitia, Sambutan pembina Persit KCK Gabungan Kodiklatad, Sambutan Ketua Umum Persit KCK melalui penayangan video, pemotongan tumpeng dan di akhiri dengan ramah tamah serta hiburan

Pada kesempatan ini Dankodiklatad menyerahkan potongan tumpeng kepada  Ny Yuliana, istri dari Pelda Deni Kurniadi Staf Denma Kodiklatad atas prestasinya sebagai juara 1 Voly Putri Piala Kartini Tahun 2019 dan Juara 1 Piala Kartini Tahun 2024.


Turut hadir di acara ini Wadan Kodiklatad, Ir Kodiklatad, Para Direktur Kodiklatad, Wair Kodiklatad, Danpusdikpengmilum Kodiklatad, Danpussimpur Kodiklatad, Para Paban Kodiklatad dan Dandenma Kodiklatad.


Dalam sambutannya Komandan Kodiklatad menyampaikan bahwa sebagai pendamping suami, Persit harus dapat membawa dampak positif terutama menjadikan suasana lingkungan keluarga yang nyaman dan damai, karena keharmonisan rumah tangga merupakan salah satu faktor yang sangat penting demi keberhasilan prajurit dalam melaksanakan tugas.


“Tidak ada prajurit yang sukses tanpa dukungan, kesetiaan dan ketulusan seorang istri” ujar Letjen TNI Mohamad Hasan.

(Penerangan Kodiklatad)

Kodim 0422/LB Menerima Audiensi dari Forum Pers Independent Indonesia


Lampung Barat, Liwa - 

Perkuat Kolaborasi, FPII (Forum Pers Indipendent Indonesia) Audiensi dengan Kodim 0422  Lampung barat  Rabu 30/ april / 2025. Bertempat di Markas Kodim lampung -Barat. Di hadir oleh ketua Korwil ,pengurus dan anggota .

Dalam audiensi tersebut, Ketua Fpii, korwil Lampung Barat, memperkenalkan pengurus organisasi dan menjelaskan program-program  kepada Dandim . Ia berharap menjalin sinergi dalam menjalankan program dengan Kodim 0422/LB.

“Kami ingin membangun komunikasi yang baik dengan Kodim 0422, khususnya di bawah kepemimpinan  Letkol Infantri Rinto wijaya .S.AP.M I .Pol .M .Han. Harapannya, kerja sama ini dapat mendukung program-program sosial, kebangsaan, dan kemasyarakatan yang sejalan dengan visi FPII” ujar BUSTAM Atau yang lebih di kenal dengan sebutan pak kumis.


Sementara itu, Dandim 0422, Lampung Barat  mengapresiasi inisiatif FPII  Korwil Lampung barat dalam membangun kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk TNI. Menurutnya, kolaborasi antara Kodim dan Fpii dapat memperkuat hubungan sosial serta mendukung stabilitas dan keamanan di wilayah Lampung Barat.


“Kami membuka ruang kolaborasi, terutama untuk program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, TNI sangat mendukung organisasi seperti FPII yang memiliki visi membangun moral bangsa,” kata Letkol 


Lebih lanjut, Letkol  juga berpesan khususnya bagi generasi muda FPII agar mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat dan positif untuk mendukung masa depan Bangsa dan negara yang kita cinta ini Ia mengingatkan untuk menjauhi hal-hal negatif,


Audiensi ini menjadi langkah awal penguatan sinergi antara korwil FPII Lampung barat dengan Kodim 0422. Ke depan, kedua pihak berencana mengadakan kegiatan bersama yang bersifat edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat luas ,tutupnya


Pertemuan berlangsung pada Rabu, (30/04), di Kantor Kodim 0422 Lampung Barat.


Dalam audiensi tersebut, Ketua FPII, korwil Lampung Barat, memperkenalkan pengurus organisasi dan menjelaskan program-program  kepada Dandim . Ia berharap menjalin sinergi dalam menjalankan program dengan Kodim 0422/LB.


“Kami ingin membangun komunikasi yang baik dengan Kodim 0422, khususnya di bawah kepemimpinan ....? Harapannya, kerja sama ini dapat mendukung program-program sosial, kebangsaan, dan kemasyarakatan yang sejalan dengan visi FPII” ujar BUSTAM Atau yang lebih di kenal dengan sebutan pak kumis.


Sementara itu, Dandim 0422, Lampung Barat. mengapresiasi inisiatif FPII Korwil Lampung barat dalam membangun kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk TNI. Menurutnya, kolaborasi antara Kodim dan FPII dapat memperkuat hubungan sosial serta mendukung stabilitas dan keamanan di wilayah Lampung Barat.


“Kami membuka ruang kolaborasi, terutama untuk program-program yang bermanfaat bagi masyarakat. 


TNI sangat mendukung organisasi seperti Fpii yang memiliki visi membangun moral bangsa,” kata  Rinto wijaya.


Lebih lanjut belau juga berpesan khususnya bagi generasi muda FPII agar mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat dan positif untuk mendukung masa depan Bangsa dan negara yang kita cintai ini. Ia mengingatkan untuk menjauhi hal-hal negatif. 


Audiensi ini menjadi langkah awal penguatan sinergi antara korwil FPII Lampung barat dengan Kodim 0422. Ke depan, kedua pihak berencana mengadakan kegiatan bersama yang bersifat edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat luas ,tutupnya.


(Jurnalis Muda)

Masyarakat Lampung Barat Meminta ke Gubernur Lampung Untuk Menertibkan Kawasan TNBBS

 


Lampung Barat, - Bapak Nisam Masyarakat Lampung Barat khususnya Wilayah Kec. Suoh dan BNS Menyampaikan " bahwasannya masyarakat Kec. Suoh dan BNS Sangat setuju untuk penertipan perambah TNBBS yang bisa berdampak buruk bagi manusia, hewan & tumbuhan itu sendiri" Ujar Nisam

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mencatat adanya sekitar 7.000 perambah yang bermukim dan berkebun di dalam kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

Jumlah tersebut tercatat dari data yang berhasil dihimpun oleh pemerintah daerah dan instansi terkait.


Menyikapi hal ini, Gubernur Lampung bersama Kapolda Lampung Irjen Pol Helmi Santika, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, serta perwakilan dari Balai Besar TNBBS, Dinas Kehutanan, dan BIN Daerah Lampung, menggelar kunjungan ke Kecamatan Bandarnegeri Suoh pada Minggu, 27 April 2025.

Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari sosialisasi terkait penanganan permasalahan perambahan hutan yang telah menjadi persoalan serius.

Menurutnya, penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa perambahan hutan tidak hanya merusak ekosistem tetapi juga berdampak buruk pada kehidupan satwa liar yang ada di kawasan tersebut.


“Kita akan memulai dengan sosialisasi kepada masyarakat dengan pendekatan yang lebih humanis dan edukatif. Masyarakat perlu menyadari bahwa apa yang mereka lakukan tidak hanya melanggar hukum, tapi juga mengancam masa depan lingkungan dan satwa yang hidup di kawasan TNBBS,” ujarnya.


Ia juga menyampaikan bahwa setelah tahap sosialisasi, pemerintah akan membentuk satuan tugas (satgas) gabungan yang melibatkan berbagai instansi terkait, termasuk pemerintah pusat, untuk melakukan relokasi kepada para perambah yang tinggal di dalam kawasan konservasi ini.


Satgas ini nantinya akan bertugas untuk melaksanakan sosialisasi lebih lanjut kepada masyarakat dan juga melakukan relokasi secara bertahap. Kami juga akan mendukung upaya reboisasi untuk mengembalikan fungsi ekosistem hutan TNBBS,” jelasnya.


Sebagai informasi, program reboisasi pernah dilaksanakan pada tahun 2011 dan sempat menghidupkan kembali kawasan hutan yang rusak akibat perambahan.



Namun, sejak 2024, perambahan kembali terjadi, mengancam keberlanjutan ekosistem di kawasan tersebut.


Sementara itu, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmi Santika juga menyampaikan dukungannya terhadap upaya pemerintah dalam menangani permasalahan ini.



Menurutnya, kepolisian siap mendukung penuh proses sosialisasi dan pendekatan persuasif kepada masyarakat.


“Pendekatan pertama yang harus dilakukan adalah edukasi. Kita harus membuat masyarakat paham bahwa merambah hutan dengan tidak memperhatikan keseimbangan alam dapat berimbas buruk, baik bagi mereka sendiri maupun bagi lingkungan. Kita berharap dengan pendekatan yang baik, tidak perlu sampai ada penegakan hukum,” tegasnya.

(Irfan Fajri)