Postingan Populer


This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Deteksi Hotspot, Polsek Gunung Megang Gerak Cepat Cek Titik Api di Bangun Sari



MUARA ENIM — Jajaran Polsek Gunung Megang Polres Muara Enim kembali bergerak cepat menindaklanjuti informasi titik panas (hotspot) yang terpantau di wilayah hukumnya. Satu titik hotspot langsung dilakukan ground check hingga ke titik nol di Desa Bangun Sari, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Rabu (2/9/2026).


Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Gunung Megang AKP KMS Erwin, S.H., M.H., mengatakan pengecekan dilakukan setelah terpantau satu titik hotspot di wilayah Desa Bangun Sari.


“Hasil pengecekan di lapangan ditemukan adanya titik api dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 5 hektare. Lahan tersebut terdapat tanaman sawit,” ujar AKP KMS Erwin.


Ground check dilakukan mulai pukul 16.30 WIB hingga selesai. Lokasi hotspot berada pada koordinat 3°33'03.9"S 103°53'39.5"E, yang masuk wilayah Desa Bangun Sari, Kecamatan Gunung Megang.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Gunung Megang yang turun ke lokasi yakni AKP KMS Erwin, S.H., M.H., IPDA Jerry Astriyanto, S.H., dan Brigpol Agung Dwi Wahyu.


Sementara itu, Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM Situmorang menyampaikan bahwa pengecekan langsung terhadap setiap informasi hotspot merupakan bagian dari langkah deteksi dini dalam mencegah meluasnya Karhutla.


“Personel langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan. Selain melakukan dokumentasi, petugas juga memberikan imbauan kepada pemerintah desa dan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” jelasnya.


Polres Muara Enim terus mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran meluas.


Deteksi dini dan respons cepat menjadi langkah penting Polres Muara Enim bersama masyarakat dalam menjaga wilayah dari ancaman Karhutla.

Danrem 044/Gapo : Inovasi Ekstrak Kulit Singkong PS 08 Ampuh Tanggulangi Fire Spot Karhutla


Banyuasin – Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M., mendampingi Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., meninjau langsung aplikasi pemadaman api menggunakan ekstrak kulit singkong PS 08 di Desa Muara Sugih, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Senin (1/9/2026).


Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung pemanfaatan inovasi berbahan dasar ekstrak kulit singkong sebagai salah satu alternatif dalam penanganan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).



Dalam kegiatan tersebut, Pangdam II/Sriwijaya bersama rombongan melihat secara langsung penerapan ekstrak kulit singkong PS 08 dalam memadamkan api.


Usai peninjauan, Danrem 044/Gapo juga berdialog dengan awak media terkait penggunaan ekstrak kulit singkong PS 08. Ia menekankan pentingnya pengembangan berbagai inovasi yang dapat membantu personel di lapangan dalam menghadapi ancaman karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki potensi terjadinya kebakaran. 


Pemanfaatan ekstrak kulit singkong PS 08 diharapkan dapat terus dikembangkan melalui pengujian dan penerapan di lapangan, sehingga mampu menjadi salah satu alternatif pendukung dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan secara efektif.

Kegiatan Reses Anggota DPRD Kota Prabumulih Masa Persidangan III Tahun 2026


Prabumulih,maungmarabes.com-22 Agustus 2026 Kegiatan Reses diLakukan di Kantor Camat Cambai Pada Hari Sabtu 22 Agustus 2026,

Yang dihadiri oleh Dapil III Prabumulih Utara dan Cambai

Yaitu Anisa Melda Shafira S.H,

Adha Nahar Dian Jaya S.si,

Rofika Susanti S.IP,

H.Zainudin SH

Ade Irama SH.MH

Purwaka SH

Ahmad Riza Diswan 

M.Rizky Dermawan .

Juga di dampingi oleh camat Cambai Yaitu Bapak Hendri SH

Beserta Perangkat Kelurahan/Desa, Tokoh Masyarakat, Pengurus RT/RW, dan Warga Sekitar.




Dalam Kegiatan reses ini dipimpin langsung oleh Anggota DPRD tersebut dalam rangka menyerap aspirasi, keluhan, serta masukan dari masyarakat.


Rapat reses ini di awali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dibuka oleh Kades Pangkul Yaitu Bapak Zakaria SH.MH

Dan Bapak camat cambai Hendri SH Sebagai Pembicara Pembukaan.


Guna Rapat Reses diLakukan untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dan menjelaskan bidang Infrastruktur yaitu Perbaikan jalan lingkungan, normalisasi saluran air/drainase, dan perbaikan lampu penerangan jalan umum.


Bidang Kesejahteraan Sosial & Ekonomi: Peningkatan layanan kesehatan masyarakat, pelatihan keterampilan kerja, dan dukungan modal usaha mikro.


Bidang Pendidikan: Usulan renovasi fasilitas sarana/prasarana sekolah dasar di wilayah setempat.


Angota Dewan menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan permintaan tersebut dalam pembahasan anggaran dan program kerja pemerintah daerah. Mereka menambahkan bahwa komunikasi aktif antara masyarakat dan wakil rakyat akan mempercepat penyelesaian masalah.


 “kami berkomitmen membawa seluruh aspirasi ini ke forum resmi DPRD dan berkoordinasi dengan OPD terkait agar dapat direalisasikan,” terang mereka.


 Kegiatan reses berlangsung dengan suasana hangat dan dialog terbuka. Warga merasa senang karena dapat menyampaikan pendapatnya langsung kepada wakil rakyat yang mereka pilih.

 Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pesan dari Anggota DPRD agar masyarakat tetap bersinergi menjaga kemajuan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.


(Red)