Postingan Populer


This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label .INDONESIA TNI POLRI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label .INDONESIA TNI POLRI. Tampilkan semua postingan

Satlantas Polres Muara Enim Hadir di Pagi Hari, Wujudkan Keamanan dan Kelancaran Arus Lalu Lintas



Muara Enim – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Muara Enim kembali melaksanakan kegiatan Strong Point Pagi dengan menempatkan personel di sejumlah titik persimpangan jalan dan depan sekolah guna mengatur arus lalu lintas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan, Senin (3/8/2026).


Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), terutama pada jam-jam sibuk saat masyarakat memulai aktivitas dan para pelajar berangkat ke sekolah.


Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H. melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang mengatakan bahwa kehadiran personel Satlantas di lapangan merupakan bentuk nyata pelayanan Polri kepada masyarakat. Selain mengatur arus lalu lintas, personel juga membantu penyeberangan pejalan kaki dan mengantisipasi potensi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas.


"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar. Kami juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta saling menghormati sesama pengguna jalan," ujar AKP RTM Situmorang.


Polres Muara Enim berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, dan responsif demi terciptanya situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polres Muara Enim.(Red) 

Dankodiklatad Ikuti Olahraga Bersama Alumni Akmil, Kasad Tekankan Soliditas dan Pengabdian untuk Rakyat



Jakarta. Dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan, Komandan Kodiklatad Letjen TNI Dr. Mohamad Hasan, S.H., M.H., mengikuti olahraga bersama para alumni Akademi Militer (Akmil) leting 1992 (Persada), 1993 (Tidar Setia), 1994 (Tekad), 1995 (Damadika) dan 1996 (Antasena). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., tersebut berlangsung di Mapusbekangad, Sabtu (1/8/2026).



Kegiatan ini mencerminkan eratnya ikatan persaudaraan yang telah terjalin selama puluhan tahun sejak para peserta menempuh pendidikan di Akademi Militer. Suasana berlangsung meriah, penuh sportivitas dan dipenuhi antusiasme para alumni yang mengikuti setiap rangkaian olahraga bersama sebagai wujud kebersamaan sekaligus mempererat tali silaturahmi.


Dalam sambutannya, Kasad menegaskan bahwa berbagai program TNI AD yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat, seperti pembangunan jembatan, penyediaan air bersih, irigasi dan pembangunan infrastruktur di daerah terpencil merupakan wujud nyata pengabdian TNI AD yang didukung penuh oleh pemerintah. Kasad juga mengajak seluruh prajurit untuk terus menjaga kekompakan, mendukung program satuan serta bijak dalam bermedia sosial.


Melalui kegiatan olahraga bersama ini diharapkan semangat persaudaraan, soliditas dan jiwa korsa antar alumni Akademi Militer semakin kuat, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara secara profesional dan adaptif.


(Penerangan Kodiklatad)

Diduga Belum Kantongi Izin Lingkungan dan PBG, Pembangunan SPPG Sekincau 3 Tuai Penolakan Warga

 


Lampung Barat – Pembangunan gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sekincau 3 yang berlokasi di Simpang Kebas, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, menuai penolakan dari masyarakat setempat. Proyek yang merupakan bagian dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut diduga mulai dibangun sebelum seluruh persyaratan perizinan dipenuhi. (08/07/2026)



Penolakan itu dibuktikan dengan adanya sedikitnya 150 warga yang menandatangani surat pernyataan keberatan terhadap keberadaan dapur SPPG di lingkungan mereka. Warga menilai pembangunan dilakukan tanpa sosialisasi, tanpa musyawarah, dan tanpa melibatkan masyarakat yang akan terdampak secara langsung.


Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku masyarakat baru mengetahui adanya pembangunan ketika pekerjaan fisik telah berlangsung dan bangunan hampir selesai.


"Kami tidak pernah diundang atau diberi penjelasan sebelumnya. Tiba-tiba bangunan sudah berdiri. Lokasinya hanya sekitar satu meter dari masjid. Kami khawatir aktivitas dapur, kendaraan operasional, hingga pengelolaan limbah nantinya akan mengganggu kenyamanan warga dan kekhusyukan ibadah," ungkapnya.


Selain mempersoalkan minimnya keterbukaan informasi, warga juga mempertanyakan kelayakan lokasi pembangunan. Mereka menduga luas lahan tidak memenuhi ketentuan teknis, serta berpotensi menimbulkan dampak lingkungan berupa limbah padat, limbah cair, kebisingan, dan pencemaran udara karena berada di tengah kawasan permukiman yang padat penduduk.


Berdasarkan hasil penelusuran kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lampung Barat, proyek tersebut diduga belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Selain itu, masyarakat juga mempertanyakan apakah persetujuan lingkungan maupun dokumen perizinan lain yang dipersyaratkan telah diterbitkan sebelum pembangunan dimulai.


Saat di konfirmasi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lampung Barat Ir.Robert Putra S.ST.,M.T mengatakan bahwa belum ada penerbitan pada SPPG tersebut


"Belum ada penerbitan PBG unit SPPG tersebut" Tegasnya 


Apabila dugaan tersebut benar, pembangunan yang dilakukan sebelum seluruh izin diterbitkan berpotensi tidak sejalan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai penyelenggaraan bangunan gedung, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, serta prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian pemerintah daerah, instansi teknis, dan aparat pengawas agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.


Founder GERMASI, Ridwan Maulana, SH., C.PL., CDRA, menegaskan bahwa sebesar apa pun program pemerintah, pelaksanaannya tetap wajib mematuhi seluruh ketentuan hukum yang berlaku.


"Program Makan Bergizi Gratis merupakan program yang baik dan patut didukung. Namun, tidak boleh ada anggapan bahwa karena merupakan program strategis nasional, seluruh prosedur dan regulasi dapat diabaikan. Negara hukum mewajibkan setiap pembangunan memenuhi seluruh persyaratan administrasi, perizinan, serta menghormati hak masyarakat untuk memperoleh informasi dan menyampaikan pendapat," tegas Ridwan.


Ridwan menambahkan bahwa kepatuhan terhadap prosedur bukan sekadar formalitas administratif, melainkan merupakan bentuk perlindungan hukum bagi pemerintah, pelaksana kegiatan, maupun masyarakat sebagai pihak yang terdampak.


GERMASI mendesak Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Badan Gizi Nasional, DPMPTSP, dinas teknis terkait, serta aparat pengawas untuk membuka secara transparan status Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), dokumen persetujuan lingkungan, dasar penetapan lokasi, serta seluruh dokumen legalitas pembangunan SPPG Sekincau 3.


Menurut GERMASI, apabila seluruh persyaratan perizinan memang telah dipenuhi, pemerintah perlu menyampaikannya secara terbuka kepada masyarakat guna menghilangkan polemik yang berkembang. Sebaliknya, apabila ditemukan adanya pembangunan yang dilakukan sebelum seluruh izin diterbitkan, maka pemerintah harus melakukan evaluasi dan penegakan aturan secara profesional, objektif, dan tanpa pandang bulu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Program nasional yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat semestinya menjadi contoh pelaksanaan pemerintahan yang taat hukum, transparan, akuntabel, dan menghormati hak-hak masyarakat. Dengan demikian, tujuan mulia program tersebut tidak tercoreng oleh dugaan pengabaian prosedur yang justru berpotensi menimbulkan konflik sosial di tengah masyarakat.


(Irfan/Tim)

SD Negeri 02 Indralaya Utara secara resmimembawa pulang medali emas



INDRALAYA UTARA, 25 JUNI 2026 – Gelanggang olahraga tingkat Provinsi Sumatera Selatan bersiap menyambut talenta-talenta muda terbaik. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, dua atlet pencak silat terbaik dari SD Negeri 02 Indralaya Utara secara resmi dilepas untuk memikul amanah besar: membawa pulang medali emas dan mengharumkan nama Bumi Caram Seguguk pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Jenjang SD Tahun 2026.


Dua ksatria muda yang akan turun bertarung di medan laga adalah M. Khairul Azzam yang akan turun di kategori Pencak Silat Putra, dan Khayla Zhakira Azzahra yang siap menembus dominasi kategori Pencak Silat Putri. Keduanya merupakan putra-putri terbaik daerah yang telah melalui proses seleksi ketat dan latihan disiplin tingkat tinggi.


Dukungan Penuh dari Pucuk Pimpinan Daerah Langkah tegap para atlet cilik ini dikawal langsung oleh manajemen tim yang solid dan penuh dedikasi. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, Bapak Sayadi, S.Sos., M.Si., memberikan restu dan dukungan penuh atas keberangkatan tim ini.


Senada dengan hal tersebut, Plt. Kepala Sekolah SD Negeri 02 Indralaya Utara, Ibu Uswatun Khasanah, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa bangga sekaligus optimisme yang besar terhadap anak didiknya.Menurutnya, pencapaian hingga ke tingkat provinsi ini adalah bukti nyata dari kerja keras, bakat, dan pembinaan karakter yang berjalan baik di sekolah.


Untuk memastikan kesiapan teknis, fisik, hingga penampilan estetika di gelanggang, kontingen ini didampingi oleh tim pelatih berpengalaman:


Pendamping Atlet / Pelatih / Official: Coach M. Ardya Pratama, S.T


Asisten Pelatih & MUA: Coach Nazifah Auliya Putri dan Coach Sakdiyah Zahra Munyati 


Rundown Perjuangan Menuju Panggung Juara Perjuangan berat kontingen Ogan Ilir ini akan berlangsung selama tiga hari penuh di Kota Palembang, mulai dari tanggal 30 Juni hingga 2 Juli 2026. Berikut adalah rincian agenda resmi yang akan dihadapi:Selasa, 30 Juni 2026 | Pembuktian Administrasi & Pembukaan Hari pertama akan diawali dengan proses krusial, yaitu Registrasi Keabsahan Tim untuk memastikan seluruh atlet memenuhi syarat bertanding. 


Dilanjutkan dengan Technical Meeting (TM) guna menyusun strategi laga, dan ditutup dengan upacara Pembukaan O2SN yang megah bertempat di Aula Sekolah Olahraga Sriwijaya (SONS) Kota Palembang.Rabu – Kamis, 1–2 Juli 2026 | Pertempuran di Gelanggang IPSI Dua hari penuh ketegangan dan adu teknik tinggi akan tersaji dalam Pelaksanaan Cabor Pencak Silat. 


Seluruh laga hidup-mati memperebutkan podium juara akan digelar di Padepokan IPSI Sumatera Selatan, Sematang Borang, Kota Palembang.Harapan dan Doa Seluruh Masyarakat Keberangkatan M. Khairul Azzam dan Khayla Zhakira Azzahra bukan sekadar tentang menang atau kalah, melainkan tentang menjaga marwah pencak silat sebagai warisan budaya bangsa sekaligus pembuktian bahwa anak-anak dari Indralaya Utara mampu bersaing di level tertinggi.


Pihak sekolah mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Ogan Ilir untuk bersama-sama merapatkan barisan, memberikan doa terbaik, serta dukungan moril agar kedua pesilat cilik ini diberikan kekuatan, kesehatan, kelancaran, dan mental juara demi membawa pulang kemenangan mutlak bagi Kabupaten Ogan Ilir.


"SDN 02 Indralaya Utara Bersiap, Ogan Ilir Juara!"

Hadiri Olahraga Bersama TNI-Polri dan Forkopimda, Dankodiklatad Perkuat Soliditas untuk Menjaga Stabilitas Wilayah



Bandung. Komandan Kodiklatad Letjen TNI Dr. Mohamad Hasan, S.H., M.H., menghadiri kegiatan olahraga bersama TNI-Polri dan Forkopimda Jabar yang digelar di Lapangan Saraga ITB, Selasa (23/6/2026).


Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan keakraban. Berbagai cabang olahraga dan perlombaan digelar, di antaranya sepak bola eksekutif, bola voli, tarik tambang, lomba pasang tenda serta pertandingan yel-yel. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah dan hiburan yang semakin mempererat hubungan antar peserta. Kegiatan ini turut dihadiri para pejabat TNI dan Polri wilayah Bandung dan Cimahi, Forkopimda Jawa Barat serta 25 orang Persib Legend yang menambah semarak suasana.


Dalam sambutannya, Komandan Kogartap II/Bandung Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan bahwa olahraga bersama merupakan sarana untuk memperkuat kebugaran, soliditas dan sinergitas TNI-Polri sebagai modal utama dalam mendukung pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan stabilitas wilayah secara profesional dan optimal.


Kehadiran Komandan Kodiklatad dalam kegiatan ini diharapkan semakin mempererat soliditas dan sinergitas antara TNI, Polri dan Forkopimda, sehingga terbangun kerja sama yang semakin kokoh dalam menjaga kondusivitas serta mendukung stabilitas keamanan di wilayah Jawa Barat.


(Penerangan Kodiklatad)

DIDUGA KETUA KELOMPOK TANI CITRA MULIA DS KEBAN AGUNG MS LAHAT JUAL BELI MESIN BANTUAN PEMERINTAH MELALUI DINAS TPHP

 



Lahat, 


Dugaan Gratifikasi Jual Beli Mesin bantuan Pemerintah Melalui Dinas Tanaman Pangan  Holtikultura dan peternakan Kabupaten  Lahat Untuk Kelompok Tani Citra Mulia diDesa Keban Agung Kecamatan Mulak Sebingkai Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2025 berupa mesin Pertanian Pencacah padi modern,Diduga pada saat Ketua Kelompok tani Citra Mulia menerima bantuan tersebut dari dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Lahat tanpa sepengetahuan Anggota kelompok tani Citra Mulia,serta tidak ada pembuatan Proposal yang disetujui oleh Anggota Kelompok Tani Citra Mulia serta tidak ada pengajuan proposal yang dibuat dan diketahui oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) juga Balai Penyuluh Pertanian (BPP) ,diduga kuat dengan tanpa  adanya pengajuan proposal sehingga kuat dugaan jual beli dari dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Lahat dengan ketua kelompok tani Citra Mulia dengan menebus Rp. 65.000.000 (enam puluh lima juta rupiah)sehingga sampai saat ini mesin tersebut tidak ada didesa Keban Agung atau dikelompok tani citra Mulia . Berdasarkan keterangan dari Narasumber kami yang dapat dipercaya mesin pertanian tersebut telah dijual belikan ketua kelompok tani Citra Mulia kepada orang lain.


Terkuaknya permainan Ketua Kelompok Tani Citra Mulia Desa Keban Agung Kecamatan Mulak sebingkai berawal dari  pengakuan warga jarai  Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan yang tidak mau disebutkan namanya kepada awak media ini 13-06-2026 mengatakan sebelumnya ditahun 2025 ada pengajuan untuk mendapatkan bantuan mesin penggiling padi yang terbaru untuk kami kelompok tani, tetapi entah kenapa sampai ditahun 2026 ini tidak ada,Apakah memang ada atau tidak kami tidak tahu .Namun pernah ada orang Mulak menawarkan mesin penggiling padi modern menawarkan kepada kami yang mengatakan bantuan tersebut dari pemerintah tahun 2025"ujarnya".


Salah satu staf Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan yang enggan menyebutkan namanya 16-06-2026 dengan berbisik kepada awak media mengatakan saya tahu persis pada saat penyerahan mesin pertanian pencacah padi Iin Saputra ketua kelompok Tani Citra Mulia menerima bahkan menandatangani serah terima barang, padahal tidak ada proposal ,ini ada permainan harusnya untuk kelompok tani yang lain dialihkan ke kelompok Tani Citra Mulia karena ada gratifikasi atau jual beli, "ujarnya".


Salah satu anggota Kelompok Tani Citra Mulia Desa Keban Agung Kecamatan Mulak Sebingkai Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan 16-06-2026 yang meminta namanya jangan disebut kepada awak media ini mengatakan,saya pernah mendengar bahwa ketua kami menebus Mesin penggiling padi bantuan dari Dinas Pertanian namun tidak untuk kelompok Tani, bahkan mesin tersebut tidak ada dengan kami,bahkan saya pernah mendengar mesin tersebut dijual kepada orang lain.Mesin yang dikatakan untuk kami kelompok tani Citra Mulia saya tidak pernah melihat apalagi sampai menggunakannya, bagaimana saya mau menjawabnya ada jika mesin itu tidak pernah sampai kekelompok kami. Bahkan untuk proposal pengajuannya pun saya tidak tahu selaku anggota, "tuturnya.


Hal yang sama dituturkan warga Desa Keban Agung KecamatanMulak Sebingkai Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera selatan yang mengaku Anggota Kelompok Tani  Citra Mulia 16-06-2026 memang benar saya anggota Kelompok Tani Citra Mulia, tetapi mengenai bantuan mesin Penggiling padi tersebut saya tidak tahu menahu, bahkan tidak pernah sampai mesin tersebut ke kelompok kami.Pengajuannya saja kami tidak tahu-menahu, kapan dan seperti apa bentuknya,namun kabar yang berkembang ketua kami mendapat bantuan dari dinas pertanian tanpa diberitahukan kepada kami,bahkan kabarnya mesin tersebut menebus dengan orang Dinas.Menurut saya ganti saja Ketua Kelompok tani Citra Mulia, ganti yang lebih mengementingkan kepentingan bersama, jangan ketua yang hanya makan sendiri , mikirkan diri sendiri,enak sendiri. Guna Kelompok untuk memajukan kepentingan dan memudahkan setiap apa saja yang kita kerjakan dikegiatan pertanian, dan sesama menguntungkan, "harapnya".


Iin Saputra selaku Ketua Kelompok Tani Citra Mulia Desa Keban Agung Kecamatan Mulak Sebingkai Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan tiga kali dikomfirmasi oleh Awak media Via WhatApss 18-06-2026 Nomor 0823-7764-XXXX sampai berita ini diterbitkan tidak memberikan jawaban bahkan memblokir nomor awak media ini. 


Mukhsin selaku Penyuluh Pelaksana Lapangan (PPL) Kecamatan Mulak Sebingkai Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan saat dikomfirmasi oleh awak media ini 18-06-2026 Saya selaku PPL tidak tahu mengenai bantuan mesin pencacah padi untuk kelompok tani Citra Mulia desa Keban Agung, jika memang ada bantuan seharusnya pembuatan proposal melaui saya dahulu baru bisa keDinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Lahat. Ini jelas menyalahi aturan yang ada,karena jika memang mesin tersebut ada tentunya saya selaku PPL yang akan memberikan penyuluhan mengenai Mesin tersebut tetapi sampai sekarang ditahun 2026 saya tidak tahu tentang mesin tersebut, " ujarnya".


Hermansyah selaku Balai Penyuluh pertanian Kecamatan Mulak Sebungkai Kabupaten Lahat Sumatera Selatan saat dikomfirmasi oleh awak media ini Via WhatApps  19-06-2026  nomor 0821-8178-XXXX menjawab kami selaku BPP tidak tahu menahu masalah itu, karena kami selaku BPP akan menandatangani setelah PPL jika ada proposal tersebut, tidak ada komfirmasi dengan kami, bahkan bantuannya turunpun kami tidak tahu dimana, "jawabnya".


Alfatah Dwi Saputra ,S.TP.M.M selaku Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Lahat  dua kali  dikomfirmasi diruangan kerjanya tidak pernah ada ditempat,bahkan saat awak media ini konfirmasi Via WhatAppss 19-06-2026 nomor 0813-6842-XXXX sampai berita ini diterbitkan tidak memberikan jawaban.


RIKA YUSNIA

"BERSAMBUNG KEEDISI 

"TEAM PEMBURU KORUPTOR"