Postingan Populer


This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Korem 044/Gapo Gelar Apel Pengecekan Kembali Dinas Cuti Lebaran




Palembang – Masih dalam suasa lebaran, Korem 044/Gapo menggelar apel pengecekan setelah prajurit dan PNS melaksanakan dinas cuti lebaran dilanjutkan halal bihalal, bertempat di lapangan apel Makorem 044/Gapo Jl. Jenderal Sudirman Km. 4 Kota Palembang, Selasa (8/4/2025).


Pada kesempatan tersebut, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh prajurit dan PNS yang hadir.


“Saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan yang telah menjalankan dinas cuti lebaran dan bisa berkumpul pada pagi ini, jika selama cuti ada permasalahan agar segera laporkan pada kesempatan pertama,” ucapnya.


“Selain itu, saya juga ucapkan terima kasih bagi anggota yang telah melaksanakan pengamanan selama lebaran, suasana lebaran kali ini berjalan dengan aman, lancar dan kondusif,” tambahnya.


“Secara pribadi dan keluarga besar Korem 044/Gapo saya ucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H, mohon maaf lahir dan batin. Semoga semua ibadah yang telah dilakukan di bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT, dan segala kekurangan, bisa kita perbaiki dengan saling maaf memaafkan dan mudah-mudahan kita semua diberikan keberkahan dan kesehatan sehingga bisa dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan yang akan datang,” tutur Danrem.

Silaturahmi seperti inilah yang akan melahirkan energi, motivasi dan bahkan meningkatkan kerja sama yang baik antara pemimpin dan anggota, sekecil apapun perbuatan dosa yang pernah kita lakukan terhadap sesama, maka pada hari ini kita saling maaf memaafkan, membersihkan diri dan hati kita masing-masing untuk menjadi manusia yang lebih beriman dan bertakwa.


Setelah Apel pengecekan seluruh personel Makorem 044/Gapo mengikuti rangkaian acara halal bihalal.

(Red) 

Pimpin Apel Pagi, Kapolres Lampung Utara Gelar Halal Bihalal Bersama Personel

 


Lampung Utara - maungmarabes.com Ditengah kesibukan pengamanan Idul Fitri 1446 H, Kapolres Lampung Utara  menggelar acara halal bihalal bersama personel di halaman Mapolres setempat. Senin (7/4/25) Pagi.


Nampak barisan mengular panjang untuk bersalam-salaman saling maaf-memaafkan. Halal bihalal dimulai setelah pelaksanaan apel pagi dan diikuti oleh para Pejabat Utama serta seluruh personel Polres Lampung Utara.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan mengatakan, sudah menjadi tradisi, halal bihalal selalu dilakukan dimomen Hari Raya Idul Fitri sebagai budaya saling memaafkan yang merupakan refleksi menekankan sikap persaudaraan, persatuan, dan saling memberi kasih sayang.


"Saya atas nama keluarga dan pimpinan mengucapkan selamat hari raya idul fitri, mohon maaf lahir dan batin, semoga pada momen Idul Fitri ini kita kembali fitri," ujar Kapolres.

Kapolres juga mengatakan tidak ada manusia yang luput dari kesalahan, tidak ada manusia yang sempurna dari itu kita semuanya dengan momen hari raya Idul Fitri harus saling memaafkan.


"Momen yang bagus kita saling memaafkan, sehingga kita bisa bersama-sama menjaga Kamtibmas yang lebih baik lagi di Kabupaten Lampung Utara,” katanya.


( Heri s )


Ka biro Lampung Utara

Jenderal listyo sigit prabowo menyapa para pemudik sambil memberikan bingkisan




Jakarta ~Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo melepas para pemudik pada penetapan one way nasional arus balik Lebaran 2025 di Gerbang Tol Kalikangkung.

Dalam pelepasan tersebut, Kapolri menyempatkan diri menyapa para pemudik dan memberikan bingkisan langsung.“Ini mau pada ke mana?” tanya Kapolri kepada satu mobil pemudik sambil memberikan bingkisan.

“Saya dari Salatiga, Pak, mau ke Jakarta,” jawab pemudik itu.

Selanjutnya, dalam kesempatan itu, Korlantas Polri resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa one way nasional arus balik di Tol Trans Jawa pagi ini. One way nasional arus balik ini diberlakukan mulai dari Km 414 Gerbang Tol Kalikangkung sampai Km 70 Gerbang Tol Cikampek Utama.

Terlihat Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho mendampingi langsung Kapolri di lokasi. Hadir pula beberapa pejabat lain, seperti Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Dirut Jasa Jasa Raharja Rivan Purwantono.

Selain itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo turut hadir mendampingi.

Sebelum one way nasional ini diberlakukan, Korlantas lebih dulu membersihkan lajur dan rest area dari arah Jawa Tengah ke Jakarta. Kendaraan ke arah Jawa Tengah dialihkan ke jalan arteri.

Penerapan rekayasa one way juga dilakukan bertahap. Awalnya Korlantas membuat one way lokal dari Km 70 Tol Japek hingga Km 36.

Kemudian pada Kamis (3/4), lonjakan jumlah kendaraan mulai meningkat sehingga one way lokal diperpanjang mulai Km 188 hingga Km 70, lalu diperpanjang lagi ke Km 219 Tol Pejagan-Pemalang. Seiring berjalannya waktu, volume kendaraan terus meningkat hingga 6 April sebagai puncak arus balik.

(Red) 

Pengunjung Wisata Labuhan Jukung Keluhkan Sampah Berserakan, Dinas Terkait Diminta Segera Merespon Keluhan Tersebut

 



Pesisir Barat,– Keindahan pantai dan pesona alam Wisata Labuhan Jukung ternoda oleh tumpukan sampah yang berserakan di berbagai sudut kawasan tersebut. Keluhan datang dari para pengunjung yang kecewa dengan kondisi lingkungan yang kotor, meski tempat ini seharusnya menjadi destinasi wisata yang asri dan nyaman.  

Sampah Mengganggu Kenyamanan Wisatawan Beberapa pengunjung mengaku terganggu dengan banyaknya sampah plastik, sisa makanan, dan limbah lainnya yang menumpuk di area pantai, tempat duduk, bahkan di sekitar tempat parkir. "Kami datang ke sini untuk menikmati pemandangan laut yang indah, tapi malah disambut pemandangan tidak sedap dan sampah di mana-mana. Sangat tidak nyaman," ujar Riski, salah seorang wisatawan asal martapura provinsi Sumsel 



Melihat kondisi destinasi wisata banyak sampah dimana mana Erwin Goestom Selaku Tokoh masyarakat Pekon kampung Jawa kecamatan pesisir tengah meminta kepada Dinas Terkait Merespons keluhan tersebut, dirinya meminta dinas terkait agar ada Penambahan tempat sampah di titik-titik strategis" Ujar nya 


Keluhan pengunjung Labuhan Jukung mengenai sampah di sekitar kawasan wisata merupakan masalah serius yang perlu segera ditangani. Sampah tidak hanya merusak keindahan alam tetapi juga berdampak negatif terhadap pengalaman wisatawan dan kelestarian lingkungan, sehingga destinasi ini tetap menarik dan nyaman bagi wisatawan. 


(tim)

Plt Ketua GRIB Jaya Kabupaten Pesisir Barat, Wisata Labuhan Jukung Dikelola Secara Transparan

 



MAUNGMARABES.COM-Pesisir Barat – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kabupaten Pesisir Barat menegaskan pentingnya transparansi dalam pengelolaan retribusi hasil wisata di kawasan Labuhan Jukung kecamatan Pesisir Tengah Pernyataan ini disampaikan melihat membludak nya Parkir kawasan pantai labuhan jukung, Kamis (03-04-2025).


Plt Ketua Grib Jaya Kabupaten Pesisir Barat dan juga Menjabat sebagai Ketua OKK DPD Provinsi Lampung Maryanta (Ryan) menekankan bahwa retribusi yang berasal dari aktivitas wisata di Labuhan Jukung harus dikelola secara terbuka dan akuntabel " Dana retribusi ini merupakan kontribusi masyarakat dan pelaku wisata, sehingga penggunaannya wajib dilaporkan secara jelas kepada publik,dimana retribusi itu menjadi salah satu pemasukan PAD kabupaten pesisir barat " ujarnya.  


Dia juga meminta agar mekanisme pemungutan dan alokasi dana retribusi dipublikasikan ke media untuk mencegah penyalahgunaan. "Transparansi akan meningkatkan kepercayaan wisatawan dan masyarakat Pesisir Barat khususnya sekaligus mendorong pengembangan wisata yang berkelanjutan," tambahnya.  


Saya meminta " laporan keuangan retribusi akan dipublikasikan pasca melalui platform digital dan papan informasi di lokasi wisata" tutup Ryan. 


Kawasan Labuhan Jukung, yang dikenal sebagai destinasi wisata bahari dan kuliner, setiap tahunnya menarik ribuan pengunjung. Retribusi dari parkir, tiket masuk, dan menjadi salah satu sumber pendapatan penting bagi daerah.  


GRIB jaya berkomitmen untuk mendorong tata kelola yang baik, termasuk memastikan dana retribusi digunakan untuk perbaikan fasilitas wisata, promosi, dan pemberdayaan masyarakat setempat. 


(tim)

Diskominfo Kota Prabumulih Dinilai Tebang Pilih Bekerjasama, Puluhan Owner Media Kecewa

 



Maungmarabes. Com- Prabumulih - Sejumlah awak media yang bertugas di wilayah Kota Prabumulih menyayangkan kinerja Dinas Komunikasi Dan Informatika (Diskominfo) Kota Prabumulih yang dianggap tidak profesional dalam bekerja, pasalnya pembagian dana publikasi Pemerintah Kota Prabumulih terkesan tebang pilih, Selasa (01/04/2025)


Seperti yang diungkapkan Pewarta Sumsel selaku pemilik media (maungmarabes.com) yang menyayangkan dana publikasi terkesan hanya diperuntukkan pada kelompok atau media tertentu saja, hal ini tentu sangat tidak profesional. jika mau terapkan aturan harusnya transparansi, dengan aturan jangan terkesan tebang pilih,


“Saya merasa kecewa dengan kinerja ASN Kominfo Prabumulih yang mengelola dana publikasi Pemerintah Kota Prabumulih, selain terkesan tertutup juga adanya kesan "anak tiri" bagi media lainnya.


Hal senada juga diungkapkan oleh awak media lain, yang enggan disebutkan namanya, “Saya sudah 3 Tahun lebih menjadi Wartawan di Kota Prabumulih dan saya sangat menyayangkan sikap yang dilakukan oleh Kominfo Kota Prabumulih ini, pasalnya bisa menimbulkan kecemburuan antar sesama awak media, bahkan anak kemarin sore sudah mendapatkan atau bekerjasama, dengan sistem seperti ini dapat menimbulkan pro dan kontra antar sesama awak media terhadap Pemerintah Kota Prabumulih, bebernya.


Sambungnya, “Sikap ini tentu tidak sehat, pasalnya dapat menimbulkan kecemburuan sosial antar sesama wartawan yang sama-sama bertugas di Kota Prabumulih".


Sementara ini Kominfo Kota Prabumulih terapkan aturan dengan sistem yang sangat menyulitkan, dan anehnya lagi pada tahun 2025 sistem satu pintu yang kita tidak tahu bagaimana mekanisme nya, tentunya bagi awak media yang belum bekerja sama banyak menelan rasa kecewa, harusnya Pemerintah akan lebih bijak dalam menyikapi hal seperti ini,


Sementara itu ketika dikonfirmasi awak media melalui Via Pesan WhatsApp, Kepala Dinas Kominfo jawabannya tunggu tahun depan 


menyikapi hal di atas hendaknya ada kejelasan pasti terkait aturan yang ada di dinas kominfo jangan samar-samar hingga tak menimbulkan pro dan kontra.


Jika memang Dinas Kominfo melaksanakan sesuai dengan aturan, maka harus disampaikan bentuk aturannya, apakah Perda, Perwako atau Perwali jangan sampai tidak ada dasar aturannya apalagi hanya aturan secara lisan.


Penulis Pewarta Sumsel



Catatan Redaksi: Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Ayat (11) dan Ayat (12) UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers


Bersambung......... 

Petugas Kebersihan Hingga Penjaga Gerbang Wisata Labuhan Jukung Diberhentikan Secara Sepihak.

Pesisir Bara, Krui – Sejumlah pekerja  di wisata labuhan jukung mulai dari petugas kebersihan hingga penjaga gerbang, diberhentikan. Keputusan ini menuai tanda tanya dari para pekerja yang mengaku kehilangan sumber penghidupan.  


Beberapa mantan pekerja menilai pemberhentian/pemecatan ini yang dilakukan Senin sore (31/03/2025) oleh kepala dinas pariwisata kabupaten pesisir barat terlalu mendadak  



Bambang salah satu pekerja yang diberhentikan mengatakan  "Saya sudah bekerja selama 2 tahun  tiba-tiba diberhentikan , " Keluh Bambang salah seorang petugas kebersihan 


" Saya berkerja bukan untuk kaya pak , tapi hanya untuk melangsungkan hidup sehari hari saja " ucap Bambang kepada awak media 

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten pesisir barat Nyoman I Setiawan membenarkan adanya pemberhentian pekerja di wisata labuhan jukung , " memang benar mereka telah diberhentikan untuk status pekerja mereka yang diberhentikan berkerja sebagai tenaga honor kegiatan yang tidak terikat " ujarnya.  


Kejadian pemecatan/pemberhentian ini menjadi sorotan dari berbagai pihak salah satunya tokoh masyarakat setempat yang enggan disebutkan menilai keputusan ini terburu-buru dan tidak mempertimbangkan nasib pekerja di labuhan jukung  yang selama ini menjadi tulang punggung operasional harian, Ungkapnya


(Tim)