Postingan Populer


This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Wanita Perantau Asal Lampung Alami Teror Penembakan Pria Tak Dikenal, Pemilik Bedeng Sarankan Lapor Polisi




Muara Enim,- Warga sekitar Desa Karang Raja Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan dihebohkan kejadian penembakan dari pria tak dikenal atas seorang perempuan penghuni bedeng ( Minggu,15/2/2026)




Kejadian bermula pada  malam sekira pukul  04.00 wib dinihari.


Dari keterangan saksi pelapor menyebutkan serangkaian suara tembakan  terdengar di bedeng yang dihuninya.



Bedeng yang berlokasi di Jalan Kirab Remaja Kelurahan Air Lintang merupakan milik Kepala Desa Karang Raja,Okta.A.Md.Kep.






Fbr yang merupakan penghuni bedeng menyampaikan  kronologis kejadian .


" Terdengar letusan dari pria tak dikenal yang datang ke bedeng dengan maksud mencari keberadaan mencari perempuan kenalannya," tutur Fbr.








Dari laporan koresponden lapangan menyebutkan ada sekitar lima butir proyektil peluru yang diduga berasal diduga dari senjata api  dikarenakan selongsong peluru yang digunakan terduga pelaku.Bahkan salah satu proyektil peluru menempel di tralis jendela.



‎Sementara pemilik Kontrakan tersebut ,Okta.A.Md.Kep yang juga Kepala Desa Karang Raja menyarankan agar Fbr melaporkan kejadian ke Polres Muara Enim.


" Tadi sudah saya sarankan melaporkan kejadian ke pihak kepolisian," Sebut Kades Okta.


Lanjut dia,Belum mengetahui sebab kejadian namun dirinya mengetahui Fbr adalah perantau dari Lampung yang telah memiliki dua anak yang menyewa bedeng miliknya bersama dengan teman kerjanya.



Bukan hanya melakukan penembakan namun terduga pelaku melakukan perusakan pintu bedeng sehingga menimbulkan kepanikan bagi Fbr maupun warga sekitar.

‎Kuasa Hukum Lambok Manalu Ajukan Permohonan Perlindungan Hukum ke Kapolres Tebing Tinggi ‎

 ‎



‎TEBING TINGGI – Menanggapi perkembangan proses hukum di Polsek Bandar Khalifah, Tim Penasihat Hukum dari Kantor Hukum Agusri Putra Permata Nasution, S.H. & Partners secara resmi menyerahkan surat permohonan perlindungan hukum yang ditujukan kepada Kapolres Tebing Tinggi.


‎ Langkah ini diambil guna memastikan seluruh tahapan penyidikan berjalan sesuai dengan koridor hukum dan prinsip keadilan materiil.

‎Permohonan ini berkaitan dengan perkara Laporan Polisi Nomor: LP/B/18/VII/2025/SPKT, di mana klien mereka, Lambok Pangihutan Manalu, telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana penganiayaan.

‎Menyoal Objektivitas dan Ketelitian Penyidikan

‎Dalam keterangan persnya, Agusri Putra P. Nasution, S.H. menyatakan bahwa penetapan status tersangka terhadap kliennya dirasa terburu-buru dan perlu dievaluasi kembali.

‎Ia menekankan pentingnya bagi penyidik untuk membedah aspek mens rea (niat jahat) dan kronologis peristiwa secara lebih mendalam.

‎"Kami memandang adanya urgensi bagi pihak Kepolisian untuk lebih teliti dan objektif dalam melihat perkara ini.

‎Penetapan tersangka seharusnya menjadi produk dari penyidikan yang komprehensif, bukan sekadar berdasarkan keterangan satu pihak. Kami mencatat ada beberapa fakta kunci yang belum tergali secara maksimal oleh tim penyidik di lapangan," ujar Agusri,(Kamis(12/2/2026).

‎Fakta Pembelaan Diri dan Adanya Laporan Balik

‎Agusri memaparkan bahwa peristiwa yang terjadi merupakan buntut dari dugaan intimidasi yang dilakukan oleh pihak pelapor di kediaman kliennya. 

‎Menurutnya, aspek pembelaan diri terpaksa (noodweer) sebagaimana diatur dalam Pasal 34 UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP harus menjadi pertimbangan utama.

‎"Peristiwa ini dipicu oleh kedatangan pelapor yang diduga melakukan ancaman verbal di rumah klien kami. Atas tindakan tidak menyenangkan tersebut, kami sebenarnya telah menempuh jalur hukum dengan membuat laporan balik di Polres Tebing Tinggi melalui laporan Nomor: LP/B/326/VII/2025 pada Juli 2025 lalu. Kami berharap kedua laporan ini diproses dengan asas kesetaraan di mata hukum," tegasnya.

‎Permintaan Supervisi dan Upaya Keadilan Restoratif

‎Sebagai langkah formal, kuasa hukum meminta Kapolres Tebing Tinggi melakukan supervisi terhadap unit Reskrim Polsek Bandar Khalifah. 

‎Pihaknya mendesak dilakukannya Gelar Perkara Khusus dan konfrontasi keterangan antar saksi guna menghindari potensi manipulasi fakta.

‎"Tujuan utama kami adalah mencari kebenaran materiil. Kami memohon kepada Bapak Kapolres agar bersedia memfasilitasi mediasi dan musyawarah demi mencapai mufakat. Semangat kami adalah mendukung Polri dalam mewujudkan keadilan yang bermanfaat bagi kedua belah pihak melalui mekanisme yang transparan," pungkas Agusri.

‎Surat permohonan tersebut juga telah ditembuskan kepada jajaran terkait di Polda Sumatera Utara, termasuk Kabid Propam dan Kabag Wassidik, sebagai bentuk komitmen dalam mengawal prosedur hukum yang akuntabel.***

Polres Lampung Barat Tes Kesamaptaan Jasmani Berkala di Stadion Bumi Sekala Bekhak

 


LAMPUNG BARAT – Polres Lampung Barat menyelenggarakan kegiatan kesehatan jasmani berkala bagi seluruh personel yang berlangsung di Stadion Bumi Sekala Bekhak, Kabupaten Lampung Barat, pada Rabu (11/02/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB hingga selesai ini diikuti dengan antusias oleh para anggota guna mengukur serta menjaga stabilitas kebugaran fisik dalam menunjang tugas-tugas operasional kepolisian.



Kapolres Lampung Barat, AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kesehatan jasmani merupakan modal utama bagi setiap anggota Polri dalam memberikan pelayanan prima dan perlindungan maksimal kepada masyarakat. Beliau menegaskan bahwa melalui uji kesamaptaan yang rutin dilaksanakan ini, diharapkan setiap personel memiliki stamina yang tangguh dan kondisi kesehatan yang selalu prima, sehingga siap menghadapi tantangan tugas yang dinamis di wilayah hukum Lampung Barat.


Rangkaian tes fisik ini meliputi lari 12 menit, pull-up, push-up, sit-up, serta shuttle run. Seluruh proses kegiatan berjalan dengan tertib dan diawasi langsung oleh Tim Fungsi SDM Polda Lampung untuk memastikan setiap anggota melaksanakan tahapan tes dengan serius dan sesuai dengan prosedur kesehatan yang berlaku.


(IF/Humas)

Pembangunan Box Culvert Desa Tegalrejo RT 03 A Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan Tuai Keluhan Warga




Muara Enim,- Pembangunan Box Culvert di Desa Tegal Rejo menuai keluhan dari warga setempat.

Pasalnya,Indikasi dan aroma kecurangan mulai terendus publik.

Bukan hanya spesifikasi yang diduga  dan tidak sesuai dengan judul namun juga pemasangan pemasangan material utama berupa Box Culvert yang meleset dari aturan teknis.


" Pekerjaan  yang bersumber dari anggaran dana DD tahun 2025 tersebut diduga dikerjakan tidak sesuai standar teknis, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap kualitas dan daya tahan bangunan," Beber kontributor media, Zulkarnain Pholta via WhatsApp (Selasa,10/02/2026).



Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, keluhan warga tidak hanya terkait dugaan ketidaksesuaian dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB), tetapi juga menyangkut aspek teknis pelaksanaan yang menimbulkan tanda tanya masyarakat.




Disampaikan juga olehnya bahwa masyarakat setempat yang enggan disebutkan identitasnya menyampaikan keluhannya secara langsung. Menurutnya, selain mengganggu lalu lintas, kualitas teknis pekerjaan diduga tidak memenuhi standar.


“Pekerjaan ini selain mengganggu lalu lintas, teknisnya juga kami nilai kurang. Kami menduga pelaksanaannya tidak sesuai RAB atau dikerjakan secara asal-asalan. Karena jelas tidak sesuai dengan papan informasi proyek dan pengerjaan di lapangan lain judul lain di kerjakan lagi ini jalan kebijakan Kabupaten bukan Desa semestinya Pemerintah Desa izin dulu ke Dinas Kabupaten jangan asal merusak fasilitas negara," Bebernya.


Warga berharap pembangunan infrastruktur di Kabupaten  dapat dilaksanakan sesuai perencanaan dan RAB, sehingga kualitas bangunan terjamin dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.


"Kualitas pekerjaan oleh PPK desa sangat  diragukan kualitasnya. Pengerjaannya juga terkesan tidak rapi, bahkan lantainya tidak dibuat dengan baik. Kami khawatir bangunan ini hanya bertahan satu tahun atau bahkan kurang. Jangan sampai setelah ini tidak ada lagi perbaikan atau pembangunan siring di komplek kami,”Harap warga tersebut seperti disampaikan kepada awak media.

Red

PERESMIAN LONCING DAPUR MAKAN BERGIZI GRATIS ( M B G) KE AMATAN SIMPANG,KABUPATEN OKU SELATAN

 



Oku Selatan, - 10/02/2026 Pemotongan pita resmi dibuka Loncing Dapur Makan Bergizi Gratis ( MBG ) Kecamatan Simpang ,yang berlokasi di Desa Sinar Mulyo Kecamatan Simpang,Kabupaten Ogan Komreng Ulu Selatan.


Pemotongan pita Resmi dibuka Loncing Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).Oleh Bapak Iwan Hermawan ,SIP.MM. 

Selaku Ketua pembina yayasan,Delima Raya Indonesia, dan Yayasan  Abadi Perkasa.


Dalam kata sambutan  Bapak Iwan Hermawan  SIP MM.dihadapan seluruh tamu Undangan ,juga karyawan Makan Bergizi Gratis.( MBG )


Bahwah Makan Bergizi Gratis ini adalah program  Presedin Bapak Prabowo. yang telah tersebar di seluruh Indonesia.


Adapun Makan Bergizi Gratis ,(MBG )distribusikan kepada seluruh Anak Sekolah mulai dari TK sampai ke  Tingkat SLTA, sederajat.


Makan Bergizi Gratis bukan hanya Anak - anak Sekolah saja tapi disalurkan juga buat wanita Hamil dan lansia


Makan Bergizi Gratis sesuai yang dicanangkan Oleh Bapak Presedin ,Untuk meningkatkan Kesehatan ,dan mencerdaskan Anak Bangsa,Untuk sebagai pemimpin masa yang akan datang, sehingga Indonesia sampai 20045 menjadi Indonesia Emas.tutur dari Bapak Iwan Hermawan ,Siap.MM.


Makan Bergizi Gratis ( MBG ) juga dihadiri Oleh Bapak Bupati Oku Selatan ,yang diwakili Oleh Bapak Handoko.,Kepala Dinas Pendidikan ,Oku Selatan


Dalam kata sambutan Bapak Bupati yg diwakili Oleh Bapak Handoko.

Bahwah pemerintah Kabupaten Oku Selatan menyambut baik dan mendukung penuh atas kebijakan Bapak Presedin , dengan ada nya Makan Bergizi Gratis ,( MBG) yg di Kabupaten Oku Selatan.


Juga turut hadir,Wakil Ketua DPRD Oku Selatan Bapak Carles Handoko,Bapak ,Camat Kecamatan ,Simpang,Bapak Kapolsek ,Kecamatan Simpang,Bapak Dan Ramil ,juga Anggota DPRD, dari praksi Gerendara. Tokoh - Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan para tamu Undangan.


(IF/Tim)

Polda Lampung Perkuat Pengawasan Harga dan Distribusi Pangan melalui Rakor Satgas Saber Pangan Tahun 2026

 


Bandar Lampung — Kepolisian Daerah Lampung melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) menggelar Rapat Koordinasi Daerah Satuan Tugas Sapu Bersih Pangan (Satgas Saber Pangan) Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Tahun 2026 yang berlangsung di gedung Pusiban Pemerintah Provinsi Lampung, Senin (9/2/2026).



Kegiatan strategis tersebut dihadiri oleh Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dr. Sri Nuryanti, STP., MP, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, perwakilan Direktorat Intelkam Polda Lampung, Direktorat Binmas Polda Lampung, pimpinan Perum Bulog Lampung beserta jajaran, Kepala Dinas Pangan Provinsi Lampung beserta anggota, Kepala Dinas Perdagangan beserta anggota, Kepala Dinas Peternakan beserta anggota, serta Kepala Dinas Penanaman Modal beserta jajaran.


Rakor tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergitas dan koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga, ketersediaan, keamanan, dan mutu bahan pangan di wilayah Provinsi Lampung.


Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung Kombes Pol Heri Rusyaman, S.I.K., M.H. selaku Ketua Satgas menegaskan bahwa pengawasan distribusi bahan pokok akan terus ditingkatkan guna mencegah terjadinya praktik penimbunan, kartel, dan spekulasi harga yang berpotensi merugikan masyarakat.


“Melalui Satgas Saber Pangan, kami bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan secara terpadu terhadap rantai distribusi bahan pokok serta menindak tegas setiap bentuk pelanggaran yang mengganggu stabilitas harga dan ketersediaan pangan,” tegas Heri


Selain penegakan hukum, kegiatan ini juga menekankan pentingnya langkah preventif melalui sosialisasi kepada pelaku usaha dan masyarakat terkait ketentuan harga, distribusi, serta standar keamanan dan mutu pangan.


Pelaksanaan Satgas Saber Pangan tingkat provinsi dipimpin oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung dengan dukungan pemerintah daerah, dinas teknis terkait, serta Perum Bulog sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan dan stabilitas pasokan bahan pokok di pasaran.


Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam menjaga ketahanan pangan daerah serta memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, aman, dan terkendali.


Melalui rapat koordinasi ini diharapkan pengawasan terhadap distribusi dan mutu pangan dapat berjalan lebih optimal sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi secara aman, berkualitas, dan terjangkau.


(IF)

Padi Gogo Menguning, Korem 044/Gapo dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan

 





Banyuasin — Korem 044/Garuda Dempo bekerja sama dengan PT Agrindo Raya melaksanakan Panen Raya Padi Gogo dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Kegiatan yang dihadiri oleh Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri tersebut berlangsung di Desa Pematang Palas, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, Senin (9/2/2026).


Panen raya ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan sekaligus menjadi simbol sinergi antara TNI, pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat dalam mengembangkan pertanian berkelanjutan, khususnya pada lahan kering melalui budidaya padi gogo.


Mewakili Danrem 044/Gapo, Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bukti nyata keberhasilan kolaborasi lintas sektor.


“Panen raya ini bukan sekadar kegiatan seremonial, namun merupakan bukti nyata keberhasilan kolaborasi antara TNI, pemerintah, PT Agrindo Raya, dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah menuju kemandirian dan ketahanan pangan nasional,” ujarnya.


Lebih lanjut, Kolonel Andi Gus Wulandri menegaskan bahwa padi gogo memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, terutama di lahan kering, sebagai solusi dalam menghadapi keterbatasan lahan sawah serta tantangan perubahan iklim yang semakin dinamis.


“Padi gogo yang kita panen hari ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan, khususnya di lahan kering. Hal ini menjadi solusi strategis dalam menghadapi tantangan keterbatasan lahan sawah dan perubahan iklim,” tambahnya.


Dalam kesempatan tersebut, Kasrem juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya PT Agrindo Raya atas komitmen dan pendampingan yang berkelanjutan, pemerintah daerah dan instansi terkait atas dukungan dan fasilitasi, serta para petani yang menjadi ujung tombak ketahanan pangan bangsa.


Kolonel Andi Gus Wulandri berharap kegiatan panen raya ini dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian, memperluas pemanfaatan lahan, serta memperkuat kemandirian petani.


“Korem 044/Garuda Dempo akan terus berkomitmen mendukung setiap upaya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan Indonesia yang mandiri di bidang pangan,” pungkasnya.


Panen Raya Padi Gogo ini menjadi wujud nyata dukungan TNI terhadap masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.

Menyikapi Pesan Wamen Komdigi RI Pada HPN 2026, Kesetiaan Kepada Akurasi Dan Keseimbangan Ruang Informasi Publik Bagi Jurnalis Lokal

 




Muara Enim,- Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang dipusatkan di Serang Provinsi Banten jatuh pada 9 Februari 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran pers dalam menjaga kualitas informasi publik.


Dalam kegiatan yang digelar di Kota Serang, Banten, insan pers dan pemerintah menegaskan komitmen bersama dalam membangun kemitraan strategis guna menghadirkan informasi yang cepat, tepat, dan berimbang kepada masyarakat.



Dalam kesempatan sebelumnya ( Minggu,8/2/2026) digelar juga malam penganugerahan Jurnalistik Adinegoro Tahun 2026 dengan rangkaian pemberian anugerah dan penghargaan atas karya jurnalistik insan pers tingkat nasional.



Dalam siaran yang ditayangkan secara live oleh stasiun televisi (TVRI) Wakil Menteri Komunikasi Dan Digital Kabinet Merah Putih ( Wamen Komdigi RI) Nezar Patria menyampaikan skema ekosistem digital yang merupakan kata kunci kolaborasi dan landscape komunikasi yang tangguh sehingga menjadi salah satu Indikator dan peluang dalam membangun fungsi media yang sustainable dengan tetap mengusung marwah Jurnalistik.



"Ekosistem digital merupakan kata kunci kolaborasi menuju komunikasi yang tangguh dalam membangun fungsi media," Tutur Wamen Komdigi,Nezar Patria.



Bahwa pers memiliki peran vital sebagai pilar demokrasi sekaligus mitra pemerintah dalam menyampaikan kebijakan strategis dan program pembangunan kepada publik.


Pasalnya,kemitraan yang sehat antara pers dan pemerintah sangat dibutuhkan di tengah derasnya arus informasi digital.Sehingga kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan literasi informasi masyarakat sekaligus mencegah penyebaran hoaks dan disinformasi yang dapat menimbulkan keresahan sosial.Sebab Pers bukan hanya penyampai berita, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam mencerdaskan masyarakat. Informasi yang disampaikan harus cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. 


Peringatan HPN 2026 mengusung tema “Pers Profesional, Informasi Berkualitas untuk Indonesia Maju”, yang menegaskan pentingnya profesionalisme jurnalis di era digital. Tema ini sejalan dengan tantangan media massa saat ini yang dituntut untuk tetap independen, beretika, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.






Melalui peringatan Hari Pers Nasional ini, Jurnalis lokal kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan, Marsidi, Memberikan apreasiasi tersendiri atas sinergi pemerintah kabupaten bersama insan pers namun dirinya berharap agar jadwal kegiatan para pemangku kepentingan kabupaten Muara Enim dihadirkan kembali di grup TIM MEDIA CENTER.



" Selama ini kita memonitoring kegiatan liputan kepemerintahan melalui jadwal yang ditayangkan melalui TIM MEDIA CENTER namun belakang informasi tersebut tidak bisa diakses melalui grup sehingga terkadang menyulitkan untuk mengetahui update terkini dan kegiatan strategis pemerintah Kabupaten Muara Enim.Semoga dengan momentum Hari Pers Nasional ini jadwal kegiatan bisa dihadirkan kembali di TIM MEDIA CENTER," Harap Marsidi, Jurnalist lokal yang juga ketua Forum Komunikasi Aktifis Dan Antar Lembaga Media Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan.Red

Polda Lampung Ringkus Komplotan Begal di Langkapura, PCX Pelajar Dirampas

 


LAMPUNG – Aksi begal bersenjata tajam menimpa seorang pelajar di Bandar Lampung. Motor PCX dan ponsel korban dirampas komplotan saat dini hari di Gang Inpres, Kelurahan Langkapura, Kecamatan Langkapura. Kerugian ditaksir mencapai Rp 45 juta.






Peristiwa terjadi Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Korban, Raditya Fahrezi (18), saat itu berhenti bersama temannya. Ketika korban menjauh sebentar, empat orang pelaku—tiga pria dan satu perempuan—datang dari arah belakang. Salah satu pelaku mengancam menggunakan senjata tajam, memaksa kunci motor yang dititipkan ke teman korban, lalu membawa kabur motor Honda PCX warna silver beserta ponsel korban.



“Pelaku mengintimidasi korban dan temannya dengan senjata tajam. Karena terancam, kunci motor diserahkan dan pelaku langsung kabur,” kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Kamis  (5/2/2026).


Korban melapor ke Polsek Kemiling. Tim Unit 4 Subdit 3 Jatanras Direskrimum Polda Lampung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Hasilnya, pada Selasa (3/2/2026) malam, polisi menangkap Rahmatulloh di kawasan Langkapura. 


Dari pengembangan, petugas mengamankan Krisna dan Ketrin, lalu menyusul Dana dan Galih. Tim kemudian membekuk Robi dan Riyan di wilayah Candimas, sebelum bergerak ke Way Kanan untuk mengamankan motor hasil kejahatan berikut pihak yang membeli kendaraan tersebut.


“Pengungkapan ini hasil kerja cepat tim di lapangan. Para pelaku kami amankan di beberapa lokasi berbeda, termasuk penadah yang membeli motor hasil curian,” ujar Yuyun.


Polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain sebilah pisau yang diduga dipakai mengancam korban, pakaian yang dikenakan pelaku, satu unit motor Honda PCX warna silver, serta satu unit ponsel. Seluruh terduga pelaku kini diamankan di Subdit 3 Jatanras Direskrimum Polda Lampung untuk pemeriksaan lanjutan.


“Kasus ini kami jerat dengan pasal pencurian dengan kekerasan sesuai KUHP terbaru. Ancaman hukumannya berat, dan proses penyidikan terus berjalan untuk melengkapi peran masing-masing pelaku,” tegas Yuyun.


Polda Lampung mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas larut malam. “Kami minta masyarakat tidak ragu melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan. Respons cepat dari warga sangat membantu pengungkapan kasus seperti ini,” pungkas Yuyun


(IF)

Dari Lampung untuk Papua: Pelukan Hangat Dirbinmas Polda Lampung di Panti Asuhan Kasih Nusantara

 


LAMPUNG - Siang itu, halaman Panti Asuhan Kasih Nusantara di Way Dadi Baru terasa lebih hangat dari biasanya. Tawa anak-anak Papua pecah ketika rombongan Ditbinmas Polda Lampung datang bersilaturahmi, Kamis (5/2/2026). Bukan sekadar kunjungan dinas, pertemuan ini menjadi ruang temu hati, tempat cerita tentang rindu kampung halaman dan mimpi masa depan bertaut.



Ketua Yayasan, Pdt Murniman Zendrato, membuka pertemuan dengan kisah perjalanan panti yang berdiri sejak 2007. Ia menyebut sekitar 35 anak asuh, mayoritas dari pegunungan Papua, menjalani pendidikan melalui sekolah formal dan homeschooling. “Kami hidup dari uluran tangan para sukarelawan yang datang,” tuturnya, sembari menyampaikan terima kasih atas kehadiran Dirbinmas Polda Lampung yang menyempatkan diri menyapa anak-anak di sela tugasnya.


Di hadapan anak-anak, Kombespol A.F. Indra Napitupulu tampak menahan haru. Ia memperkenalkan diri bukan hanya sebagai perwira polisi, tetapi sebagai seseorang yang pernah menghabiskan hampir delapan tahun hidup di Papua. “Saya sengaja datang bertemu kalian karena Papua selalu punya tempat khusus di hati saya,” ujarnya. Baginya, perjumpaan itu seperti pulang ke kenangan yang membentuk pandangan hidupnya tentang ketulusan dan ketangguhan.


Pesan Indra mengalir pelan, menyentuh soal pendidikan dan masa depan. Ia mengingatkan betapa kayanya alam Papua, namun masih banyak anak yang terputus sekolah. “Belajarlah sungguh-sungguh, kejarlah cita-cita setinggi mungkin. Kelak, ketika kalian kembali, Papua membutuhkan kalian untuk maju,” katanya, menatap satu per satu wajah muda yang menyimak dengan mata berbinar.


Di sela nasihat, Indra juga menitipkan pesan sederhana tentang menjaga diri dan lingkungan. “Tetap jaga kamtibmas di sekitar kalian, jangan menjadi pemicu masalah. Jauhi miras, narkoba, judi, dan perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ucapnya, menegaskan bahwa masa depan besar dimulai dari pilihan kecil hari ini. Ia menutup pesannya dengan ajakan untuk tekun belajar dan selalu mengingat 

Tuhan dalam setiap langkah.


Silaturahmi itu berakhir dengan doa bersama dan obrolan ringan. Bagi anak-anak Papua di panti asuhan, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda kamtibmas, melainkan pengingat bahwa mereka tidak sendiri. Ada tangan-tangan yang mau merangkul, ada harapan yang terus disemai— dari Lampung, untuk Papua.


(IF/Humas)

Momentum HUT FPII, Seknas FPII Dorong Penguatan Jaringan Media dan Isu Sentral Daerah

 


JAKARTA -- 6 Februari 2026 – menjadi momentum bersejarah bagi segenap  keluarga besar  Forum Pers Independent Indonesia (FPII),  dengan merayakan hari jadi FPII yang ke-10.


Dalam momentum bersejarah ini, Ketua Presidium FPII menyampaikan pesan motivasi dan harapan kepada seluruh jajaran  pengurus dan anggota FPII yang tersebar di seluruh Indonesia.

 

"Sepuluh tahun yang lalu, kita mulai dengan semangat yang sama untuk memperjuangkan kebebasan , martabat dan kehormatan pers, menjaga profesionalisme, dan integritas dalam dunia jurnalistik Indonesia," ujar Ketua Presidium  FPII Dra.Kasihhati kepada sejumlah awak media,, jumat (6/1/2026) dijakarta. 


"Setiap langkah yang kita tempuh selama satu dekade ni , ditandai suka duka dan semuanya tidak lepas dari kerja keras, kerja sama, dan dedikasi seluruh pengurus dan   anggota FPII yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai pers independen." Ujarnya, seraya mengucapkan apresiasi dan rasa bangganya terhadap loyalitas, dedikasi dan pengabdian jajaran pengurus dan anggota FPII didaerah.


Tokoh Pers Wanita itu,  menekankan pentingnya prinsip independensi dan profesionalitas  dalam menjalankan tugas  jurnalistik. "Dalam menjalankan profesinya, jajaran pengurus dan anggota harus menjaga independensi  dan profesionalisme pers, tetap memposisikan FPII  sebagai garda terdepan dalam  membela insan pers indonesia. "Kita harus menjadi benteng yang melindungi rekan-rekan se-profesi dari segala bentuk tekanan atau gangguan yang dapat menghambat pelaksanaan tugas jurnalistik yang objektif dan adil," tegasnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Presidium FPII  juga mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kapasitas diri, mengikuti perkembangan teknologi dan trend media, serta tetap berperan aktif sebagai ujung tombak dalam menyampaikan informasi yang akurat, objektif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

 

"Ke depannya, saya berharap FPII dapat semakin memperkuat jejaring dan kerja sama dengan berbagai pihak, baik dalam negeri maupun internasional. Kita juga harus terus beradaptasi dengan perubahan zaman agar tetap relevan dan mampu berkontribusi lebih besar bagi kemajuan bangsa melalui pers yang berkualitas," tambahnya.

 

Sementara itu, Sekretaris Nasional FPII, Irfan Denny Pontoh, S.Sos mengatakan, dalam momentum HUT FPII yang ke-10 ini, dirinya memandang  pont penting yang perlu dilakukan adalah melakukan penguatan terhadap jaringan media FPII, dengan memberikan perhatian terhadap  isu-isu sentral yang terjadi disetiap daerah.


"Kalo selama ini Jaringan media FPII hanya fokus mensuport pemberitaan terkait kegiatan FPII, maka kedepan perlu didorong agar isu-isu sentral daerah juga  bisa menjadi  release resmi presidium FPII," ujar Irfan, seraya menambahkan,  wadah organisasi  profesi pers semakin dinamis, karenanya sudah saatnya kita membuka ruang  pengabdian yang lebih luas, agar FPII makin eksis.


Lanjut dikatakan,  langkah-langkah pembenahan dan evaluasi organisasi ditingkat Setwil dan Korwil juga akan terus dilakukan.


*(Sumber : Presidium FPII)*

 

 

Bupati Lambar Respon Cepat Turunkan Tim Kroscek Jalan Rusak di Pagar Dewa.

 


Lampung Barat, - Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus merespon cepat keluhan warga terkait jalan rusak di ruas Pekon Serengit- Sido Dadi Kecamatan Pagar Dewa yang sempat viral di Media Sosial, dengan mengutus tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (DPUPR) untuk turun mengecek secara langsung kondisi jalan dilokasi.


Dalam Keterangan Persnya Bupati Dua periode itu mengatakan pihaknya sudah menurunkan tim ke lokasi guna mengetahui pasti kondisi ruas jalan penghubung antara Pekon Srengit, Sidodadi, hingga Basungan yang berada di Kecamatan Pagar Dewa yang sempat viral karena menyulitkan akses menuju fasilitas pendidikan di daerah tersebut beberapa waktu yang lalu.


Dari total panjang ruas jalan yang menjadi akses utama masyarakat di Tiga Pekon tersebut yang membutuhkan penanganan segera sekitar 11 kilometer dan yang sudah terealisasi pembangunannya sepanjang kurang lebih 2,72 kilometer. “Pembangunan dan perbaikan sudah berjalan, namun memang belum dapat maksimal mengingat keterbatasan anggaran yang kita miliki, kedepan ini akan menjadi perhatian dan salah satu prioritas kita mengingat ruas jalan tersebut merupakan jalur menuju fasilitas pendidikan,” terang Parosil, Jumat (06-02-2026).


Parosil juga menambahkan berdasarkan hasil laporan dari tim yang diterjunkan, sekitar Delapan kilometer ruas jalan tersebut berada di kawasan hutan khususnya pada ruas jalur Srengit–Sidodadi dan terdapat Satu sekolah SMP Satu atap yang berada di Pekon Basungan–Sidodadi yang berjarak sekitar 500 meter dari kawasan hutan. “untuk ruas jalan yang melalui kawasan hutan seperti ini memerlukan pengkajian yang lebih mendalam, tidak bisa langsung kita bangun melainkan harus ada izin terlebih dahulu,” jelas Parosil.


Menyinggung terkait banyaknya laporan dan keluhan warga yang disampaikan melalui media sosial, Parosil menanggapi bahwa pihaknya menghargai setiap masukan serta koreksi dari masyarakat. Pihaknya akan berusaha secepat mungkin merespon apa yang menjadi keluhan dan kebutuhan masyarakat sesuai dengan prioritas yang ada. “Saya sering mendapatkan laporan dan masukan dari warga secara langsung melalui Sosial Media. Seperti jalan Serengit-Sidodadi ini saya ketahui dari Instagram. Kendati saya masih diluar kota, saya langsung perintahkan Dinas PUPR untuk menindaklanjuti informasi tersebut. Ini salah satu bukti bahwa kami akan merespon dan bertindak cepat atas masukan dan keluhan dari warga,” tegas Parosil.


(IF)

Kapolres Lampung Barat Laksanakan Jumat Berkah kepada Masyarakat Kecamatan Sekincau

 


Lampung Barat – Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H. melaksanakan kegiatan Jumat Berkah dengan berbagi kepada masyarakat di Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, Jumat (6/2/2026).



Kegiatan Jumat Berkah tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan. Dalam kegiatan ini, Kapolres Lampung Barat didampingi Pejabat Utama (PJU) Polres Lampung Barat serta Kapolsek Sekincau, dengan membagikan bantuan berupa paket sembako kepada masyarakat.


Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam aksi sosial dan kemanusiaan.


“Kegiatan Jumat Berkah ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres.


Masyarakat Kecamatan Sekincau menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh Polres Lampung Barat. Salah satu warga penerima bantuan mengucapkan terima kasih atas kepedulian Kapolres dan jajaran.


“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Kapolres Lampung Barat beserta jajaran atas bantuan yang diberikan. Semoga Polri semakin dekat dengan masyarakat dan selalu diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas,” ungkapnya.


Kapolres Lampung Barat juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, khususnya di wilayah Kecamatan Sekincau.


Kegiatan Jumat Berkah berlangsung dengan lancar, penuh kebersamaan, serta mendapat respon positif dari masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.

Kapolres Lampung Barat Laksanakan Jumat Bersih di Masjid Al Ikhlas Sekincau

 



Lampung Barat – Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H. melaksanakan kegiatan Jumat Bersih di Masjid Al Ikhlas, Pekon Waspada, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, Jumat (6/2/2026).



Kegiatan Jumat Bersih tersebut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Lampung Barat, Kapolsek Sekincau beserta anggota, serta Peratin Pekon Waspada dan masyarakat sekitar. Kegiatan difokuskan pada pembersihan area masjid, baik di dalam maupun di lingkungan sekitar, sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kebersihan tempat ibadah dan lingkungan masyarakat.


Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan bahwa kegiatan Jumat Bersih ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara kepolisian dan warga.


“Melalui kegiatan Jumat Bersih ini, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong serta kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, khususnya tempat ibadah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat,” ujar Kapolres.


Lebih lanjut, Kapolres berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Lampung Barat.


Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kebersamaan antara personel Polres Lampung Barat dan masyarakat.


(IF/Humas)

Kapolres Lampung Barat Laksanakan Jumat Curhat di Pekon Waspada Sekincau

 


Lampung Barat – Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H. melaksanakan kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat di Pekon Waspada, Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat, Jumat (6/2/2026).



Kegiatan Jumat Curhat tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Lampung Barat, Kapolsek Sekincau beserta anggota, Peratin Pekon Waspada, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat. Dalam kegiatan ini, Kapolres berdialog langsung dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi, keluhan, dan masukan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan bahwa Jumat Curhat merupakan program Polri untuk membuka ruang komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat.


“Melalui Jumat Curhat ini, kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi keluhan dan harapan masyarakat, sehingga Polri dapat memberikan pelayanan yang lebih baik serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolres.


Dalam kesempatan tersebut, Peratin Pekon Waspada mewakili masyarakat menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres Lampung Barat beserta jajaran di tengah masyarakat.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres dan jajaran Polres Lampung Barat yang telah hadir langsung di Pekon Waspada. Dengan adanya kegiatan Jumat Curhat ini, masyarakat merasa lebih dekat dan leluasa untuk menyampaikan permasalahan yang ada di lingkungan kami,” ungkapnya.


Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Pekon Waspada juga menyampaikan harapannya agar kegiatan patroli dan pembinaan kamtibmas terus ditingkatkan.


“Kami berharap kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya melalui patroli dan kegiatan sambang, dapat terus ditingkatkan guna mencegah gangguan kamtibmas dan memberikan rasa aman kepada warga,” ujarnya.


Kapolres Lampung Barat menanggapi setiap masukan yang disampaikan masyarakat dan menegaskan bahwa Polres Lampung Barat akan menindaklanjuti setiap aspirasi demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.


Kegiatan Jumat Curhat berlangsung dengan suasana akrab, penuh kehangatan, dan mendapat respon positif dari masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.


(IF)

AKPERSI Karawang Kecam Bungkamnya Oknum PUPR SDA, Dugaan Kongkalikong dengan Kontraktor Makin Menguat

 


Karawang — Sikap bungkam dan menghindar dari konfirmasi yang ditunjukkan oknum Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang, khususnya di Bidang Sumber Daya Air (SDA), pasca audiensi dengan Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) DPC Karawang, menuai kecaman keras. Tidak adanya tindak lanjut, klarifikasi, maupun langkah evaluatif secara resmi dinilai semakin memperkuat dugaan adanya praktik kongkalikong antara oknum PUPR dengan pihak kontraktor pelaksana proyek.


Dua proyek yang menjadi sorotan serius AKPERSI yakni pembangunan Jembatan Kedung Salam serta pekerjaan U-Ditch di Jalan Sukarja Jayalaksana, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat. Hingga kini, permintaan audit dan evaluasi teknis secara terbuka yang disampaikan dalam audiensi resmi tidak pernah ditindaklanjuti.


Ironisnya, saat dilakukan konfirmasi lanjutan oleh AKPERSI dan awak media, oknum PUPR Bidang SDA memilih diam, menghindar, dan tidak memberikan jawaban, seolah menutup mata terhadap dugaan persoalan serius pada proyek-proyek tersebut.


Ketua DPC AKPERSI Karawang, Ferimaulana, menegaskan bahwa sikap bungkam tersebut bukan sekadar kelalaian administratif, melainkan patut diduga sebagai upaya perlindungan terhadap praktik tidak sehat dalam pelaksanaan proyek infrastruktur.


“Kami menduga kuat telah terjadi kongkalikong antara oknum PUPR Bidang SDA dengan oknum kontraktor. Bungkamnya mereka saat dikonfirmasi justru menjadi sinyal kuat bahwa ada sesuatu yang disembunyikan,” tegas Ferimaulana.




Ferimaulana mengungkapkan, AKPERSI telah mengantongi data lapangan, dokumentasi visual, serta indikasi ketidaksesuaian spesifikasi teknis (speck) yang mengarah pada dugaan pekerjaan asal jadi. Namun saat audiensi, AKPERSI secara sadar tidak membuka seluruh data tersebut, guna menguji komitmen dan integritas PUPR dalam menindak proyek bermasalah tanpa tekanan publik.


 “Hasilnya jelas. Tidak ada audit, tidak ada evaluasi, bahkan tidak ada klarifikasi. Ini bukan lagi soal lambat bekerja, tapi indikasi pembiaran yang sistematis,” ujarnya.




AKPERSI juga secara terbuka menduga adanya alur fee atau keuntungan tertentu yang melibatkan oknum internal PUPR dan kontraktor, sehingga proyek yang terindikasi bermasalah terkesan kebal pengawasan dan aman dari sentuhan evaluasi internal.


Menurut AKPERSI, sikap ini bukan hanya mencederai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola pemerintahan yang baik, tetapi juga berpotensi merugikan keuangan daerah serta membahayakan keselamatan masyarakat, mengingat proyek infrastruktur menyangkut kepentingan publik secara langsung.


AKPERSI menegaskan tidak akan berhenti pada pernyataan sikap. Jika dalam waktu dekat PUPR Karawang, khususnya Bidang SDA, tetap memilih bungkam dan tidak melakukan audit terbuka, AKPERSI menyatakan siap:


Membuka seluruh data dan temuan ke publik


Mendorong audit independen


Melaporkan dugaan penyimpangan ke aparat penegak hukum dan lembaga pengawasan


“Ini bukan gertakan. Ini peringatan keras. Jika PUPR terus diam, maka kami anggap ada pembiaran dan dugaan kongkalikong itu semakin nyata. AKPERSI akan mengawal kasus ini sampai tuntas,” pungkas Ferimaulana.




AKPERSI menilai, keberanian PUPR untuk segera membuka diri dan melakukan audit justru akan menjadi bukti integritas. Namun jika terus memilih bungkam, maka publik berhak menyimpulkan adanya praktik tidak sehat yang sengaja dilindungi dalam proyek infrastruktur Kabupaten Karawang.

Sosialisasi Hukum Digelar, Kabidkum Polda Lampung Ingatkan Risiko Salah Prosedur

 


LAMPUNG – Kabidkum Polda Lampung Kombes Pol Ahmad Sukiyatno membuka kegiatan Sosialisasi Hukum di Polres jajaran Polda Lampung pada 5–13 Februari 2026. Kegiatan ini digelar untuk menguatkan pemahaman personel terhadap penerapan KUHP, KUHAP, dan Undang-Undang Penyesuaian Pidana yang resmi berlaku sejak 2 Januari 2026.



Dalam arahannya, Ahmad menegaskan jajaran penyidik wajib memahami aturan baru secara menyeluruh. Menurutnya, kesalahan menafsirkan pasal berpotensi memicu gugatan hukum dan memperburuk citra penegakan hukum.


“Penyidik ada di garda terdepan penegakan hukum pidana. Dengan aturan baru ini, tantangannya jauh lebih berat. Kalau tidak paham betul substansinya, kesalahan prosedur mudah terjadi,” kata Ahmad.


Ia menekankan KUHP, KUHAP, dan UU Penyesuaian Pidana tidak bisa diterapkan terpisah. Ketiganya saling terhubung dan menentukan sah atau tidaknya proses penanganan perkara.


“Memahami KUHAP tidak bisa dilepaskan dari KUHP dan UU Penyesuaian Pidana. Aturannya saling berkaitan dan menjadi satu kesatuan dalam praktik penegakan hukum,” tegasnya.


Ahmad juga menyoroti sejumlah aturan baru yang wajib segera dikuasai penyidik, seperti kewajiban penggunaan CCTV saat pemeriksaan tersangka hingga konsep plea bargaining atau pengakuan bersalah.


“Kalau personel tidak cepat beradaptasi, dampaknya langsung terasa. Bisa muncul lonjakan praperadilan, gugatan perdata, sampai laporan masyarakat. Ini risiko nyata kalau aturan baru tidak dikuasai,” ujarnya.

Ia menegaskan 


sosialisasi hukum tidak boleh berhenti di ruang kegiatan formal. Setiap satuan kerja diminta aktif belajar dan berdiskusi rutin agar pemahaman tidak setengah-setengah.


“Sosialisasi ini cuma pemantik. Pembahasan harus jalan tiap hari di fungsi penyidikan, minimal satu jam, dipimpin langsung oleh perwira dan Kasatker. Ini bagian dari tanggung jawab pimpinan,” pungkas Ahmad.


Polda Lampung menargetkan seluruh penyidik mampu beradaptasi cepat dengan regulasi baru agar proses penegakan hukum berjalan profesional, minim gugatan, dan tidak memicu persoalan hukum baru di lapangan.


(IF)

Tarsim Sebagai Anggota Komite dan Pelaksana Proyek Revitalisasi SMK, Diduga Berpotensi Melanggar Aturan Konflik Kepentingan

 


LAMPUNG BARAT, - Tarsim yang terlibat dalam proyek revitalisasi SMK Swakelola di Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat, telah membenarkan dirinya menjabat sebagai pelaksana kerja proyek sekaligus anggota komite. Lokasi proyek berada di kawasan Serdang Dalam.

 



Tarsim mengakui bahwa dirinya dikenal sebagai konsultan dan kontraktor di bidang konstruksi di Kabupaten Lampung Barat. Namun, ia menegaskan bahwa status tersebut tidak memiliki hubungan apapun dengan pekerjaan dalam proyek revitalisasi SMK Swakelola.

 

Kepala sekolah terkait menyatakan bahwa Tarsim memang benar bertindak sebagai pelaksana proyek revitalisasi tersebut. Selain itu, Tarsim juga terkait dengan Satuan Kerja Sertifikasi (SKK) yang mengeluarkan Sertifikat Kompetensi Keahlian dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sebagai informasi, kompetensi Jasa Konstruksi Sarjana Teknik Sipil Ahli Madya Teknik Bangunan Gedung berada pada level 6, sedangkan gelar Sarjana (S1) masuk pada level 7.

 

Diduga Potensi Pelanggaran Larangan Konflik Kepentingan

 

Menurut Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 (diamandemen dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021) tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Pasal 7 ayat (2) secara tegas melarang benturan kepentingan. Salah satu kasus yang dilarang adalah ketika pihak yang memiliki peran dalam pengambilan keputusan-seperti anggota komite-juga berperan sebagai pelaksana kerja proyek.

 

Meskipun Tarsim menyatakan tidak ada keterkaitan langsung dengan status konsultan atau kontraktornya dalam proyek ini, status tersebut secara umum di bidang konstruksi menimbulkan dugaan adanya pengaruh kepentingan pribadi. Hal ini diduga berpotensi mengganggu transparansi dan objektivitas proses pelaksanaan proyek.

 

Program revitalisasi SMK merupakan program nasional yang dapat menggunakan anggaran publik. Oleh karena itu, prinsip akuntabilitas dan kesetaraan harus selalu ditegakkan. Tanpa adanya klarifikasi mengenai mekanisme seleksi serta pengungkapan status bisnis Tarsim, kondisi ini diduga dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku.

 

Diduga Potensi Pelanggaran Prinsip Independensi dalam Sertifikasi

 

Sebagai pihak terkait dengan SKK BNSP, Tarsim diikat oleh Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan serta Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2004 tentang BNSP. Kedua peraturan tersebut menekankan pentingnya menjaga independensi dan objektivitas bagi setiap pihak yang terlibat dalam proses sertifikasi.

 

Status Tarsim sebagai konsultan dan kontraktor di bidang konstruksi menimbulkan dugaan bahwa ia mungkin memiliki kepentingan untuk memengaruhi standar sertifikasi atau penilaian. Hal ini diduga bisa saja dilakukan untuk menguntungkan bisnisnya atau diri sendiri, meskipun tidak ada keterkaitan langsung dengan proyek revitalisasi SMK Swakelola.

 

Tugas yang Seharusnya Dilakukan Sesuai Aturan

 

Sebagai anggota komite, Tarsim diwajibkan untuk mengawasi perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan proyek agar sesuai dengan rencana, anggaran, dan standar yang telah ditetapkan. Ia juga harus menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan proyek, mengungkapkan secara terbuka setiap kepentingan pribadi atau bisnis yang berpotensi menyebabkan konflik kepentingan, serta memastikan proyek dilaksanakan sesuai peraturan.

 

Sebagai pelaksana kerja proyek, tugasnya adalah menjalankan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis, jadwal, dan anggaran yang disepakati, menjamin kualitas serta keselamatan kerja, melaporkan perkembangan proyek secara berkala, dan tidak melakukan praktik yang mengganggu integritas proses proyek.

 

Sementara itu, sebagai pihak terkait dengan BNSP, Tarsim wajib menjaga independensi dan objektivitas dalam setiap proses sertifikasi, tidak menggunakan posisinya untuk keuntungan pribadi atau bisnis, serta mengikuti pedoman dan standar yang telah ditetapkan oleh BNSP. Selanjutnya terkait persoalan yang ada, media ini akan terus menggali informasi hingga persoalan ini diduga mendapat tindakan dari pihak Kejaksaan Negeri Lampung Barat.


(Tim)

Selesaikan Konflik Industrial, Disnakertrans Muba Tuntaskan Dua Mediasi Maraton dalam Sehari


Musi Banyuasin, Marabesnews.com - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas hubungan industrial dengan menyelesaikan dua agenda mediasi perselisihan ketenagakerjaan di lokasi berbeda dalam satu hari, Selasa (3/2/2026).


Langkah cepat ini menjadi bukti kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan kepastian hukum bagi pekerja dan perusahaan, sekaligus sebagai upaya menjaga iklim investasi tetap kondusif di Bumi Serasan Sekate. Mediasi dilakukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.


Mediasi pertama digelar di Kantor Disnakertrans Muba, Sekayu. Mediator Hubungan Industrial, Faezal Pratama dan M. Panji Elaga, memfasilitasi pertemuan antara manajemen PT Musi Banyuasin Indah dengan pekerja bernama Komsiah.


Agenda utama mediasi membahas pemenuhan hak-hak pekerja pasca pengaduan yang masuk sejak Januari 2026. Meski pertemuan berlangsung cukup alot dan belum mencapai kesepakatan akhir, Disnakertrans memastikan proses akan berlanjut sesuai mekanisme hukum melalui penerbitan Surat Anjuran sebagai rekomendasi resmi penyelesaian sengketa.


Sementara itu, tim mediator lainnya yang dipimpin oleh Juanda, selaku Mediator Hubungan Industrial sekaligus Sekretaris Dinas Disnakertrans Muba, melakukan langkah jemput bola ke lokasi PT Pinang Witmas Sejati di Kecamatan Bayung Lencir.


Mediasi ini menindaklanjuti tuntutan pekerja terkait keadilan pembayaran bonus tahun 2025. Pertemuan dihadiri manajemen perusahaan serta perwakilan serikat pekerja, antara lain DPC Nikeuba, SBSI, dan SPTP.


Dalam forum tersebut, Disnakertrans mendorong perusahaan agar mengedepankan asas keadilan dan proporsionalitas dalam pemberian bonus, serta meminta manajemen segera memberikan kepastian keputusan guna mencegah potensi mogok kerja.


Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, AP, menegaskan bahwa pelaksanaan dua mediasi di lokasi berbeda dalam satu hari merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi Disnakertrans sesuai arahan Bupati Muba HM Toha Tohet dan Wakil Bupati KH Abdur Rohman Husen.


“Kami tidak ingin laporan menumpuk. Walaupun bidang ini saat ini nol anggaran akibat efisiensi, kami tetap menjalankan tugas. Prinsip kami jelas, mengedepankan musyawarah, dialog, serta keseimbangan hak dan kewajiban pekerja maupun perusahaan agar iklim investasi di Muba tetap kondusif,” tegas Sinulingga.


Ia juga menambahkan, apabila jalur musyawarah belum menemukan titik temu, Disnakertrans melalui mediator akan mengeluarkan Surat Anjuran sebagai pedoman hukum bagi para pihak untuk langkah selanjutnya.


Kabid Hubungan Industrial Disnakertrans Muba, Faezal Pratama, menjelaskan bahwa pembagian tim mediator ke Sekayu dan Bayung Lencir dilakukan secara strategis agar setiap laporan dapat ditangani cepat dan profesional.


“Tujuan kami memberikan kepastian proses bagi para pihak tanpa harus menunggu lama. Semua kami jalankan sesuai regulasi,” jelasnya.


Dengan langkah proaktif ini, Disnakertrans Muba berharap hubungan industrial di Musi Banyuasin tetap harmonis, hak pekerja terlindungi, dan keberlangsungan dunia usaha tetap terjaga.(Nzn)

Mobil Milik Camat Sukau Terlibat Kecelakaan Maut Satu Meninggal Dunia

 


Lampung Barat – Mobil Toyota Fortuner VS Motor adu kambing satu tewas. Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) itu terjadi di ruas jalan Liwa-Oku Selatan tepatnya di Hamkatir Gunjng Pasir Pekon Bandar Baru, Selasa, 3 Pebruari 2026.


Lakalantas yang melibatkan pejabat setempat yakni Camat Sukau Erwin Ardiansyah Putra Pengendara Fortuner dangan nomor polisi BE 12 WIN dengan pengendara motor berboncengan yang dikendarai Webdika (34), terjadi sekitar pukul 11.00 Wib.


Mobil yang ditumpangi Camat Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Erwin Ardiansyah Putra, terlibat kecelakaan di Jalan Liwa-OKU Selatan, sekitar wilayah Hamkatir (Gunung Pasir), Pekon Bandar Baru, Selasa, 3 Februari 2026 siang, sekirar pukul 11.00 WIB.


Korban meninggal merupakan warga Pekon Bandar Baru, Kecamatan Sukau, Lampung Barat.


Kedua korban sempat dibawa warga ke Puskesmas Sukau, namun salah satu korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.


Atas kejadian ini belum ada keterangan resmi dari Camat Sukau maupun pengendara motor roda dua yang selamat.


Kasat Lantas Polres Lampung Barat, Iptu Deni Saputra, mewakili Kapolres AKBP Samsu Wirman saat dikinfirmasi belum bisa berkomentar banyak.


“Anggota kami masih berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk identifikasi. Jadi belum ada laporan terkait kejadian lakalantas itu,” pungkasnya. (*)

Polda Lampung Gelar Operasi Keselamatan Krakatau 2026, Ini 9 Sasarannya

 


​Bandar Lampung - Kepolisian Daerah (Polda) Lampung beserta jajaran resmi menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi "Keselamatan Krakatau 2026". 



Operasi ini bertujuan untuk menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.  


​Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026.  


​"Operasi ini mengedepankan tindakan preemtif dan preventif yang bersifat edukatif serta humanis. Tujuannya tentu untuk meningkatkan simpati masyarakat terhadap polantas dan menekan angka fatalitas kecelakaan di jalan raya," ujar Yuni saat memberikan keterangan, Senin (2/2/2026).


​Berdasarkan data hasil evaluasi, tercatat tren pelanggaran lalu lintas di wilayah Lampung mengalami kenaikan signifikan jika membandingkan data tahun 2024 dan 2025.


Jumlah total pelanggaran (ETLE dan teguran) naik sebesar 140 persen, dari 13.871 menjadi 33.300 pelanggaran.  


​"Meskipun angka kecelakaan turun tipis sekitar 2 persen, namun angka luka berat mengalami kenaikan sebesar 13 persen. Hal inilah yang menjadi perhatian kami untuk terus membangun budaya tertib lalu lintas," tambah Yuni.  


​​Untuk memaksimalkan operasi, sebanyak 862 personel dikerahkan, yang terdiri dari 141 personel Satgas Ops Polda dan 721 personel dari Polres/Polresta jajaran.  


​Selain personel di lapangan, Polda Lampung juga mengoptimalkan titik-titik kamera ETLE Statis. Saat ini terdapat 4 titik ETLE milik Polda Lampung yang masih dalam tahap uji coba (Jl. Endro Suratmin, Jl. H. Pangeran Suhaimi, Jl. Imam Bonjol, dan Jl. Pramuka).  


​Sementara itu, terdapat 5 titik ETLE di Bandar Lampung yang sudah beroperasi penuh, di antaranya berada di Jalan Patimura, Jalan R.A. Kartini, Jalan H. Agus Salim, Jalan Z.A. Pagar Alam, dan Jalan Kimaja, serta satu titik di Tol Bakter KM 108.  


"​Polda Lampung mengimbau para pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama, terutama saat mobilitas masyarakat mulai meningkat menjelang musim mudik Lebaran mendatang," tandas mantan Kapolres Metro tersebut. 


​9 Sasaran Prioritas


​Dalam operasi kali ini, Polda Lampung menetapkan sembilan sasaran prioritas pelanggaran lalu lintas yang akan ditindak melalui ETLE (elektronik) maupun teguran simpatik:  


1. ​Penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar pabrikan (knalpot brong).  

2. ​Kendaraan yang merubah spesifikasi teknis atau menambah panjang rangka.  

3. ​Penggunaan sirine, rotator, atau strobo pada kendaraan pribadi yang bukan peruntukannya.  

4. ​Penggunaan TNKB (pelat nomor) yang tidak sesuai aturan.  

5. ​Pengendara motor atau penumpang yang tidak menggunakan helm SNI.  

6. ​Kendaraan pribadi yang dijadikan angkutan umum ilegal atau travel liar.  

7. ​Kendaraan angkutan barang yang disalahgunakan untuk mengangkut orang.  

8. ​Kendaraan penumpang yang tidak laik jalan.  

9. ​Lokasi wisata yang tidak memiliki sarana parkir memadai sehingga menggunakan bahu jalan.

(IF)

Personel Polres Lampung Barat mengikuti pemeriksaan kesehatan berkala

 


Lampung Barat, - Personel Polres Lampung Barat mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan (Rikkes) berkala yang dilaksanakan di Mapolres Lampung Barat, guna memastikan kondisi kesehatan anggota tetap prima dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian.



Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H. melalui Wakapolres Lampung Barat Kompol Abdul Rasyid, S.H., M.H. mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan berkala ini merupakan program rutin yang wajib diikuti oleh seluruh personel Polri sebagai upaya deteksi dini terhadap kondisi kesehatan anggota.


“Melalui pemeriksaan kesehatan berkala ini, diharapkan dapat diketahui sejak dini kondisi kesehatan personel, sehingga dapat dilakukan penanganan lebih lanjut apabila ditemukan gangguan kesehatan,” ujar Wakapolres.


Lebih lanjut disampaikan, kesehatan personel merupakan faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang menuntut kesiapsiagaan, fisik, dan mental yang prima, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala ini meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan laboratorium, kesehatan gigi dan mulut, serta pemeriksaan penunjang lainnya, yang dilaksanakan oleh tim medis bekerja sama dengan Biddokkes Polri.


Dengan dilaksanakannya rikkes berkala ini, diharapkan seluruh personel Polres Lampung Barat dapat terus menjaga kesehatan dan kebugaran, sehingga mampu melaksanakan tugas secara optimal dan profesional.


(IF)

Polres Lampung Barat melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Krakatau 2026

 

Polres Lam


pung Barat melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Krakatau 2026 yang digelar di halaman Mapolres Lampung Barat, Senin, 02 Februari 2026. Apel tersebut dipimpin oleh Wakapolres Lampung Barat selaku inspektur apel dan diikuti oleh personel Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya.



Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H. melalui Wakapolres Lampung Barat Kompol Abdul Rasyid, S.H., M.H. menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Krakatau 2026 bertujuan untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta menciptakan situasi kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polres Lampung Barat.


Dalam amanatnya, Kompol Abdul Rasyid menekankan bahwa pelaksanaan operasi ini mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang didukung dengan penegakan hukum secara humanis, sehingga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.


“Operasi Keselamatan Krakatau 2026 ini dilaksanakan untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat serta menekan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.


Lebih lanjut disampaikan, apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta sinergitas lintas sektoral sebelum pelaksanaan operasi di lapangan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan optimal dan tepat sasaran.


Dengan dilaksanakannya Operasi Keselamatan Krakatau 2026, diharapkan masyarakat semakin patuh terhadap aturan lalu lintas demi terwujudnya keselamatan bersama di wilayah Kabupaten Lampung Barat.(IFHumas),

Grand Opening Dapur MBG Ruang Masa Depan Sungkai Selatan, Wujud Nyata Dukungan Gizi dan Pemberdayaan Masyarakat



LAMPUNG UTARA. Maungmarabes.com Dapur MBG Ruang Masa Depan (RMD) resmi dibuka dan mulai beroperasi melalui acara Grand Opening yang digelar pada Minggu, 1 Februari 2026, pukul 10.00 WIB. Bertempat di Desa Kota Agung, Kecamatan Sungkai Selatan, Kabupaten Lampung Utara.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat sekaligus penguatan peran sosial berbasis kolaborasi lintas sektor di wilayah Sungkai Selatan.


Acara grand opening tersebut dihadiri oleh Camat Sungkai Selatan, Ediansyah, ST., MM., perwakilan Danramil Sungkai Selatan, Anggota DPRD Kabupaten Lampung Utara dari Partai PKS, Ria Kori.

Tampak juga hadir perwakilan Kapolsek Sungkai Selatan, perwakilan kepala sekolah se-Kecamatan Sungkai Selatan, perwakilan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Sungkai Selatan.

Serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh relawan Dapur MBG Ruang Masa Depan (RMD).

Keberadaan Dapur MBG Ruang Masa Depan (RMD) diharapkan menjadi pusat pengolahan dan distribusi makanan bergizi yang higienis, terstandar, dan berkelanjutan. 

Selain mendukung program peningkatan gizi, dapur ini juga membuka ruang partisipasi masyarakat, khususnya relawan lokal, dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung.

Para tamu undangan menyampaikan apresiasi atas inisiatif pendirian Dapur RMD yang dinilai selaras dengan program pembangunan sumber daya manusia, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat dan generasi muda.

Sutrisno, selaku HRD Dapur MBG Ruang Masa Depan (RMD), menegaskan bahwa Dapur RMD bukan sekadar tempat memasak, melainkan ruang pembelajaran dan pengabdian.

“Dapur MBG Ruang Masa Depan ini kami rancang sebagai wadah pengabdian sosial yang profesional. Para relawan dibekali sistem kerja yang terstruktur agar layanan gizi yang diberikan benar-benar aman, sehat, dan tepat sasaran,” ujar Sutrisno.

Ditempat yang sama, Soni Andreas, SE – PIC Dapur MBG RMD menyampaikan bahwa pendirian Dapur RMD merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung masa depan masyarakat yang lebih sehat.

“Kami berharap Dapur MBG Ruang Masa Depan dapat menjadi contoh dapur sosial yang berkelanjutan, transparan, dan melibatkan masyarakat secara aktif. Ini adalah investasi sosial untuk masa depan generasi Lampung Utara,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SPPG, M. Amar Rehan, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kualitas program gizi.

“Keberhasilan program gizi tidak bisa berdiri sendiri. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, pendidikan, dan masyarakat adalah kunci agar manfaat Dapur MBG RMD benar-benar dirasakan luas,” ungkapnya.

Dengan diresmikannya Dapur MBG Ruang Masa Depan (RMD), diharapkan kehadirannya mampu memperkuat ketahanan gizi masyarakat.

Meningkatkan kepedulian sosial, serta menjadi bagian dari solusi jangka panjang dalam pembangunan kesehatan dan kualitas hidup warga Kecamatan Sungkai Selatan dan sekitarnya.


( Heri s )

Jumat Berkah, Polsek Rambang Polres Muara Enim Kembali Berbagi Nasi Kotak ke Pengendara dan Warga Sekitar

 



MUARA ENIM - Dalam rangka menumbuhkan rasa kepedulian dan berbagi kepada sesama, Polsek Rambang, Polres Muara Enim melaksanakan kegiatan Jumat Berkah dengan membagikan nasi kotak kepada masyarakat Desa Sugihwaras Barat, Kecamatan Rambang dan warga sekitar serta pengendara. Jumat (30/1/2026) sekira pukul 11.30 Wib s/d selesai. 


Kegiatan sosial tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Rambang Aipda Kharis Natalleza sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat sekitar, khususnya bagi warga yang sedang beraktivitas di pagi hari. 


Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, SIK, melalui Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain Afianata, ST, M.Si, MH, mengatakan bahwa kegiatan Jumat Berkah ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.


“Melalui kegiatan berbagi seperti ini, kami ingin menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial. Semoga apa yang kami lakukan bisa sedikit membantu dan membawa berkah bagi masyarakat,” ujar IPTU Zulkarnain. 


Lebih lanjut, Kapolsek menambahkan bahwa kegiatan Jumat Berkah akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai wujud kepedulian Polsek Rambang, Polres Muara Enim, terhadap masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara polisi dan warga. 


Dengan kegiatan ini, Polsek Rambang berharap dapat memperkuat citra positif Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang senantiasa hadir membawa manfaat.


Antusiasme mаѕуаrаkаt terlihat jelas dаrі ѕеnуum dan rаѕа ѕуukur yang terpancar ѕааt mеnеrіmа bаntuаn tеrѕеbut. Sаlаh satu pengendara mеngаku ѕеnаng dеngаn adanya kеgіаtаn ѕоѕіаl tersebut.


“Alhamdulillah, lumауаn bаngеt, kadang kіtа kеrjа dаrі раgі bеlum tеntu sempat makan. Tеrіmа kasih untuk роlіѕі уаng ѕudаh реdulі,” ungkарnya sambil tеrѕеnуum.


Selain bеrbаgі makanan, реtugаѕ jugа mеmаnfааtkаn momentum tersebut untuk mеmbеrіkаn imbauan keselamatan bеrkеndаrа kераdа mаѕуаrаkаt.


Mеrеkа mеngіngаtkаn реntіngnуа tertib lаlu lіntаѕ dаn menggunakan perlengkapan kеѕеlаmаtаn dеmі kеаmаnаn bersama dі jаlаn raya.

Kapolres Lampung Barat Laksanakan Kegiatan Jumat Curhat di Kelurahan Pasar Liwa

 



Lampung Barat – Kapolres Lampung Barat AKBP Samsu Wirman, S.H., S.I.K., M.H. melaksanakan kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat di Kelurahan Pasar Liwa, Kabupaten Lampung Barat, sebagai upaya mempererat komunikasi dan menyerap aspirasi warga secara langsung, pada hari ini.



Kegiatan Jumat Curhat berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban, dihadiri oleh unsur masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta personel Polres Lampung Barat.


Kapolres Lampung Barat menyampaikan bahwa program Jumat Curhat merupakan wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, saran, maupun masukan terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta pelayanan kepolisian di wilayah hukum Polres Lampung Barat.


Pada sesi dialog, salah satu warga Kelurahan Pasar Liwa yang dikenal dengan nama Uda Pagaruyung menyampaikan pertanyaan terkait mekanisme dan persyaratan pengurusan surat izin keramaian bagi kegiatan masyarakat.


Menanggapi hal tersebut, Kapolres Lampung Barat menjelaskan bahwa pengurusan izin keramaian bertujuan untuk memastikan kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kapolres juga mengimbau agar masyarakat mengajukan permohonan izin sesuai ketentuan yang berlaku serta berkoordinasi dengan kepolisian setempat sejak awal perencanaan kegiatan.


“Polri pada prinsipnya siap memfasilitasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sepanjang kegiatan yang dilaksanakan tidak bertentangan dengan aturan dan tetap memperhatikan aspek keamanan,” ujar Kapolres.


Kapolres Lampung Barat berharap melalui kegiatan Jumat Curhat, komunikasi antara Polri dan masyarakat semakin terbuka, sehingga setiap permasalahan dapat dicarikan solusi bersama demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Lampung Barat.


Kegiatan Jumat Curhat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. (IF/humas)