Postingan Populer


This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label INDONESIA. TNI. POLRI. KPK. KejaksaanRI.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INDONESIA. TNI. POLRI. KPK. KejaksaanRI.. Tampilkan semua postingan

Pembangunan Jalan Desa Siku Empat Petulai Dangku Diduga Asal Jadi

 


Muara Enim - Empat Petulai Dangku -, Pemerintah Kabupaten Muara Enim sedang Gencarnya  melaksanakan pembangunan merata di setia Wilayah , seperti di lingkungan Desa Siku Kecamatan Kabupaten Muara Enim melalui Dinas Pekerjaan  Umum Dan Penata Ruang, dengan anggaran APBD Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran 2024


Dengan Pelaksan CV.HASTRA, Nilai Kontrak, Rp. 13.785.665.000.00 dengan Waktu Pelaksanaan 30 hari kerja Kalender,

namun sangat di sayangkan dalam pelaksanaan  pekerjaan Asal Jadi.


Dari Hasil Pantauan Awak media, Pada Jum'at (31/01/2025) di lokasi Pekerjaan Proyek jalan tersebut di temukan  tidak ditata secara rapih sehingga jalan semenisasi ini, dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi padahal pekerjaan ini sudah selesai.


Sesuai hasil temuan wartawan media ini ,sangat miris dan sungguh sangat memprihatinkan melihat proyek jalan tersebut ,


Seorang warga jalan makmur yang enggan disebutkan namanya, saat berada di lokasi di waktu yang sama  mengatakan,"


" Pembangunan jalan ini sangat membingungkan Warga Desa Siku, pada saat dikerjakan jalan tersebut saya saksikan sendiri cara pekerjaannya.


" Selanjutnya menurut dia pelaksanaan pengerjaan proyek Jalan Desa Siku tersebut, tidak dikerjakan dengan baik dan asal jadi, kami masyarakat Desa Siku. menduga ini menyalahi spek dan aturan karna sejak mulai pengurukan pasir pun terlalu tebal, sehingga pengecoran jalan nanti kurang padat nantinya dan pengecoran dinding jln tidak sesuai spek. 


"Lebih lanjut, dirinya sangat kecewa dengan pelaksanaan pengerjaan tersebut karna  cor - corannya tipis ,lebih banyak pasir dari pada semen.Kami minta berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) inspektorat, kejaksaan, Polres  4 petulai dangku yang membidangi Tindak Pidana Korupsi supaya turun langsung ke lapangan untuk meninjau langsung hasil pekerjaan proyek Dana Desa tersebut,"keluhnya 


Hingga berita ini terbit belum bisa Konfirmasi Pihak terkait manapun juga, 


Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan Ayat (12) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers


Bersambung... 

REHAB TEMBOK PENAHAN TANAH DESA PAGAR SARI LAHAT DIDUGA AJANG KORUPSI KADES

 

Pembangunan Rehab Tembok Penahan tanah Desa Pagar Sari Kecamatan Lahat Provinsi Sumatera Selatan bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2024 dilaksanakan Tahun 2025 pada bulan januari  dengan biaya Rp 18.341.000,00 diduga Tanpa ada perencanaan melalui MUSDUS dan MUSDES diduga kuat Proyek ajang Korupsi demi keuntungan Pribadi KADES terindikasi diborongkan bukan dikelola secara swakelola,diduga tidak sesuai RAB,diduga tidak menggunakan pembesian,diduga Anggaran Tahun 2024 direalisasikan ditahun 2025.


Berdasarkan keterangan warga setempat mengaku bernama EMAN 26-01-2025 pembangunan Tembok penahan itu sangat tidak ada ketransparanan terhadap masyarakat bahkan nominal biaya pembangunan sungguh tidak masuk akal tembok hanya berukuran kurang lebih 4X4 Meter dengan harga hampir 20 juta sama dengan pembuatan satu buah rumah, pembuatan tembok itu tanpa ada perencanaan MUSDUS dan MUSDES bahkan mereka para tukang bekerja tanpa ada RAB Gambar hanya berdasarkan arahan serta petunjuk KADES,"ujarnya".


Menurut keterangan salah satu Pemerintah Desa setempat berharap namanya disembunyikan 26-01-2025 kepada awak media ini menuturkan pembuatan tembok pada waktu pembuatan saya komplin dengan tukang kenapa bekerja tanpa ada pembesian dan galian pondasi bahkan lobang resapan hanya menggunakan pohon pisang serta saya selaku pemerintah setempat tidak mengetahui pembuatan tembok,saya kelokasi setelah pengerjaan 50 % itupun diberitahu warga ada pembuatan tembok bahkan dipapan kegiatan tertulis tahun 2024 padahal dibangun bulan januari 2025,"jelasnya".


Salah satu perangkat Desa pagar sari yang meminta namanya jangan ditulis kepada awak media ini 26-01-2025 menuturkan pembangunan tembok itu sangat tidak sesuai karena tembok hanya berukuran 4 Meter menelan biaya delapan belas juta,bahkan pada waktu saya kelokasi pengerjaan sudah setinggi dua (2) meter dan tiba-tiba datang RAB gambar disitu ada pembesian serta galian pondasi,pada saat saya bertanya kepada tukang biarlah seperti itu kata pak Kades,kata tukang udah tempel saja tidak apa-apa.yang tadinya lobang resapan menggunakan pohon pisang diganti dengan pipa,"ujarnya".


"BERSAMBUNG KEEDISI SELANJUTNYA"

RIKA YUSNIA

"TEAM PEMBURU KORUPTOR"

PERPUSTAKAAN DESA TALANG TINGGI KEC PSEKSU KAB LAHAT NYARIS AMBRUK SEPANJANG ALIRAN SUNGAI EMPAYANG BUTUH TEMBOK PENAHAN

 



 Pembangunan Tembok penahan tanah  untuk mencegahnya longsor apa lagi saat musim hujan sedangkan tembok tersebut beradanya di aliran sungai.pada saat musim hujan tanah yang berada di pinggir sungai akan terkikis habis oleh derasnya aliran sungai  adanya tembok penahan tanah kemungkinana besar tanah yang berada di pinggir sungai bisa mencegah terjadinya pengikisan tanah.

 Sungai Empayang yang berada di Desa Talang Tinggi meluap banjir hingga ketinggiannya mencapai 2 hingga 3 meter dan dampak banjir mengikis tanah pondasi perpustakaan yang berdekatan dengan kantor Desa Talang Tinggi  dan rumah salah satu warga yang bernama Triyana berada di pinggir sungai menjadi korban banjir air sungai Empayang,



Triyana,warga Desa Talang Tinggi Kecamatan Pseksu Kabupaten Lahat Provinsi Sumatra Selatan kepada awak media ini via Handphone 25-01-2025 mengatakan

sudah empat kali rumah kami terendam banjir ketinggianya mencapai leher orang dewasa kami tidak bisa mengetahui kapan datangnya banjir sehingga membuat banyak barang-barang di rumah tidak dapat di selamatkan  kami sangat berharap untuk secepatnya di bangun tembok penahan di belakang rumah kami.. tuturnya,


 

Herman warga Desa Talang Tinggi 25-01-2025 menjelaskan, memang setiap Tahun saat musim hujan salah satu rumah warga dan Kantor Desa,perpustakaan selalu terendam banjir bahkan sampai ke jalan setinggi 2 meter.mudah-mudahan di Tahun ini akan di bangun tembok penahan supaya kantor Desa dan perpustakaan bisa di gunakan seperti semula,harapnya,


Aji walasri selaku

Kepala Desa Talang Tinggi Kecamatan Pseksu Kabupaten Lahat Provinsi Sumatra Selatan 25-01-2025 mengatakan,

 banjir di Desa kami membuat saya  menjadi  kawatir dan was was karena saat musim hujan Kantor Desa perpustakaan dan rumah warga menjadi korban terendam banjir sehingga aktivitas kami di kantor Desa di tutup.yang merepotkan lagi alat kantor harus di ungsikan ada sebagian barang kantor kami gantung di atas plapon kantor seperti korsi dan yang lain-lainnya.banguanan perpustakaan yang juga berada di pinggir sungai Empayang sebagian pondasi bangunan sudah mengantung di atas air sungai akibat diri longsor aliran sungai.kami perangkat Desa talang tinggi berinisiatif membuat proposal permohonana pada pemerintah kabupaten agar dapat dibangun dengan mengunakan dana APBD karna untuk dana Desa tidak mencukupi.kami mengajukan normalisasi,tembok penahan aliran sungai dengan  panjangnya kurang lebih 300 meter dan tinggi kurang lebih 4 meter. kami berharap proposal ini dapat segera di realisaisikan di Tahun ini ,harapnya,,



RIKA YUSNIA

"TEAM PEMBURU KORUPTOR"